once again..u have made excellent points..Mbah..

anyway, scr psikologis bisa dipahami, akar pemahaman budaya dari Islam
berbeda dari pemahaman budaya dari bgs2 lain, masalahnya Islam selalu
mengkaitkan semua aspek dengan keIslamannya, akan tetapi jika diperhadapkan
dengan realitas sosial/peradaban, kemajuan tehnologi/ilmu pengetahuan yang
ada saat ini dibanding dengan negara2 lain, seperti eropa, amerika, china,
jepang.., peradaban Islam mungkin kalah jauh, bahkan tertinggal jauh
dibelakang, contohnya..negara arab selama ini mengandalkan sumber daya
alamnya, tetapi kemampuan untuk invention dan tehnologi bahkan pengembangan
sumber daya manusianya ketinggalan dengan negara2  lain, , negara singapore
termasuk neg tanpa sumber daya alam, luas tanahnya juga kecil, tapi bisa
jadi neg perdagangan yang diakui dunia, sehingga banyak orang mengkhayalkan
kembali dunia kejayaan islam (yang pada dasarnya kejayaan itu hanya
bersifat lokal dan dikenal hanya dikalangan Islam sendiri) hal-hal tersebut
timbul dari rasa inferioritas, mungkin kehilangan identitas, ingin
mengeklusifkan diri karena melihat perkembangan peradaban dunia saat ini,
dana rasa ketakutan berlebihan terhadap segala sesuatu yang bukan Islam,
actually  perhaps there're two choices..
either they mingled, blend, or keep up with the rest of  world or they just
left behind..




                                                                                
                           
                      "RM Danardono                                             
                           
                      HADINOTO"                To:       
[email protected]                          
                      <[EMAIL PROTECTED]        cc:                             
                            
                      oo.de>                   Subject:  Nabi Lebih Liberal 
Progresif daripada Ulil   Re:  
                                                [ppiindia] Kejayaan Negara 
Islam - Re: Absurditas Khilafah 
                      04/07/2005 01:06          Islamiyah                       
                           
                      PM                                                        
                           
                      Please respond to                                         
                           
                      ppiindia                                                  
                           
                                                                                
                           
                                                                                
                           






Ya memang begitulah, mas mas. Seperti Anda katakan.

Perkembangan peradaban berjalan secara universal dan saling menjalar
dari wilayah satu kewilayah lain, sehingga sulit dikatakan, bangsa
anu menemukan ilmu anu.

Pada saat yang hampir sama, peradaban Firaun, Sumeria, Iran, Tiongkok
dan India. Yang PENTING, suatu perkembangan peradaban adalah hasil
karya suatu budaya bangsa, misalnya Mesir kuno, Maya, Tiongkok,
India, Iran dsb. BUKAN agama yang kebetulan dipeluk mayoritasnya.
Penemuan teekhnik pembuatan porselen ditemukan di Tiongkok, apakah
ini lalu ilmu Tao atau Konfucianisme?

Perkembangan dahyat Jepang kini, juga tidak kita namakan,
perkembangan ilmu Shinto. Kejayaan negara Shinto. Tidak kan? Atau
perkembangan Eropa dan USA adalah perkembangannegara negara
Kristiani? Tidak pula kan?.

Ini yang sering disalah pahami, dan timbul julukan masa perkembangan
ilmu pengetahuan islami. Kejayaan negara Islam.

Banyak theori ilmu pengetahuan modern ditemukan oleh orang Yahudi
penganut agama Yahudi di Israel, namun ilmu yang ditemukannya, adalah
ilmu fisika, kedokteran, biologi, ekonomi, dll, bukan ilmu Yahudi.
Tidak menandakan kejayaan negara Yahudi. Kejayaan USA bukanlah
kejayaan negara Kristen. Demikian juga Eropa. Jepang. Perkembangan IT
kini di India, bukanlah kejayaan negara Hindu.

Salam

danardono






--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> setuju bung bobby...
>
> kalau pake bahasa anak-anak muda dari partai rakyat demokratik
(prd),
> setiap nabi itu progresif revolusioner hehehe...
>
> mereka selalu membawa perubahan besar pada zamannya
> masing-masing...
>
> manusia biasa paling banter cuma jadi reformer/pembaru... itupun
> harus menanggung resiko dicap kufur, bid'ah, dan sejenisnya...
itulah
> nasib yang pernah menimpa martin luther, ahmad dahlan, dll...
>
> salam,
>
>
> At 07:43 AM 4/6/05 -0700, you wrote:
>
> >Orang barat menyebut angka yg dipakai angka arab, orang Arab
menyebutnya
> >angka India.
> >Orang-orang Arab di barat (berpusat di Spanyol) belum mengenal
angka nul,
> >mereka mengenal angka nul dari orang-orang Arab di timur (berpusat
di
> >Bagdad). Sehingga awalnya bule-bule jg nggak kenal angka nul.
> >
> >Al - Khawarizmi menulis 2 buku yg sangat terkenal, darinya dikenal
aljabar
> >dan algoritma spt ditulis Nizami. Selain Al-Khawarizmi masih
banyak
> >cendekiawan dan ilmuwan lain. Hal ini tidak aneh karena banyak
Hadis yg
> >memberi semangat pada ilmu pengetahuan spt:
> >
> >Carilah ilmu pengetahuan mulai dari ayunan sampai ke liang lahat
> >Carilah ilmu pengetahuan walaupun sejauh Cina
> >Orang berilmu walaupun sedikit, lebih baik daripada orang yang
banyak ibadah
> >Seorang alim (berilmu) tujuh puluh kali lebih tinggi derajatnya
daripada
> >seorang abid (yg banyak beribadah).
> >
> >Itu lah yang aku baca (salah satunya dari buku Islam Rasional oleh
Prof Dr
> >Harun Nasution, percetakan MIZAN). Kalau melihat begini aku jadi
bertanya
> >mengapa orang-orang seperti Cak Nur, Gus Dur, Ulil A Abdala, dll
masih
> >banyak jg dimaki-maki sesama muslim????  Aneh!!!!  Kalau membaca
hadis di
> >atas, jelas sekali Ulil itu tidaklah terlalu liberal. Kalau Nabi
Muhammad
> >sudah mengatakan belajarlah sampai ke negeri orang kafir (Cina)
pada lebih
> >dari 1400 tahun lalu, gimana opini-opini kaya Ulil itu bisa
dibilang
> >murtad dan ada yg memberi fatwa mati segala...   Bener-bener
> >aneh....  Sekali lagi 1400 tahun lalu...  Ulil kok liberal,
progresif..???
> >.  nggak ada apa-apanya lah  dibanding dengan Nabi Muhammad..!!!!!
> >
> >Lalu kok bisa kaya gini sekarang? Salah satu jawaban dari Prof
Harun,
> >Islam emang sangat maju di jaman Islam Klasik (650-1250 M) tapi
setelah
> >itu (1250-1800 M) jadi kolot konservatif, karena pemikiran
rasional
> >diganti pemikiran tradisional yang sempit.
> >
> >Di tempat lain ada yg mengatakan: sebabnya karena budaya
berfilsafat
> >dimatikan. filsafat spekulatif diharamkan.
> >
> >Sungguh sayang. Padahal Islam bisa membantu banyak menghilangkan
> >racun-racun budaya modern. Islam sebenarnya dapat berdampingan
dengan
> >Pemikir-Pemikir Barat misalnya Mazab Frankfurt (Misalnya
Frankfurter
> >Schule : Horkheimer, Adorno, Herbert Marcuse, Juergen Habermas
dkk) yang
> >terus menerus mencoba lebih memanusiakan jaman. Yang lebih
membebaskan.
> >
> >Logika Nizami betul sekali. Kalau orang arab dianggap tidak
menemukan
> >apa-apa, maka orang barat jg bisa dianggap demikian. Bule-bule
dulu jelas
> >masih bego dibanding arab-arab. Tapi justru itu ironisnya, kenapa
sekarang
> >mereka lebih maju? Mungkinkah ini bukti kebenaran bahwa roda
selalu
> >beputar???  Lalu kapan nasib tanah air tercinta ini naik ke atas?
> >
> >Daripada kita saling menggelembungkan NARSISME kita, saling
> >merendahkan.  Mari kita berdoa bersama untuk perbaikan nasib ibu
pertiwi
> >ini. Siapa tahu Allah mulai "mengerti" kita karena suara keras
kita yang
> >saling memaki semakin meredup.
> >
> >Wassalam
> >Bobby Budiarto
> >
> >
> >
> >
> >
> >A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >Orang Barat saja mengaku bahwa angka yang dipakainya
> >adalah "ARABIC NUMERAL" (baca: Islam), yang berarti
> >angka Arab.
> >
> >Orang Barat juga yang menyebut beberapa ilmu sebagai
