--- RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> 
> Ya memang begitulah, mas mas. Seperti Anda katakan.
> 
> Perkembangan peradaban berjalan secara universal dan
> saling menjalar 
> dari wilayah satu kewilayah lain, sehingga sulit
> dikatakan, bangsa 
> anu menemukan ilmu anu.
> 
> Pada saat yang hampir sama, peradaban Firaun,
> Sumeria, Iran, Tiongkok 
> dan India. Yang PENTING, suatu perkembangan
> peradaban adalah hasil 
> karya suatu budaya bangsa, misalnya Mesir kuno,
> Maya, Tiongkok, 
> India, Iran dsb. BUKAN agama yang kebetulan dipeluk
> mayoritasnya. 
> Penemuan teekhnik pembuatan porselen ditemukan di
> Tiongkok, apakah 
> ini lalu ilmu Tao atau Konfucianisme?
> 
> Perkembangan dahyat Jepang kini, juga tidak kita
> namakan, 
> perkembangan ilmu Shinto. Kejayaan negara Shinto.
> Tidak kan? Atau 
> perkembangan Eropa dan USA adalah perkembangannegara
> negara 
> Kristiani? Tidak pula kan?.

Sebelum Islam datang, bangsa Arab adalah bangsa nomad
yang bodoh. Saling berperang satu sama lain. Berada
dalam jajahan Romawi dan Persia. Tapi begitu agama
Islam datang dengan ajaran "iqra'" (perintah membaca),
menuntut ilmu wajib bagi muslim pria dan muslim
wanita, serta berjuang sekuat tenaga (jihad), maka
bangsa Arab segera menjadi bangsa yang bukan saja
melek huruf, tapi juga mempunyai banyak perpustakaan
serta mengembangkan ilmu pengetahuan. Akhirnya bukan
saja lepas dari penjajahan Romawi dan Persia, tapi
juga menundukkan keduanya bahkan kekuasaannya sampai
portugis dan spanyol.

Kenapa perkembangan Eropa dan AS tidak dinamakan
perkembangan Kristiani?

Karena sebelum agama Kristen masuk, peradaban Eropa
(Yunani dan Romawi) begitu tinggi. Mereka menguasai
wilayah sekitarnya. Tapi begitu agama Kristen masuk,
Eropa langsung masuk ke dalam abad kegelapan (Dark
Ages). Galileo diancam hukuman mati oleh para
pendeta(begitu pula dgn Nicolao Copernicus) hanya
karena mengatakan bumi itu bulat. Para pendeta
beranggapan bumi itu datar.

Akhirnya, setelah diadakan gerakan sekularisasi
(pemisahan agama dengan negara), baru Eropa bisa maju.

Begitu.
Islam maju karena melaksanakan ajaran agama Islam,
seperti membaca, menuntut ilmu, berjuang, dsb, dan
mundur ketika ummatnya meninggalkan ajaran Islam.

Sebaliknya, Eropa masuk Dark Ages ketika para pendeta
berkuasa, dan maju ketika memisahkan agama dari negara
(sekularisasi)


Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.nizami.org


                
__________________________________ 
Yahoo! Messenger 
Show us what our next emoticon should look like. Join the fun. 
http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke