Lalu fatwanya pak Din bagaimana? menurut Ulil Abschar Andalla bagaimana? menurut Gus Dur bagaimana?
Kalau di Eropa, bila kedua pihak tak sepakat, mau menikah menurut ritual apa, ya dapat melakukannya dimuka pejabat catatan sipil (Standesamt). Kalau menikah dimuka gereja Katholik (maksud saya tidak diluar tapi didalam gedung gereja), maka haruslah secara ritual katholik, dan dengan perjanjian, keturunan dari pernikahan ini harus dididik secara katholik. Banyak aliran agama yang meng-halang-halangi pernikahan lintas agama. Mungkin kita harus sadari, bahwa yang menghalangi adalah manusia, bukan sang Pencipta, yang telah menciptakan semua manusia. Dan orang masuk neraka, karena sekedar menikahi yang beda agama terdengar kurang diterima nalar, sebab, kalau kitapun mati, tak dibedakan agama, lha baju saja tidak bawa , apalagi KTP ataupun setifikat permandian, surat nikah, dsb. Ini membayangkan neraka atau surga sesuai dengan imaginasi manusia lho. Kita sering bayangkan, kalau ustadz atau pastor tak suka, maka Tuhan juga tak suka. Apalagi kalau MUI yang tak suka, pasti Tuhan lebih tak suka...kita bayangkan. Salam danardono --- In [email protected], eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Wuih, kayaknya rame nih pernikahan berbeda agama. > Saya mau tukar pengalaman saja dan tak mau menggurui. > Silakan saja mau ambil yang mana. > Saya (Islam) hampir saja menikah dengan orang yang > berbeda agama (kristen protestan). Saya sendiri pria, > umur 32. Kalau saja, orang tua saya (Ibu) tak > menghalangi, mungkin pernikahan itu udah terjadi. Tapi > akhirnya enggak...jadi. Gw nyesel juga, karena kita > udah saling cocok. > > Sepengetahuan saya, pernikahan berbeda agama itu > sama sekali tidak dilarang di dalam agama Islam. Hal > ini berlaku baik si mempelai prianya yang beragama > Islam maupun mempelai wanitanya yang beragama Islam. > Memang ada kalangan ulama yang membolehkan pernikahan > berbeda agama itu hanya jika si mempelai prianya > beragama Islam dan mempelai wanitanya beragama lain > (agama Samawi). Dan bagi wanita yang beragama Islam > haram hukumnya. > > Tapi, ada juga kalangan ulama yang membolehkan > keduanya (laki-laki dan wanita) yang menikah dengan > orang berlainan agama. Tentu saja dengan sejumlah > alasan. > > Saya sudah mengubek-ubek, alias mencari-cari > alasan-alasan pernikahan berbeda agama itu. Baik yang > melarang maupun membolehkan. Kalau tidak percaya, coba > baca buku Fiqh Lima Mazhab dalam Islam - syafei, > Hambali, Maliki, Jaffari dan Hanafi - (bisa diperoleh > di Gramedia dengan harga sekitar kurang lebih 160 > ribuan. Di situ bisa dilihat pandangan masing-masing > Mazhab tentang pernikahan berbeda agama. > > Ato baca juga buku-buku lain, tapi saya kurang > hafal judulnya. Bisa dicari di toko Buku atau di LIPI. > Di situ dijelaskan semua alasannya. Waduh, kalo > dijelaskan di sini, bakal enggak cukup dan cape > neranginnya. > > Saya juga udah tanya ke guru-guru agama - baik > yang Syiah maupun Sunni. Ternyata ada yang membolehkan > dan mengharamkan. Umumnya yang memperbolehkan adalah > jika mempelai prianya beragama Islam. > > Jadi, mau pilih yang mana? Terserah..Persoalan > dosa, kita lihat saja nanti di akhirat. Tapi saya > berkeyakinan bahwa Tuhan menciptakan perbedaan itu > pasti ada maknanya. Dan saya termasuk yang setuju > dengan pernikahan berbeda agama. > > Selamat yakin.... > > Eka, Jakarta > > > --- Elok Dyah Messwati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Pak Ari Condro, > > siapa bilang jika menikah secara katolik dua-duanya > > harus dibabtis terlebih > > dahulu??? jika yang salah satu muslim dan keduanya > > memilih untuk menikah > > secara katolik, tidak harus yang muslim dibaptis > > terlebih dahulu. Contohnya > > Mayong dan Nurul Arifin yang menikah secara katolik > > di Yogya. Apa Nurul > > pernah dibaptis menjadi katolik? kayaknya gak pernah > > tu... > > dalam pernikahan katolik, yang muslim cukup > > mendapatkan dispensasi, jadi > > tidak perlu dibaptis jadi katolik, dan dia tetap > > muslim. > > > > > > ----- Original Message ----- > > From: "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: <[email protected]> > > Sent: Monday, March 14, 2005 11:52 AM > > Subject: Re: [ppiindia] Re: Perkawinan Deddy > > Corbuzier dan Kalina > > > > > > > > > > Kalo kita rajin ngeliat acara gosip infotainment, > > > sebenarnya si Dedy ama Kalina ini dari perguruan > > > sulap tenaga dalam yang sama hehehehehehe :)) > > > > > > Dugaan saya, kenapa Dedi dan Kalina pilih > > > pernikahan secara Islam, soalnya menikah > > > secara Katolik lebih sulit dan ribet urusannya, > > > soalnya menurut hukum gereja katolik, > > > dua-duanya harus dibaptis lebih dahulu, > > > ikut konseling di paroki dengan bimbingan > > > romo tertentu yg ditunjuk otoritas gereja. > > > Baru setelah dinyatakan layak dapat > > > sakramen dan seterusnya, prosesi bisa dilanjutkan. > > > > > > Lha kalo pake aturannya kang Zainun Kamal kan > > > si Deddy nggak perlu pindah agama ke islam :P > > > > > > Demikian sekilat info. > > > > > > salam, > > > Ari Condro > > > (secara pandangan pribadi : saya tidak setuju > > nikah antar agama > > > Di Indonesia, terlalu ribet buat anak-anaknya > > > entar kayak mbak Lina Dahlan, pusiiiing mode on > > ) > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > > > Asal si Deddy engga meng"hipnotis" si Kalinanya > > sih gak apa-apa deh. > > > Jadi, ini memang pilihan si Kalinanya sendiri > > secara sadar, gak > > > emosional, gak kena cinta buta (ada apa cinta > > begini yg gak buta n > > > gak emosional). Kalau saya mikirnya cuma ke > > anak2nya aja. Mereka sih > > > dah jatuh cinta, gak bisa dibilangin lagi. > > > > > > Masalahnya, apa pemerintah ini sudah saatnya > > memfasilitasi > > > pernikahan beda agama seperti ini? Kalau > > Hidayatullah.com jelas > > > sudah berkata gak perlu dikasih fasilitas. Rasanya > > sih memang negara > > > ini belum "dewasa" ya? > > > > > > wassalam, > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************** ***** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > > Persahabatan. Menuju Indonesia > > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. > > www.ppi-india.uni.cc > > > > > > ********************************************************************** ***** > > > > > > ______________________________________________________________________ ____ > > > Mohon Perhatian: > > > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > > (kecuali sbg otokritik) > > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > > akan dikomentari. > > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > > 4. Satu email perhari: > > [EMAIL PROTECTED] > > > 5. No-email/web only: > > [EMAIL PROTECTED] > > > 6. kembali menerima email: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Eka Zulkarnain > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

