http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-282%7CN
Selasa, 18 Januari 2005

Laporan Gempa dan Tsunami di Aceh 
Pengungsi Perempuan Kesulitan Air Bersih dan MCK Yang Layak
Jurnalis : Eko Bambang S
Jurnalperempuan.com-Jakarta. Bagi perempuan, fasilitas MCK (Mandi, Cuci Kakus) 
dan kebutuhan air bersih sangatlah penting. Siklus reproduksi perempuan ketika 
haid misalnya, menjadi suatu keharusan untuk mendapatkan air bersih. Jika air 
bersih sampai tidak ditemui, ini akan berdampak buruk pada aspek kesehatan 
reproduksi, karena kotoran haid harus setiap saat dibersihkan sehingga tidak 
menimbulkan kuman yang akan berpengaruh pada kesehatan reproduksinya. 

Namun demikian, dari liputan yang dilakukan jurnalis jurnal perempuan di posko 
pengungsian seputar Banda Aceh, ketersediaan air bersih hampir tidak ada dan 
jika ada jumlahnya akan sangat terbatas dan harus digunakan oleh banyak 
pengungsi yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Ibu Risma 29 
tahun, seorang ibu rumah tangga dengan satu orang putra salah seorang pengungsi 
di posko Dinas Sosial Banda Aceh mengeluhkan tidak adanya air bersih sangat 
meresahkan bagi dirinya. Jika dia harus buang air kecil ibu Risma hampir selalu 
stress, karena di lokasi pengungsiannya tidak tersedia air bersih. Ibu Risma 
harus membawa air Aqua, padahal kebutuhan air bersih bagi perempuan meskipun 
untuk buang air kecil cukuplah banyak daripada laki-laki. �Masak saya harus 
selalu membawa aqua kalau buang air kecil, padahal untuk mendapatkan aqua 
sangat sulit,� ujar ibu Risma. 

Disamping tidak adanya air bersih, kondisi MCK dihampir setiap posko sangatlah 
memprihatinkan. Sejumlah posko biasanya tidak membedakan secara khusus mana 
untuk laki-laki dan mana untuk perempuan. Perbedaanya hanyalah ruang untuk 
mandi dan ruang untuk buang air besar. Paling parah adalah kondisi kakus. Kakus 
yang tersedia bukanlah kakus yang layak. Ia berupa tanah saja yang terus 
ditutup tanah setiap kali buang air besar. Jadi jika ada yang ingin buang air 
besar, maka di sedikit menggali lubang dan kemudian menutup kembali. Belum lagi 
tidak adanya air bersih. Jadi kondisinya memang sangat tidak sehat, diamping 
kumuh juga bau yang tidak sedap menyengat dimana-mana. 

Disamping kurang layak, jumlah fasilitas MCK ini juga terbatas, akibatnya 
banyak perempuan yang mengeluh karena keterbatasan tempat ini. Dalam soal buang 
air kecil misalnya, tidak seperti laki-laki yang bisa melakukan dimana-mana, 
sekalipun dibawah pohon, bagi perempuan itu sulit dilakukan. Perempuan tidak 
bisa buang air kecil sembarangan. Untuk itu ketika fasilitas MCK ini terbatas, 
maka akan menambah beban perempuan. �Waktu itu saya sudah tidak tahan lagi 
untuk buang air kecil, ketika saya kekamar mandi ternyata masih harus 
mengantri, saya bingung sekali, untungnya ada solidaritas dari ibu-ibu diposko. 
Waktu itu ada tiga orang yang membantu saya dengan membentangkan kain sarung, 
untuk menutupi saya ketika buang air kecil. Kalau tidak ada merekasaya ngak 
tahu bagaimana saya harus buang air kecil,� ujar Nuraini 25 tahun, mahasiswi 
Unsyiah yang menjadi mengungsi karena rumahnya hilang terhempas badai tsunami. 

Selain mendapatkan MCK yang sulit, bagi perempuan kesulitan yang lain adalah 
ketika mereka ganti baju. Inilah yang membedakan dengan laki-laki, sehingga 
perhatian terhadap perempuan memang harus dilakukan. Jika laki-laki iungin 
mengganti baju, dia akan melepas pakaian begitu saja, diamana saja. Hal ini 
berbeda dengan perempuan yang tidak bisa membuka baju sembarangan. Apalagi bagi 
mereka yang menggunakan pakaian muslim seperti Jilbab. Hal ini pula yang 
dialami oleh Nuraini, ketika harus mengganti kerudung atau baju muslimnya. 
�Saya merasa risih jika harus mengganti kerudung, karena saya tidak mempunyai 
tempat yang khusus yang bisa saya gunakan secara leluasa untuk mengganti baju, 
pakaian dalam dan juga jilbab saya, kalau membuka sembarang, disamping malu hal 
ini dilarang oleh ajaran yang saya yakini,� ujar Nuraini. 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke