completely agree with u..
but corrupted mentality is liked a virus.., it's spreading, infected and
contaminating others.., what i said earlier is a factual condition of indo
ppl..anyway, i definitely agree that it's all begins with our self
(individually)..we cant expect others to think positive abt us if we re not
think n act positive upon our self..
perhaps in small environment/our own community it would works..but if we
look globally as a nation..i think it would takes great effort, huge
sacrificies, and perhaps..revolution (mind-revolution), im not being
pessimistic here..but only try to look at the facts..
anyway, i think it's not that we dont have enough faith for our country to
change but it's a matter how it's come to reality..many ppl had tried n
either they got banned, exiled, even assasinated.., perhaps it's very
little or less ppl have a heroic mentality for their country.., many ppl
talking abt jihad in an ugly term, but perhaps if we could see it in a
different perceptive.., do we dare enough to fight for our idealism of a
good nation, do we dare to rage a jihad for our country..not against each
other bcs of differences..but moreover do we dare to jihad with our
self..bcs to change a nation is begins with our self..the question is..do
we dare enough..?
in time before our independence..too many heroes died for a great cause..,
now i think indo needs many heroes to change our country..not for war
against malaysia..but war within our country..to change the nation n the
ppl..
so do any of you want to be one..?::))..
Satrio Arismunandar
<satrioarismunandar To:
[email protected]
@yahoo.com> cc:
Subject: Re: [ppiindia]
Pembalap Wanita Pertama Kalahkan
03/18/2005 10:22 AM Pria di Iran
Please respond to
ppiindia
Kalau kita tidak menghargai diri sendiri dan bangsa
kita sendiri, mengapa kita harus mengharap orang
menghargai diri dan bangsa kita?
Kebanggaan itu tidak datang dari langit, tapi muncul
dari kesadaran dan karya yang kita lakukan. Kalau kita
tidak berbuat apa-apa, tidak berkarya, tidak
menghasilkan, tentu tidak ada yang patut dibanggakan,
bukan?
Budaya? Culture? Budaya adalah ciptaan manusia. Maka
SEGALA YANG DICIPTAKAN MANUSIA, PASTI BISA DIUBAH OLEH
TANGAN MANUSIA.
Ketidakpercayaan diri, KETIDAKPERCAYAAN BAHWA KITA
MAMPU MENGUBAH NASIB DENGAN USAHA KITA SENDIRI, adalah
salah satu ciri juga adalah kelemahan sikap mental....
--- Carla Annamarie <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> honestly and logically..apa yg bisa dibanggain klo
> menjadi org indo..?
> paling2 di dunia internasional org indo dikenal dgn
> keramahtamahannya..,
> kayaknya lama2 jd basi jg.., karakter n mentalitas
> mungkin adalah jawaban
> dari super mega multi dimensi permasalahan2 negara
> indo, tp krn budaya
> paternalistik yg udah mengakar kuat, perubahan kudu
> mulai dari atas..baru
> yang bawah ngikutin.., , yang ada diatas aja udah
> peri-kebinatangan.., lack
> of humanity n sensitivity, degradasi moral.., gimana
> yg bawah dunk..?..
> membangun karakter adalah membangun peradaban suatu
> bangsa.., maybe from
> all the history of all nations in the world.., what
> kinda story of
> history..we have exactly..? setiap negara yang punya
> nama..pasti punya
> sejarah.., history has been made.., the question is
> what kinda history
> which ppl thru out the world will recognize and
> remember us.., a great
> nation or a nation of nothing..
>
>
>
>
>
>
> Satrio Arismunandar
>
>
> <satrioarismunandar To:
> [email protected]
>
> @yahoo.com> cc:
>
>
>
> Subject: Re: [ppiindia] Pembalap Wanita Pertama
> Kalahkan
> 03/18/2005 09:07 AM
> Pria di Iran
>
> Please respond to
>
>
> ppiindia
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Problem Indonesia itu adalah sikap mental...
> Kita boleh miskin dan terbelakang, tapi jika punya
> sikap mental yang kuat, kita bisa maju dan berjuang
> lepas dari kemiskinan...
