Saya sudah baca ulasannya mas Satro dan mas Fathul. It looks like relevan and also make sensse. Sayangnya apriori yang sebelumnya sudah timbul di kalangan awam maupun saudi tidak senetral itu. Berikut dibawah itu saya forward tulisan seorang teman yang sekarang sedang bermukin di Qatar.
Masalahnya sebelumnya di Saudi udah ada rame-rame berita yang menghujat orang Thailand dan Srilanka yang dibilang kafir segala macam. Dan tsunami itu adalah kutukan Tuhan. (Eh, gak tahunya yg paling parah korbannya justru di Aceh). Berita lengkap di bawah ini : ----- Original Message ----- From: "count_the_numbers" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, January 09, 2005 2:38 AM Subject: Re: [apakabar] Earthquake+Tsunami karena Nuclear Amerika? = Yg ditonjolkan di sini adalah reaksi media Arab ttg bencana tsunami tsb, bukan seberapa cepat media internasional memberitakan bencana tsb. Mungkin sekali pada waktu itu berita bahwa Aceh yg nota-bene mayoritas Islam, adalah daerah yg paling parah dan paling banyak korban jiwanya memang belum sampai ke telinga para pakar Arab tsb. Mereka mengira negara2 atau wilayah2 yg mayoritas non-Muslim yg menderita paling parah sehingga -- maka dgn meyakinkan dan terkesan menghakimi mengemukakann opininya bahwa itu karena murka Allah terhadap orang2 Bangkok yg koruptor dan orang2 Kristen yg amoral, pendusta, pemabok, foya2, dst-nya. - Tsunami Allah's Revenge at Bangkok Corruption. - The problem is that the (Christian) holidays are accompanied by forbidden things, by immorality, abomination, adultery, alcohol, drunken dancing, and. and revelry. A belly dancer costs 2500 pounds a minute and a singer costs 50,000 pounds an hour, and they hop from one hotel to another from night to dawn. Then he spends the entire night defying Allah. Tidak taunya, justru Aceh yg maroritas Islam-lah yg paling menderita, paling hancur, dan paling banyak korban jiwanya. Itulah salah satu hikmah bagi kita semua juga adalah janganlah terlalu mudah menghakimi. Sama dgn sebagian orang Kristen juga ada yg mengatakan bahwa itu karena murka Tuhan Allah terhadap orang Aceh. Saya sangat tidak setuju. Tau dari mana kita bahwa itu karena murka Tuhan? Dlm ajaran Kristen juga disebutkan bahwa kita (manusia) jangan memnghakimi sesama kita manusia, karena semuanya adalah hak Tuhan yg menentukan. Jadi adalah lebih baik kita mengambil hikmah dari bencana ini. Bahwa betapa pintarnya manusia, betapa hebatnya teknologi yg dicipatakan manusia, betapa kayanya manusia, dan kehebatan2 manusia lainnya sama sekali tidak ada artinya di mata Tuhan. Manusia tidak lebih dari sebutir debu bila berhadapan dgn kekuasaan Tuhan. Oleh karena itu, kita sebgai manusia harus bisa senantiasa tawakal, tdk arogan, tdk merasa paling hebat, merasa paling tau, merasa paling suci (sehingga merasa berhak berperilaku seperti Tuhan di dunia), dan merasa paling2 lainnya. === salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, January 10, 2005 12:47 PM Subject: Re: [ppiindia] Re: Ulama Saudi: Kita Lebih Berhak Membantu Indonesia > > > "ade_kimhook2002" > <ade_kimhook2002@ To: [email protected] > yahoo.com> cc: > Subject: [ppiindia] Re: Ulama Saudi: Kita > 01/08/2005 12:53 Lebih Berhak Membantu Indonesia > AM > Please respond to > ppiindia > > > > > > > > --- In [email protected], Satrio Arismunandar > > Kalau kita cermati cuplikan dibawah ini , kita akan menemukan > hal yang bertentangan antara kasus nomer satu dengan kasus > nomer dua. > > Karena kasus nomer satu itu menampik kasus nomer dua, > padahal orangnya masih tetap orang yang sama dan waktu > pun ditulis dengan waktu yang bersamaan. > > Kasus nomer satu itu ada corak exclusif, tidak universal. > Sedangkan kasus yang kedua lebih mengutamakan bahwa > semua mansuia itu tidak perlu dipandang karena ras dan > agamanya. > > Begitu kan ? Tapi kenapa terjadi bentrokan seperti demikian ? > > ==> Sdr Ade, coba anda cermati lagi dan cobalah untuk memahami betul-betul > kalimat-kalimat tsb. Kalau anda mencermati sebuah kasus atau masalah hanya > dgn persepsi dan paradigma anda sendiri, tentu akan berlainan dan saling > bertentangan. > > kasus nomer 1: > ______________ > > > "Kita lebih berhak membantu saudara-saudara kita di > > Indonesia tempat komunitas Muslim terbesar di dunia. > > Jemaah haji terbesar juga datang dari Indonesia, dan > > Indonesia yang paling parah menderita akibat tsunami," > > ujar seorang ulama Dr. Sheikh Abdullah. > ==> Hal ini maksudnya, bahwa setiap muslim adalah bersaudara, jd beban yg > ditanggung korban tsunami aceh, adalah beban dan derita masyarakat arab > juga. Dan masyarakat arab seharusnya lebih memprioritaskan aceh dgn > pertimbangan2x tsb. > Coba ika adik anda tertimpa musibah, tentu anda sebagai kakak / keluarga > lebih berhak dan wajib menolong adik anda dibanding dgn org lain. Namun > bukan berarti org lain tdk boleh membantu > Bahkan bukan muslim saja, saya yakin setiap agama yg lainpun akan memiliki > rasa solidaritas spt itu. > > kasus nomer 2 : > > > "Kita ingin buktikan bahwa sangkaan media Barat umat > > Islam enggan membantu saudaranya yang ditimpa musibah > > adalah tidak benar, mari secepatnya kita ramai-ramai > > menyumbang dengan segala kemampuan yang ada. Kita > > buktikan umat Islam adalah umat rahmah bagi sekalian > > manusia tanpa pandang agama, ras dan > > bangsa," ujar Sheikh Abdullah. > ==> Karena sebagian media, masyarakat dan pemerintah barat menuding bahwa > bangsa arab tdk/sedikit dalam membantu para korban tsunami, padahal org > aceh mayoritas islam. > Saya yakin mereka ( bangsa arab ) peduli, tdk hanya ke korban muslim saja, > namun ke korban non muslim dan sudah mereka buktikan dgn menyumbangkan > sebagian harta yg mereka punya. Namun mungkin mereka lebih memprioritaskan > ke aceh karena aceh lah yg terparah dan paling banyak korbannya. > Setidaknya sumbangan yg mereka itu lebih baik, meski terlambat, tp bersifat > hibah bukan pinjaman. Artinya pemerintah indonesia tidak perlu > mengembalikan / memberikan imbalan atas bantuan mereka. > Tidak spt pemerintah barat yg memberikan bantuan dgn prosentase pinjaman > lunak yg jauh lebih besar dari hibahnya. Artinya kita harus memberikan > imbalan / melunasi pinjaman lunak mereak di kemudian hari. Itupun masih > kita syukuri dan hargai, setidaknya mesyarakat global peduli dgn bencana > aceh dan mereka menyumbangkan tenaga dan harta mereka ( relawan, bantuan > dana baik yg bersifat hibah maupun pinjaman lunak, dsb ) > > MaaF kalau ada kata2 yg kurang berkenan > > Salam > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/ 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

