Kawan-kawan, 
Seorang rekan saya, dokter/dosen lulusan FKG-UI yang
meneruskan pendidikan di Belanda, menulis e-mail pada
saya (menanggapi "bisnis di balik bencana Tsunami di
Aceh") seperti di bawah ini:

"Dalam siaran berita kemarin dijelaskan, ada
negara-negara yang ngaku jadi negara donor (enggak
dijelaskan negara mana tapi di Eropa) yang pinjam
duitnya pada bank dunia. Tentunya pinjamnya kan pakai 
mengajukan proposal bantuan untuk Indonesia pasca
Tsunami. 

Gue bilang, kelakuan negara Eropa dari dulu sampai
sekarang sami mawon. Soalnya gue dulu pernah dipanggil
kerja oleh Instituut voor de Tropen nya Belanda, buat
ikut program pemberantasan TBC di Indonesia. Gua
enggak jadi ikut lantaran sedang hamil. Nah duitnya
dari Bank Dunia, yang bikin proposal ya instituut itu,
tapi yang harus ngembaliin Indonesia....

Jadi nih, Tsunami yang menghantam habis negara
Indonesia bagian Aceh, kalau kita mengikuti membaca di
koran-koran di Belanda sini, kayaknya lahan baru buat 
cari kerja bikin proyek neh terutama oleh NGO-NGO yg
geraknya ke negara berkembang. Kok Indonesia yang
terus terusan jadi sasaran? Katanya, kan Indonesia
kaya, ada minyak, ada hutan, tambang 
emas......... pasti bisa ngembaliin. 

Majalah International Samenwerking (punya NGO-NGO
Eropa) yang dilanggani suamiku isinya adalah khayalan
kebelet pengen bikin proposal, katanya pengen ikut 
membangun pasca Tsunami... padahal dokatnya pinjem
bank-bank dunia atau bank Asia... Udah bete kena
Tsunami masih diperes juga....sama juga dengan Irak 
pasca dibom, banyak negara nawarin bantuan, tapi entar
kudu mulangin pakai duit minyak. 

Eh jangan jangan, jika ngelihat anak-anak  jalanan
Jakarta yang kakinya sekarang pada borokan, ia bilang
begini: aduuuhhh.... mari gua obatin, tapi entar utang
pada bank buat proyek ini elo-elo pade yang bayar dari
keuntungan jual koran ye..... 

Ngomong-omong, ada laporan di koran, bahwa kementrian
pertahanan Belanda sudah mengirim material perang,
yaitu perangkat sistem komunikasi pesawat terbang.
Emang mau perang beneran nggak sih? Kok kalau di 
Indonesia beritanya berdamai dengan GAM? Sebab kalau
menurut berita di sini bahwa Amerika dalam menanggapi
masalah Aceh enggak mau lagi kayak terhadap Timor
Timur dulu, yaitu menyetujui permintaan referendum..."

***


                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.
http://info.mail.yahoo.com/mail_250


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke