15.03.2005
 
Eropa dan Perang Anti Teror
 
Oleh: Berndt Riegert
 
Serangan teror di Madrid 11 Maret 2004 seolah membangunkan Uni Eropa dari 
tidurnya. Serangan teror ternyata tidak hanya mengancam AS, tapi juga 
negara-negara di Eropa.


Tidak ada keraguan, pada tanggal 11 Maret tahun lalu, juga para pengritik 
paling tajam presiden AS George W.Bush harus melihat sendiri bahwa jaringan 
teror Al Qaida tidak hanya mengancam AS, melainkan juga demokrasi di Eropa. 
Memang kecaman terhadap AS atas invasi militernya yang tanpa landasan hukum 
internasional, seperti serangan ke Irak, atau pelanggaran berat hak asasi 
manusia di Guantanamo, sudah pada tempatnya dan memang perlu. Akan tetapi, 
sebagian pengritik, khususnya di Eropa,  menganggap politik perang melawan 
terorisme dari Bush hanya sekedar kedok untuk mengokohkan kekuasaan adi daya AS 
di dunia serta untuk mengamankan cadangan minyak. Tapi serangan berdarah di 
Madrid, setidaknya membalikan pandangan picik seperti itu.

Ancaman dari Osama bin Laden memang nyata. Sel-sel terornya yang berada di 
Eropa, tidak saja mempunyai andil dalam perencanaan serangan teror di AS pada 
tanggal 11 September 2001, tapi mereka juga sudah lama mengincar sasaran di 
Eropa. Madrid bukan kasus pertama. Sebelum serangan teror di New York dan 
Washington, Al Qaida juga merencanakan serangan teror pada sebuah bazar Natal 
di Strassburg. Namun rencana tersebut dapat dibongkar.

Jadi, barang siapa mengritik cara-cara Bush dalam memerangi terorisme 
internasional, seharusnya juga memiliki konsep lain yang lebih bagus untuk 
menghadapi Al Qaida dan organisasi teror lainnya. Dalam hal ini, Eropa tetap 
dalam posisi sulit. Memang, setelah serangan 11 September, Uni Eropa sepakat 
untuk melakukan kerjasama lebih erat dan efisien. Akan tetapi, kinerja pusat 
kepolisian bersama Europol, kehakiman bersama Eurojust dan kerjasama antar 
dinas rahasia tetap saja buruk. Penyebabnya, kerjasama itu hanya terpaku pada 
tatanan nasional. Juga penunjukan petugas khusus anti-teror, sebagai reaksi 
langsung atas serangan teror di Madrid, tetap tidak banyak mengubah situasi. 
Proyek-proyek untuk memberantas teroris, seperti "Europ�ische Haftbefehl", pada 
awalnya memang mendapat dorongan besar. Akan tetapi, semangatnya terasa semakin 
kendor di bulan-bulan terakhir ini. Dan mengenai pemberlakuan paspor yang 
mencantumkan ciri biometri, sehingga akan sulit dipalsukan atau dalam pertukaran
 data anti teror, kincir birokrasi kembali berputar amat lambat. 

Akan tetapi, sejak serangan teror di Madrid 11 Maret 2004, Uni Eropa mulai 
berubah. Salah satunya adalah perlawanan terhadap seruan "Lebih Eropa" nyaris 
bungkam. Sebab disadari, hanya dengan Uni Eropa yang bekerjasama lebih erat, 
dapat dilakukan tindakan perlawanan terhadap ancaman terorisme internasional. 
Selain itu, jurang pemisah antara penentang perang Irak dengan pendukung Bush 
sudah dapat diperkecil. Memang sekutu AS di Irak, Spanyol dan Polandia menarik 
tentaranya. Dan secara demonstratif mendukung posisi Jerman dan Perancis. Tapi 
perbedaan pendapat dalam hubungan trans-Atlantik tidak melebar, justru 
sebaliknya, kedua pihak semakin mendekat. Sudah lama disadari bahwa Irak yang 
tidak stabil akan menjadi lahan subur bagi organisasi teror semacam Al Qaida. 
Namun kesadaran tersebut baru benar benar muncul kembali setelah tanggal 11 
Maret 2004.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke