Iya kalo soal keyakinan, saya setuju. Keyakinan itu kan menuju 
kebenaran. Kebenaran yang mana? nyatanya kebenaran itu buanyak. 
Kebenaran Mutlak cuma milikNya. Nya yang mana? Nya yang universal. 
Buat kita, manusia, ukurannya cuma universal: mudah diterima nalar 
dan hati. Titik tanpa koma. Carla cantik, siapa yang punya?

Begitu juga saya mengimani segala bidang dalam agama Islam, kalo 
saya anggap sulit diterima nalar saya, saya gak mau percaya biar 
yang ngomong orang berjenggot dan pake sorban gede dan ngomong 
arabnya kentel banget.

Ada cerita nih mbak, rombongan haji Indonesia yang dari daerah 
kampung buanget deh, yang gak pernah naik pesawat. Waktu duduk 
dipesawat, ada pengumuman dari co-pilot pake bahasa Inggris, mereka 
tenang saja (cuek krn gak ngerti). Lalu pengumumannya beralih ke 
bahasa arab, langsung para jamaah mengangkat tangan sambil berucap," 
amiin...amiin..."

--- In [email protected], "Carla Annamarie" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Mba Lina,
> 
> simple aja..it's a matter of faith.., in Christianity's 
faith ,Jesus is God
> and He's the Way, Truth and Life... it's the basic faith of every
> christian..ppl who re not believe to this faith ..it's not 
christian..
> and faith i think is not plural or universal..but faith is a 
divine and
> sacred relationship between a person n His Maker..
> faith couldn't be questioned by limited understanding..our quest 
to God is
> beyond our comprehension..
> that's why if some ppl questioned abt Jesus with their limited
> understanding..that's fine with me..im not feel offended or 
something.., i
> think it's understandable...as far as i know..if we re really 
confident and
> believe in our faith..we will not try looking for justification in 
some
> other religions that re different from us.. ( meaning looking for 
flaws)..
> in my opinion.., religion couldnt justifies us.., no one could..in
> Christianity in Jesus only..
> 
> 
> 
> 
>                                                                    
                                        
>                       "Lina 
Dahlan"                                                              
          
>                       <[EMAIL PROTECTED]        To:       
[email protected]                          
>                       .com>                    
cc:                                                         
>                                                Subject:  
[ppiindia] Re: Frans Magnis Menolak Pluralisme    
>                       03/01/2005 
04:26                                                                
     
>                       
PM                                                                   
                
>                       Please respond 
to                                                                   
 
>                       
ppiindia                                                             
                
>                                                                    
                                        
>                                                                    
                                        
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Pluralisme ato Universalisme, mbah?
> 
> Kalo seorang pemimpin bangsa (yang bangsanya multi agama), gak 
perlu
> dia ngomong2 begitu. Kalo dia pemimpin agama bicara didepan umatnya
> ya...biarin aja. Jadi, lihat sikon lah.
> 
> Ini lah masalahnya mbah, kalo Tuhan udah gak universalisme lagi ato
> dipersempit menjadi Tuhan adalah Tuhan Yesus son of Maria...kan
> jadinya gak universal.
> 
> Umat Islam juga percaya bahwa keselamatan itu hanya dari Gusti 
Allah
> Sang Maha Pencipta, tapi gak pernah percaya dari anaknya bunda 
Maria.
> Bahkan keselamatan bukan juga hak prerogatif Muhammad SAW. Umat
> Islam berdoa langsung kepada Allah dan doa keselamatan itu
> biasanya,"Ya Allah Engkaulah Keselamatan, dariMu lah segala
> keselamatan,..."
> 
> Jelas beda kan? gak bisa di paksain untuk sama kan. Terlalu agung
> lah Gusti Allah itu kalau mau disamain sama apapun yang ada didunia
> ini. Mission Impossible: Creator is as same as His creation.
> 
> --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > MBak,
> >
> > Kalau romo Magnis ini mengungkapkan apa yang dia imani, yang dia
> > PRIBADI anggap benar, itu adalah haknya. Kita semua mengimani apa
> > yang anggap benar. Itu masalah kita. Kita secara pribadi boleh
> saja
> > katakan, tak ada universalisme agama. Hak pribadi bukan?
> >
> > Namun dalam panggung umum mengatakan, hanya ajaranku yang benar,
> dan
> > menampik univertsalisme agama, lalu apa yang harus dikatakan sang
> > pendengar yang kebetulan tak seanutan?
> >
> > Repot kan?
> >
> > FYI: apa yang ditampik romo Magnis itu, adalah diputuskan dalam
> > konsili II (Vaticanum II), yakni ada penyelamatan diluar Kristus.
> > Tetapi oleh sri Paus yang sekarang ditolak. Juga seruan beruluran
> > tangan antar agama Kristen (Katholik, Protestant, Yunani
> Orthodox),
> > yang diputuskan dalam konsili Vatican II (tahun 60an awal),
> ditarik
> > sri Paus.
> >
> > Jadi, apa yang benar atau tidak bagi suatu agama, juga merupakan
> > aluran ombak waktu, terkadang pasang terkadang surut.
> >
> > Yang penting menurut saya, disamping hal2 yang dianggap
> mutlakbenar
> > disetiap agama, kita akui, adanya kebenaran universal disetiap
> agama:
> > adanya Tuhan yang Mahakuasa, kewajiban manusia berbuat luhur dan
> > mulia dan menjauhi segala tindakan buruk. Malah inilah yang
> > terpenting, dan..menyatukan kita semua insan Ilahi.
> >
> > Isteriku Katholik, saya Protestant, lalu Paus menggelegar dari
> atas
> > mimbar, katakan: "Wahai umatku, janganlah beribadat menerima
> hostia
> > bersama mereka yang bukan umat kita". Lalu? Kami harus kegereja
> > sendiri2?
> >
> > Manusiawi?
> >
> > Salam
> >
> > danardono
> >
> > --- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]>
> > wrote:
> > >
> > > Mbah,
> > > Kalau saya nih mbah ada yang saya tolak dan ada yang saya 
terima
> > > dari Pluralisme Agama. Buat saya ke fanatikan itu perlu dalam
> > > berakidah tapi tidak dalam menjalin kerukunan hidup umat
> beragama
> > > (bukan kerukunan hidup beragama). Ada lagi istilah Fikih Lintas
> > > Agama, lalu ada yang bertanya apa di dalam agama lain ada 
fikih?
> > >
> > > Pada intinya saya menghargai usaha2 orang yang ingin
> mensejajarkan
> > > agama-agama, tapi memaksakan untuk menyamakannya juga salah
> kaprah,
> > > karena tetap saja ada perbedaannya. Yang penting adalah
> bagaimana
> > > kita bisa menghargai perbedaan tanpa memaksa keyakinan masing2.
> > > Kalau AlQur'an bilang "Bagimu agama mu, bagiku agama ku".
> > >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
> 
*********************************************************************
******
> 
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke