Bung Rahman, Memang sampai saat ini belum ada umat Islam yang melakukan pengrusakan yang dilatar belakangi Azan, rasanya saya tidak bilang begitu, coba anda baca lagi. Begitu juga dengan yang protes, tidak pernah ada, tetapi yang berkeberatan banyak, mereka tidak berani ngomong terus terang karena takut. Sekali lagi karena takut. Dan saya katakan, mereka takut kalau menentang azan, akan dikira menentang Islam, dan menentang Islam berarti menentang mayoritas, dan akan berakibat pengrusakan rumah. Sekali lagi akan berakibat pengrusakan rumah yang protes apalagi kalau yang protes itu Cina. Memang bunyi azan itu cuma lima menit, tetapi kalau anda sedang enak-enak tidur lalu dibangunkan oleh suara gaduh apakan anda bisa tidur lagi? apakah tidak jengkel, (Misalnya tetangga anda menyetel Baghawad Gita keras-keras, jam 3 pagi selama 5 menit saja). lagipula Azan itu enak didengar hanya oleh umat Muslim, tetapi umat lain, pasti sebal mendengarnya. Jadi jangan mengukur keindahan itu menggunakan telinga anda. Kalau soal mencari alasan sih, ada sejuta alasan untuk mencari pembenaran, jadi saya tidak mau bahas soal ini. Ini soal toleransi, itu saja.
Berita dibawah ini adalah sepotong berita kejadian di Rengas Dengklok 30 Januari 1997 (Sengaja saya quote bagian penting saja, karena beritanya panjang - contoh - dimana rumah orang cina dibakar karena merasa terganggu suara bedug) Sekali lagi ini cuma contoh Kepada Mutiara, sejumlah warga yang bermukim di seputar lokasi sumber kerusuhan dan Jalan Raya Rengasdengklok mengatakan, aksi protes anti-Cina mulai berkobar sekira pukul 04.00 WIB, menjelang makan sahur. Saat anak-anak Kampung Warudoyong memukul beduk di langgar untuk membangunkan warga sekitar, satu keluarga Cina di dekatnya menyatakan merasa terganggu oleh suara tersebut. Keluarga itu menegurnya dengan kasar. "Kaya' kelelawar saja. Kalau siang tidur, malam ribut...," kata Ari, 16 tahun, warga Warudoyong. Samsi Darmawan ================================== ==> Saya pribadi belum pernah melihat ada org yg protes karena azan, rata2 mereka memaklumi hal itu. Dan blm pernah ada pengrusakan rumah oleh umat islam dgn alasan menentang islam hanya karena pemilik rumah protes thd azan. Kalaupun ada, sebaiknya dilaporkan ke yg berwajib, krn telah melakukan tindakan semena2. Alhamdulillah warga non muslim di lingkungan saya begitu toleran thd azan. Dan saya jg temukan toleransi spt ini di banyak tempat. Azan itu sendiri tdk terlalu menggangu, karena seruan azan tdklah lama ( kurang lebih 5 menit ) dan umumnya suara azan itu di serukan oleh org2 yg memiliki suara / bisa membawakan azan dgn indah / enak didengar. Penggunaan loudspeaker itu sendiri hanya sebatas sbg alat bantu agar suara muadzin bisa lebih optimal di dengar oleh umat yg berada cukup jauh. Dan itu sah saja, meski memang bukan bagian dari tradisi islam. Sama halnya jika ada umat yg menuju masjid untuk sholat dgn menggunakan sepeda motor. Tujuannya supaya bisa lebih cepat dan efisien, meski sepeda motor bukan bagian dr tradisi islam, dan itu sah saja. <== salam Rahman [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

