http://www.mediaindo.co.id/berita.asp?id=55995
Sabtu, 15 Januari 2005 20:12 WIB
POLITIK
Embargo Militer Terhadap Indonesia Tidak Akan Dicabut
WOLFOWITZ KUNJUNGI ACEH:: Wakil Menteri Pertahanan AS Paul Wolfowitz
melakukan kunjungan ke Banda Aceh, untuk melihat secara langsung korban bencana
gempa bumi dan tsunami,(15/01).
*** BANDA ACEH--MIOL: Embargo militer yang dikenakan terhadap Indonesia oleh
pemerintah Amerika Serikat (AS) menurut Wakil Menteri Pertahanan AS, Paul
Wolfowitz, belum akan dicabut.
"Saya belum melihat peluang embargo militer akan dicabut. Namun saya terkesan
dengan perawatan yang dilakukan oleh tim teknisi Indonesia sehingga
pesawat-pesawat tersebut masih dalam kondisi yang baik, tidak dipersenjatai,"
kata Paul Wolfowitz di Landasan Udara Militer Sultan Iskandarmuda, Blang
Bintang, Banda Aceh, Sabtu sore.
Wolfowitz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika belum mengadakan pembahasan
tentang pencabutan embargo militer terhadap Indonesia tanpa menyebutkan alasan.
Mengenai kebijakan pemerintah yang memberikan batas waktu tenaga bantuan asing
di Aceh harus meninggalkan tanah rencong paling lambat 26 Maret 2005, Mantan
Dubes Amerika untuk Indonesia itu tidak mengungkapkan secara eksplisit.
"Kami mempunyai tujuan yang sama dengan relawan lain, yakni memastikan bahwa
para korban tsunami dapat hidup layak," katanya.
Dia menyangkal bahwa tenaga bantuan yang dikirim Amerika ke Aceh lebih
bertujuan militer karena menurutnya selain mengirim tentara, Amerika juga
banyak mengirimkan relawan sipil yang bertugas melakukan tindakan-tindakan
medik kepada korban.
"Tentara kami kirimkan karena hanya mereka yang dapat mengoperasikan alat-alat
operasional untuk mempermudah bantuan," kata Wolfowitz di depan puluhan
wartawan lokal dan internasional.
Menyinggung masalah keberadaan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) di antara masyarakat
sipil pasca-tsunami, ia tidak memberikan komentar secara eksplisit, namun Paul
menyatakan pemerintahan Presiden Yudhoyono masih terlalu dini untuk dinilai
keberhasilannya untuk menangani GAM.
Konferensi pers juga dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto
dan Kapuspen TNI Mayjen Sjafrie Syamsoedin dimulai pada pukul 17.45 WIB,
padahal menurut jadwal, mantan Dubes Amerika itu siap memberikan pernyataannya
pada pukul 17.00.
(
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give underprivileged students the materials they need to learn.
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/