Penjajah atau bukan adalah soal belakang, tetapi merekalah yang segera 
mengulurkan tangan untuk membantu dan memberi bantuan. Indonesia lumpuh tak 
berdaya, makanya dari pada repot-repot sebaiknya kita ucapkan : Thank you 
very much for your help!.

Mungkin saja negara-negara Arab membantu lebih banyak, tetapi sebaiknya 
jangan dilupakan ucapan: "seeing is believing".

Entah  dari mana datang bantuan, tetapi adalah wajar kita katakan: "danke, 
merci, thank you, spatsiba, shie-shie, syukran, gracias, obligada, domo 
arigato!

Dan tentunya juga : terimakasih banyak!


----- Original Message ----- 
From: "bayu montana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>
Sent: Thursday, January 13, 2005 11:39 PM
Subject: Re: [ppiindia] Negara-negara Arab dan Islam Bantu Lebih Banyak


>
> yach itulah kebodohan kabinet Sby-Kala, memang sejak semula Sby-kala sudah 
> berkiblat ke barat
> sejak pemilu dulu mereka sudah didukung AS group jadi jangan heran saat 
> ini terbuktilah kebodohan
> mereka itu, coba dulu para pemilih lebih cerdik & bijak memilih pasangan 
> Amin-Siswono mungkin
> kita tidak akan dijerat rentenir seperti sekarang............, memang 
> AS/barat identik dengan penjajah
> rentenir, lintah darat, bahkan iblis ngkali yach......
> salam......... yang peduli rakyat indonesia.............
>
> Rakyat Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Negara-negara Arab dan Islam Bantu Lebih Banyak
> REPUBLIKA Selasa, 11 Januari 2005
>
> JAKARTA -- Wakil Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan,
> negara-negara Arab dan Islam memberikan bantuan yang lebih banyak
> dibandingkan negara-negara yang selama ini dianggap negara donor.
> "Yang paling penting status bantuan tersebut sepenuhnya hibah atau
> sodaqoh," katanya di Jakarta, Senin (10/1).
>
> Karena itu, Din menyesalkan sikap pemerintah Indonesia yang tak
> melibatkan negara-negara Arab dan Islam pada KTT Tsunami, beberapa
> waktu lalu. Ini kesalahan fatal yang dilakukan pemerintah. Padahal
> mereka juga mampu memberikan kontribusi pemikiran dan bantuan dana
> bagi pemerintah Indonesia. Sedangkan bantuan dari negara donor
> lebih banyak dalam bentuk utang lunak, selain itu lebih sukar
> dicairkan. Bantuan dana dari negara-negara Arab dan Islam lebih
> kongkret dan tak berbelit-belit. "Sayang, pemerintah lebih
> memberikan perhatian kepada negara-negara donor yang selama ini
> membebani Indonesia dengan utang."
>
> Pemerintah Arab Saudi, katanya, memberikan bantuan dana sebesar
> 30 juta dolar AS secara cash. Belum lagi dana yang dikumpulkan
> oleh raja dari masyarakat disana, mencapai sekitar Rp 1 triliun.
> Menurut Din, masih banyak lagi negara-negara Islam yang memberikan
> bantuan tanpa embel-embel utang atau pinjaman lunak kepada
> Indonesia, seperti Pakistan, Turki, Uni Emirat Arab, dan lainnya.
> Bahkan, ada juga yang siap membangun sekolah bagi anak-anak Aceh,
> berkapasitas 4.000 siswa. Sementara itu, melalui siaran persnya,
> Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jeddah, Saudi Arabia,
> menyatakan bahwa perhatian pemerintah dan masyarakat Arab Saudi
> terhadap gempa dan tsunami sampai saat ini masih tinggi. Ini
> terbukti dari terus mengalirnya sumbangan mereka melalui KBRI
> Riyadh, KJRI Jeddah, maupun pemerintah Arab saudi sendiri.
>
> Dari bantuan sebesar 10 juta dolar AS yang disalurkan, pemerintah
> Arab Saudi memberikan sebesar 2,5 juta dolar AS untuk Indonesia.
> Bahkan, untuk meningkatkan masuknya bantuan tersebut, Raja Fahd
> telah menginstruksikan Televisi Arab Saudi agar mengorganisisasi
> telethon yang berlangsung mulai pagi hingga malam hari. Dalam
> acara itu, tampak para keluarga raja, pejabat, pengusaha, dan
> masyarakat Arab Saudi secara sukarela memberikan sumbangannya,
> hingga terkumpul 300 juta riyal lebih (83 juta dolar AS).
> Sementara KBRI Riyadh berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar
> Rp 100 juta dan KJRI Jeddah mendapatkan 5.000 dolar AS.
>
> Bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia, KBRI Riyadh telah
> mengirimkan bantuan 15,8 ton. Bantuan juga datang dari Sultan
> Brunei Darussalam sebesar 100.000 dolar AS, Kementerian Kebudayaan
> Belia dan Sukan dan Persekutuan Pengakap (Pramuka) Brunei,
> masing-masing 250.000 dan 4.000 dolar Brunei. Duta Besar RI Yusbar
> Djamil mengatakan, staf KBRI Bandar Seri Begawan dan masyarakat
> Indonesia di Brunei berhasil mengumpulkan dana 11.000 dolar AS.
>
>
> Komentar:
> Kalau yang ini bener2 sahabat sejati, bukan rentenir. Dan selama
> ini tidak ada gembar-gembor. Seperti tong kosong nyaring bunyinya.
> Ah, ternyata pepatah lama itu bisa terjadi juga di abad 21 ini...
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
>
>   To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>
>   To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail - Find what you need with new enhanced search. Learn more.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke