kalo mbak baca hadist nabi. akan tetap ada sebagian umatku yang akan berada dalam haq. dia tidak membahayakan bagi yang menyelisihi maupun yang tidak suka kepadanya. (intinya kayak gitu, kurang lebih). jadi saya pikir....umat bukannya orang arab doang. semua orang di seluruh dunia, kalo sesuai dengan ajaran yang haq. juga akan masuk ke kategori manusia beruntung itu. saya pikir, setelah saya mempelajari berbagai macam aliran islam (dan ada juga yang beberapa saya sempat aktif didalamnya) saya menemukan ada yang tekstual, sampai kontekstual,ada yang cuma pake alquran doang, ada juga yang sampe pake hadist2 maudhu' atau dhaif, dan saya pikir setelah saya baca2 tentang counter atas "pemimpin perempuan" di beberapa buku. yang disajikan dengan dalil alquran (berarti tekstual) dan juga hadist shahih (tekstual) kemudian ada atsar dan pemahaman shahabat (kontekstual) dan berarti bukan satu dua dasar knapa ga boleh imam perempuan. saya pikir integrasi teks dan konteks itu mampu menjawab fenomena tentang "perkembangan" dien islam yang (benar kata mbak) umat ini semakin jauh dari ajaran diennya.
--- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Betul, SUMBER hukum dalam Islam yang berlapis-lapis > yg menjadi > halal/haram, sunnah, jaiz, makruh...BUKAN HANYA dari > AlQur'an namun > perlu dicamkan bahwa AlQur'an adalah sumber segala > Hukum. Kapan di > haramkan juga semua tergantung pada sikon atau > konteks kan? Manusia > mempunyai hak (berdasarkan sikon dan > konteksnya)menentukan kapan > halal dan haramnya. Saya pikir itu lah perlunya para > fuqaha. > Haramnya babi sudah sangat jelas dalam > AlQur'an...tapi tatkala > situasi manusia dalam perang dan tak punya makanan > apapun selain > babi, itupun menjadi halal...Apalagi dengan masalah > ini yang tak > jelas tercantum dalam AlQur'an?? > > Mas Abu, saya berpendapat bahwa seorang wanita > menjadi iman/pemimpin > dalam sholat maupun negara adalah hal yang sama, > buat saya ini boleh- > boleh saja, bukannya haram karena kalau dikatakan > haram itu > mempunyai sangsi hukum yang jelas: berdosa.....Hal > ini menjadi haram > tatkala konteks masyarakat menjadikan wanita sebagai > budak seks atau > kaum kelas bawah...Tapi tatkala masyarakatnya bisa > menghargai wanita > sebagaimana layaknya, saya kira ini tidak lagi > menjadi barang haram. > Coba deh mas Abu perhatikan alasan2 para fuqaha > mengutuk keras > wanita menjadi imam sholat? Apa tuh coba, mas??? > > Apa sih syarat menjadi pemimpin? Mengapa dalam dunia > Islam > diundangkan bahwa pemimpin itu harus laki? Setahu > saya ini hanya > berdasarkan hadist...dan hadistnyapun bersifat > satu-satunya > hadist...yang tidak ada hadist pendukung lainnya > dan...tak tercantum > dalam AlQur'an sebagai sumber dan rujukan hukum... > > Saya tidak menyepelekan para fuqaha, tapi hukum dan > tafsir yang > mereka berikan itu sangat terikat kepada kultur dan > waktu mereka > saja... > > Saya juga mengira-ngira dalam waktu tak lama lagi > ajaran2 Islam yang > murni, jauh dari ajaran lokal Arab yang dipengaruhi > oleh hadist2/as > sunnah akan mengadakan reformasi ajaran Islam yang > sekarang ini > dipenuhi dgn kekerasan, keterbelakangan dalam > ekonomi dan > tekhnologi. Insya Allah , umat Islam di Amerika > sudah melihat > kebaikan sistem pemerintahan Amerika dalam > melindungi setiap > kepercayaan dalam beragama. Ini sangat > menggembirakan bagi pendakwah > yang berpikir maju. > > wassalam, > > --- In [email protected], abu abdurrahman > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > waduh.....gmn yah. mask mulai belajar hukum (fiqh) > > dari kayak pas sd lagi. hukum dalam agama islam > bukan > > hanya dari al-quran doang, mbak lina. ada juga > hadist2 > > shahih, terus atsar sahabat. kalo cara berpikirnya > > kayak gini...ya kacau juga agama kita (tekstual > bgt). > > lagian al-hadist itu khan justru menjelaskan > hukum2 > > yang belum disampaikan secara letterleh. terus > ada > > lagi atsar shahabat. dan dari hadist dan atsar > > shahabat (yang terkenal sebagai penjelas al-quran > di > > kalangan shahabat adalah ibnu abbas, baca deh > > hadisnya, tentang doa rasul untuk ibn abbas) ini > kita > > mendapati ilmu dien kita dalam bentuk penjelasan2 > > (kontekstual). jadi bukan al-quran doang dan islam > > tidak tekstual mbak......mohon dikritisi lagi. > > > > trus masalah perbedaan pendapat. gw pikir ga > masalah, > > selama itu sesuai dengan ketentuan. berdasarkan > dalil > > al-quran, assunnah, dan penjelasan dari shahabat. > > karena yang paling tau dien ini khan rasul dan > sahabat > > (tentunya atas petunjuk allah). tp kalo > ngasal..versus > > ..berdalil ......ya sori aja, ntar emak gw di > rumah > > juga bisa kasih komentar dung. padahal ngaji aja > blom > > lancar. hehehheheh > > > > --- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Saya setuju dengan teman saya yang berpendapat > > > seperti ini: > > > > > > Tentang larangan wanita menjadi pemimpin dan > menjadi > > > imam untuk laki > > > laki tidak ada dalam Al Quran. Oleh karena itu > > > setiap ulama2 > > > haruslah menghormati pendapat ulama2 lainnya. > Hukum2 > > > Allah yang > > > jelas seperti haram memakan daging babi, maka > semua > > > ulama setuju dan > > > begitu pula hal2 lainnya.Kalau ada hadist2 yang > > > mengaharamkan > > > kembali lagi itu adalah peraturan setempat, > > > peraturan orang Arab, > > > bukan peraturan dari Allah swt. > > > > > > Jadi tidak boleh segolongan ulama membenarkan > > > pemahamannya yang > > > mutlak yang harus dikuti oleh orang lain. Cara > > > berpikir begini akan > > > menimbulkan perselisihan dan akhirnya saling > saling > > > melemahkan, dan > > > berantam. > > > > > > Sedangkan Allah sudah memperingatkan kepada > ulama2 > > > dalam al Quran > > > QS.49:11."wahai orang2 beriman! janganlah kamu > > > saling menyalahkan > > > golongan yang lain, belum tentu yang menyalahkan > > > benar dan belum > > > tentu yang disalah kan salah kemungkinan mereka > > > benar.." > > > > > > wassalam, > > > Lina > > > > > > --- In [email protected], abu abdurrahman > > > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > barangkali beliau belum terlalu mengerti mbak > > > lina.....jadi mbak > > > carla ini khan "pengamat" yang melihat ada > orang > > > yang (katanya) > > > dedengkot dalam maslah dien (kan dia profesor > tuh > > > yang jadi imam) ya > > > terus dipikir ini sebuah revolusi besar. memang > > > salah kita2 juga > > > sih.......kadang2 jauh dari ajaran yang haq, > jadi > > > keblinger deh. > > > semoga tidak banyak yang ketepu. sori kalo agak > > > kasar. > > > wassalamualaykum > > > > > > > > Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > he..he...ini mestinya dimasukken kedalam salah > > > satu 14 sifat > > > wanita > > > > yang tidak disukai pria itu ....jadi 15 deh! > > > > > > > > wassalam, > > > > --- In [email protected], Carla > Annamarie > > > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > > > ----- Forwarded by Carla > > > Annamarie/PRUIDN/IDN/Prudential on > > > > 03/28/2005 > > > > > 04:38 PM ----- > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Una Koalisi > > > > > > > Perempuan > > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try our new resources site! http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

