Jangan berlebihan lah.....
  Ini siapa yang harus mentoleransi siapa.

  Tidak ada alasan untuk keberatan dengan orang2 yang menjalankan ibadahnya,
apa lagi dilingkungannya sendiri.

  Adzan adalah panggilan sholat untuk muslim. Masak manggil orang harus
bisik2. Nyang bener aja.
  Sama halnya dengan muslim di lingkuanganku yang nggak protes suara loceng
gereja yang berdentang setiap jam 5 sore. Juga tidak ada yang protes ketika
etnis tionghoa bakar dupa yang lidinya ditaruh di pintu masuk rumah. Terus
terang baunya nggak enak dan menganggu, tapi nggak ada tuh muslim di
lingkungan ku yang protes.


  ----- Original Message -----
  From: <[EMAIL PROTECTED]>
  To: <[email protected]>
  Sent: Tuesday, January 25, 2005 2:23 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Re: Enam Pura Dirusak Orang Tak Dikenal


  >
  > Bung Rahman,
  > Memang sampai saat ini belum ada umat Islam yang melakukan pengrusakan
  > yang dilatar belakangi Azan, rasanya saya tidak bilang begitu, coba anda
  > baca lagi.
  > Begitu juga dengan yang protes, tidak pernah ada, tetapi yang
berkeberatan
  > banyak, mereka tidak berani ngomong terus terang karena takut.
  > Sekali lagi karena takut.
  > Dan saya katakan, mereka takut kalau menentang azan, akan dikira
menentang
  > Islam, dan menentang Islam berarti menentang mayoritas, dan akan
berakibat
  > pengrusakan rumah.
  > Sekali lagi akan berakibat pengrusakan rumah yang protes apalagi kalau
  > yang protes itu Cina.
  > Memang bunyi azan itu cuma lima menit, tetapi kalau anda sedang
enak-enak
  > tidur lalu dibangunkan oleh suara gaduh apakan anda bisa tidur lagi?
  > apakah tidak jengkel, (Misalnya tetangga anda menyetel Baghawad Gita
  > keras-keras, jam 3 pagi selama 5 menit saja).
  > lagipula Azan itu enak didengar hanya oleh umat Muslim, tetapi umat
lain,
  > pasti sebal mendengarnya. Jadi jangan mengukur keindahan itu menggunakan
  > telinga anda.
  > Kalau soal mencari alasan sih, ada sejuta alasan untuk mencari
pembenaran,
  > jadi saya tidak mau bahas soal ini.
  > Ini soal toleransi, itu saja.
  >
  > Berita dibawah ini adalah sepotong berita kejadian di Rengas Dengklok 30
  > Januari 1997
  > (Sengaja saya quote bagian penting saja, karena beritanya panjang -
contoh
  > - dimana rumah orang cina dibakar karena merasa terganggu suara bedug)
  > Sekali lagi ini cuma contoh
  >
  > Kepada Mutiara, sejumlah warga yang bermukim di seputar lokasi sumber
  > kerusuhan dan Jalan Raya Rengasdengklok mengatakan, aksi protes
anti-Cina
  > mulai berkobar sekira pukul 04.00 WIB, menjelang makan sahur.
  > Saat anak-anak Kampung Warudoyong memukul beduk di langgar untuk
  > membangunkan warga sekitar, satu keluarga Cina di dekatnya menyatakan
  > merasa
  > terganggu oleh suara tersebut. Keluarga itu menegurnya dengan kasar.
  > "Kaya'
  > kelelawar saja. Kalau siang tidur, malam ribut...," kata Ari, 16 tahun,
  > warga Warudoyong.
  > Samsi Darmawan
  >
  >
  > ==================================
  >
  > ==> Saya pribadi belum pernah melihat ada org yg protes karena azan,
rata2
  > mereka memaklumi hal itu. Dan blm pernah ada pengrusakan rumah oleh umat
  > islam dgn alasan menentang islam hanya karena pemilik rumah protes thd
  > azan.
  > Kalaupun ada, sebaiknya dilaporkan ke yg berwajib, krn telah melakukan
  > tindakan semena2.
  > Alhamdulillah warga non muslim di lingkungan saya begitu toleran thd
azan.
  > Dan saya jg temukan toleransi spt ini di banyak tempat.
  > Azan itu sendiri tdk terlalu menggangu, karena seruan azan tdklah lama (
  > kurang lebih 5 menit ) dan umumnya suara azan itu di serukan oleh org2
yg
  > memiliki suara / bisa membawakan azan dgn indah / enak didengar.
  > Penggunaan loudspeaker itu sendiri hanya sebatas sbg alat bantu agar
suara
  > muadzin bisa lebih optimal di dengar oleh umat yg berada cukup jauh. Dan
  > itu sah saja, meski memang bukan bagian dari tradisi islam.
  > Sama halnya jika ada umat yg menuju masjid untuk sholat dgn menggunakan
  > sepeda motor. Tujuannya supaya bisa lebih cepat dan efisien, meski
sepeda
  > motor bukan bagian dr tradisi islam, dan itu sah saja. <==
  >
  > salam
  > Rahman
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  >
  >
  >
  >
***************************************************************************
  > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
  >
***************************************************************************
  >
__________________________________________________________________________
  > Mohon Perhatian:
  >
  > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
  > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
  > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
  >
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  >
  >




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke