Harian Komentar
15 January 2005
Israel Kirim Bantuan Senilai Rp 4,05 Miliar
Walaupun bantuan Israel su-dah mendarat di Indonesia me-lalui Batam 12 Januari
lalu de-ngan nilai bantuan Rp 4,05 mi-liar dalam bentuk bahan maka-nan dan
obat-obatan, namun Departemen Luar Negeri RI menegaskan, Pemerintah In-donesia
menyatakan tidak per-nah mengizinkan bantuan Is-rael masuk ke Indonesia,
ter-masuk bantuan bagi para kor-ban bencana tsunami di Nang-groe Aceh
Darussalam dan Sumatera Utara.
"Deplu tak pernah memberi-kan air flight clearance (izin mendarat, red) bagi
keperluan bantuan dari Pemerintah Israel,"
kata Juru bicara Deplu, Marty Natalegawa, di Jakarta, Jumat (14/01), ketika
mengomentari laporan bahwa sebuah pesawat Israel berada di Indonesia un-tuk
memberikan bantuan bagi para korban bencana di Aceh.
Pesawat penumpang milik El Al Israel Airlines jenis Boeing 747 200 pada hari
Rabu (12/01) dilaporkan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, dengan membawa
bantuan logistik seberat 90 ton bagi para korban gelombang tsunami di Aceh.
Sejak awal, ujar Marty, Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan tidak
mene-rima bantuan dari Pemerintah Israel karena tidak ada hubu-ngan diplomatik
antara kedua negara.
Bantuan 90 ton itu disebut-sebut berasal dari pemerintah Israel, karena
informasi juga menyebutkan bahwa bantuan itu diketahui Duta Besar Israel di
Singapura dan di Washing-ton. Laporan seperti itu dite-ngarai Marty sebagai
rekayasa dari keadaan sebenarnya. "Me-reka mungkin ingin meng-gambarkannya
sebagai ban-tuan dari Pemerintah Israel. Ini yang perlu kita telusuri, apakah
betul ada bantuan pemerintah Israel. Apakah betul ada pe-jabat tinggi Israel di
Batam ber-temu dengan pejabat setempat. Yang pasti, Deplu tidak pernah
memberikan izin mendarat ke-pada pesawat Israel dan tidak pernah ada komunikasi
antara Deplu dengan pejabat Israel," katanya.
Mengenai tindaklanjut lapo-ran tersebut dan apakah ban-tuan Israel dari
non-pemerintah, Marty belum memberikan ke-pastian. "Antara pemerintah
(In-donesia dan Israel) tidak ada komunikasi, tidak ada bantuan. Tapi
bentuk-bentuk lain, apa-kah melalui pihak ketiga yang sifatnya
antar-masyarakat, saya tidak bisa konfirmasi," katanya.
Sementara sumber koran ini menyebutkan, sebenarnya pi-hak Israel sangat
merahasiakan misi kemanusiaan ini, tapi ak-hirnya bocor keluar negeri,
se-hingga Indonesia melakukan penyangkalannya. Sedangkan berita yang diperoleh
dari situs Israel Ministry of Foreign Affairs menyebutkan, bantuan Israel untuk
Indonesia yang tiba 12 Januari lalu, terdiri dari 75 ton bahan-bahan untuk
kondisi darurat yang bernilai sekitar $450.000 atau senilai Rp 4,05 miliar.
Dalam kargo bantuan itu berupa 16 ton makanan anak-anak yang disumbangkan
Remedia dan Materna, 30 ton beras, gandum, air, dan gula didonasi oleh Koach
Latet, sama halnya dengan sumbangan dari perusahaan makanan Sugat and Osem
Israeli, berikut lima ton plastik dari Hovav Plastica and Haogenplast, dan 20
ton obat-obatan produksi Teva Pharmaceuticals, serta masih banyak lainnya.
Pejabat Israel yang membawa bantuan Ron Prosor dikabarkan situs tersebut, telah
diterima oleh seorang pejabat di Indo-nesia yang memperlihatkan apresiasi yang
besar atas ban-tuan Israel tersebut. Prosor sen-diri sempat memberikan sebuah
surat pertanda belasungkawa yang mendalam dari Menlu Israel Silvan Shalom.
Ron Prosor sendiri mengata-kan, "Indonesia adalah negara dengan populasi muslim
terbe-sar di dunia, di mana kita tidak mempunyai hubungan diploma-tik
dengannya. Dan kini saya merasa Indonesia menerima bantuan kami dari hati ke
hati. Bantuan ini sekiranya bisa menolong ribuan anak yatim-piatu yang
kehilangan keluar-ganya akibat bencana tsunami,'' ungkapnya.(ant/mdc)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/