>
> Tapi, jika sikap mentalnya lemah, kita tak punya
> rasa
> percaya diri sebagai bangsa (menjilat orang asing,
> meludahi bangsa sendiri), mau hidup enak tanpa kerja
> (makanya korupsi), tak punya rasa tanggung jawab
> (habis korupsi, kabur ke luar negeri), tak punya
> visi
> jangka panjang, hanya berpikir pendek (hutan-hutan
> ditebangi, tanpa berpikir nasib anak cucu nanti),
> serakah dan tamak (mudah disuap), punya rasa
> solidaritas yang keliru (melindungi sesama anggota
> partai atau korps, biarpun dia korupsi atau
> melanggar
> HAM), dst..dst...
>
> Makanya, para Founding Fathers kita dulu selalu
> bilang
> perlunya "membangun karakter" (character building).
> Di
> zaman Orde Baru, kita membangun ekonomi/duit
> (terutama
> untuk Soeharto dan para kroni), tapi sekaligus
> merusak
> karakter... Hasilnya ya seperti ini....
>
> Celakanya lagi, kita mendapat pemimpin-pemimpin yang
> bermental kolaborator, cooperator, komprador,
> koruptor, dan entah apa lagi....
>
> Rio
>
>
> --- Ismail Prawira Kusuma <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
> >
> > Mungkin kalau hal seperti ini terjadi di AS atau
> di
> > Eropa sana tak akan
> > terlalu "menggugah". Tapi ini terjadi di Iran,
> > negeri yang katanya banyak
> > membelenggu hak-hak perempuan (?). Inilah
> > istimewanya.
> >
> > Bagi kita di Indonesia, mungkin bukan "juara"-nya
> > dalam balapan mobil, tapi
> > adalah semangatnya mendobrak sesuatu yang telah
> > dianggap mapan, sesuatu yang
> > mungkin dianggap tak mungkin dicapai.
> >
> > Ini mungkin bisa dijadikan pelajaran dalam upaya
> > memberantas korupsi di
> > negeri kita. Banyak orang yang bilang ini tak
> > mungkin, mustahil, atau
> > minimal "Wah... susah banget". Tapi dengan
> > keyakinan, ini pasti bisa. Sejauh
> > mana? ya, tentu ini bergantung pada seberapa besar
> > kita mampu mengedepankan
> > kepentingan negara daripada hak kepentingan kita
> > sendiri.
> >
> > Mimpi? mungkin, tapi bukankah banyak hal besar
> > kadang dimulai dari sebuah
> > mimpi?...
>
>
>
> > ----- Original Message -----
> > From: "Carla Annamarie"
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Wednesday, March 16, 2005 12:03 PM
> > Subject: [ppiindia] Pembalap Wanita Pertama
> Kalahkan
> > Pria di Iran
> >
> >
> > >
> > > Rabu, 16 Mar 2005,
> > > Pembalap Wanita Pertama Kalahkan Pria di Iran
> > >
> > >
> > >
> > > LEMBARAN sejarah diukir seorang Laleh Seddigh.
> > Dia menjadi pembalap
> > wanita
> > > pertama di Iran yang menjadi kampiun di sebuah
> > ajang balap mobil.
> > Hebatnya,
> > > Seddigh menjadi juara setelah mengalahkan
> > pembalap pria. Dan,
> > prestasi
> > > Seddigh itu langsung diukir dengan tinta
> > emas dalam sejarah
> > negara
> > > berdirinya Republik
> > Iran.
> > >
> > > Sosok Seddigh yang berusia 28 tahun memang
> menjadi
> > buah bibir di
> > negerinya.
> > > Tak hanya andal dalam menggeber pedal mobil
> > balapnya. Dia juga cantik
> > dan
> > > cerdas. Sebuah gelar PhD dari Teheran kian
> > membuat namanya dikenal
> > sebagai
> > > pembalap yang jenius. Tak heran jika dia
> mendapat
> > julukan Schumacher
> > cilik.
> > >
> > >
> > > Selama dua tahun, Seddigh, membentuk dirinya
> > menjadi salah satu
> > pembalap
> > > yang menjanjikan di Iran. Bahkan ia menjadi
> > pembalap terbaik bukan
> > hanya
> > > bagi kaum wanita namun menyaingi
> > pembalap-pembalap pria. "Sebagian
> > besar
> > > dari mereka, saya pikir, cemburu. Tetapi saya
> > tidak peduli," kata
> > Seddigh
> > > ketika ditanyakan apa yang dirasakan kaum pria
> di
> > Iran atas
> > kesuksesannya.
> > > "Saya akan terus berusaha dan berusaha serta
> > berharap akan menjadi
>
=== message truncated ===
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/