28.01.2004
PBB dan pembebasan Auschwitz
(Elie Wiesel telah berpidato dalam acara peringatan holocaust di depan Sidang
Umum PBB di New York)
60 tahun lalu kamp konsentrasi Auschwitz dibebaskan oleh pihak sekutu. Senin
(24/1) untuk pertama kalinya diselenggarakan upacara peringatan dalam Sidang
Umum PBB.
Untuk berpidato di depan Sidang Umum PBB menyangkut Auschwitz, bukan hal yang
mudah bagi menlu Jerman Joschka Fischer. Setelah pidato Presiden Richard von
Weizs�cker menyangkut tanggal 8 Mei 1985 dalam rangka peringatan 40 tahun
berakhirnya perang di Eropa, atau penundukan kepala yang dilakukan Presiden
Johannes Rau di depan parlemen Israel, Joschka Fischer dengan suara terharu
mewakili bangsa, yang atas namanya telah dilakukan kejahatan besar.
Dikatakannya, kejahatan biadab itu akan tetap menjadi bagian dari sejarah
Jerman. Bagi negara Jerman , hal itu merupakan tingkatan moral yang paling
rendah, torehan pada peradaban tanpa ada duanya. Oleh sebab itulah sebagai
landasan konstitusinya pada tahun 1949 RFJ menetapkan bahwa harkat manusia
tidak dapat diganggu-gugat, demikian kata Fischer selanjutnya.
Jerman baru yang demokratis telah menarik pelajaran. Tanggung-jawab moral
sejarah bagi Auschwitz tertanam sangat dalam.
"Tidak akan terulang lagi" itulah pesan dari Jerman yang demokratis. "Tidak
akan terulang lagi" itulah pula inti dari Charta PBB. Fischer dan Sekjen PBB
Kofi Annan mengingatkan, bahwa PBB didirikan untuk mencegah terjadinya
pembantaian seperti yang terjadi terhadap warga Yahudi di Eropa.
Kejahatan serupa itu tak boleh terjadi lagi. Membantah atau mendiamkan hal
serupa itu tidak boleh dilakukan. Dahulu banyak orang bersikap serupa itu,
ketika Nazi mengoperasikan pabrik mautnya. Annan selanjutnya memperingatkan,
kejahatan serupa tidak boleh terulang, juga di Darfur. Ruanda, Kamboja atau
Kosovo telah memperlihatkan, bahwa dunia tidak kebal terhadap kejahatan. Ke-35
pembicara dalam upacara peringatan itu mengemukakan hal yang serupa. 60 tahun
sudah lewat sampai Sidang Umum PBB menempatkan tema ini dalam agendanya dan
menyelenggarakan sidang khusus. Oleh sebab itu korban holocaust yang masih
hidup dan penerima Hadiah Nobel Kesusasteraan, Eli Wiesel mengeritik pula
mereka yang dengan berdiam diri, membiarkan adanya Auschwitz dan kamp
pemusnahan Nazi lainnya. Wiesel mempertanyakan pula, apakah negara-negara
barat, AS tidak dapat berbuat lebih banyak, untuk memperkecil tragedi Yahudi
itu.
Pada masa itu para korban bukan hanya merasa disiksa dan dibunuh oleh musuh,
melainkan juga oleh sikap dunia yang berpaling dan berdiam diri. Kini 60 tahun
sesudahnya, dunia setidaknya berusaha untuk mendengarkan, demikian dikatakan
Elli Wiesel.
Menurut Kofi Annan, dengan menutup mata dan telinga, dengan sikap berdiam diri,
sebagian besar orang yang merasa berada di pihak yang baik, telah membiarkan
dilakukannya pembunuhan massal terhadap warga Yahudi. PBB dan Jerman harus
selalu menarik konsekuensinya, demikian Menteri Fischer.
Lalu bagaimana dengan yang dilakukan pihak yahudi di Tanah Palestina? Akankah
yahudi menjadi murid yang baik dari tentara Nazi?
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/