> >"ALGEBRA" (Aljabar), "ALGORITHM" (Algoritma), dll.
> >
> >Kalau anda mengatakan bahwa ummat Islam/Arab tidak
> >menemukan apa2 karena sekedar mengambil ilmu Persia,
> >dll, ya berarti Barat juga tidak menemukan apa2 karena
> >hanya mengambil ilmu dari Islam seperti angka Arab,
> >Aljabar, algoritma, dll.
> >
> >Menurut saya, orang berbudi adalah orang yang tidak
> >lupa darimana ilmu tsb dia dapat. Menyangkal
> >pemberian/ilmu dari pihak lain adalah perbuatan
> >amoral.
> >
> >--- Samudjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > > Maksudnya diterjemahkan ke bahasa Arab, bukan
> > > diklaim
> > > Kebudayaan Islam tidak dikenal sebagai pengklaim
> > > ilmu
> > > Berkali-kali dalam AlQuran dikatakan
> > > "Kebenaran itu datang dari Tuhanmu, maka kamu jangan
> > > termasuk orang yang
> > > ragu-ragu"
> > > Sehingga merangsang orang Islam (jadul) menuntut
> > > ilmu demikian juga berbagai
> > > pengungkapan fenomena alam dalam AlQuran.
> > > Dari sana berkembanglah ilmu Astronomi sebagai upaya
> > > manusia untuk mengerti
> > > kedudukan mereka di alam ini.
> > > Kemudian Islam menjadi pemegang obor keilmuan selama
> > > beberapa abad sampai
> > > Baghdad sebagai pusat dokumentasi keilmuan hancur
> > > dalam waktu 3 hari invasi
> > > bangsa Mongol, sungai tigris berubah warnanya
> > > menjadi hitam  akibat
> > > lunturnya tinta dari buku-buku yang dibuang disana
> > > Ilmu kedokteran kemudian berkembang di Andalusia,
> > > Ibnu Sina menulis buku
> > > pengobatan dengan sangat teliti, sehingga sampai
> > > abad ke 17 menjadi text
> > > book yang penting di dunia kedokteran.
> > > Ada ilmu yang secara spesifik dilarang dikembangkan
> > > oleh AlQuran, ilmu
> > > tersebut pertama kali dikembangkan di negeri Babil
> > > yaitu ilmu sihir.
> > > Termasuk didalamnya adalah apa yang diperagakan
> > > dalam acara TV Hypnotis
> > > Pada masa kerajaan Islam yang terakhir di Turki,
> > > berkembang ilmu tata kelola
> > > agraria sebagai upaya manusia untuk menetapkan hak
> > > atas sebidang tanah,
> > > arsipnya sedemikian lengkap sehingga ada sengketa
> > > tanah abad ke 20 di Asia
> > > tengah diselesaikan dengan memakai bukti tertulis
> > > yang masih tersimpan di
> > > Istanbul.
> > > Itulah sekitar ilmu-ilmu yang berkembang pada masa
> > > kejayaan Islam
> > > Kalo ilmu korupsi berkembangnya kapan yah ?
> > > samudjo
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "Carla Annamarie"
> > > <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: <[email protected]>
> > > Sent: Wednesday, April 06, 2005 8:11 AM
> > > Subject: Re: [ppiindia] Kejayaan Negara Islam - Re:
> > > Absurditas Khilafah
> > > Islamiyah
> > >
> > >
> > > >
> > > >
> > > > Pada saat itu, ilmu pengetahuan berkembang, dari
> > > aljabar (Algebra),
> > > > Algoritma, Alkimia, kedokteran, dsb. Bahkan angka
> > > yang kita pakai
> > > > saat ini berasal dari dunia Islam yang disebut
> > > "Arabic Numeral"
> > > > (lawannya angka romawi).
> > > >
> > > > > sebenarnya ilmu pengetahuan yang diklaim oleh
> > > bgs Arab sebagai
> > > > penemuannya adalah ilmu pengetahuan yang berasal
> > > dari Persia yang
> > > > diambil/diklaim oleh bgs arab saat mereka
> > > menginvasi Persia, Persia saat
> > > > itu peradabannya sdh maju, dan di jmn itu didunia
> > > sdh ada 2 peradaban
> > > > tinggi yang sudah maju yaitu berasal dari Romawi
> > > dan Persia, Persia
> > > > diinvasi oleh org arab maka stlh asimilasi, org
> > > arab mengklaim bhw semua
> > > > pengetahuan Persia adalah ilmu pengetahuan yang
> > > diinvented org arab..
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >                       Sandy Dwiyono
> > > >                       <sandydwiyono2005a
> > > To:
> > > [email protected]
> > > >                       @yahoo.com>
> > > cc:
> > > >
> > > Subject:  Re: [ppiindia]
> > > Kejayaan Negara Islam - Re:
> > > >                       04/05/2005 06:13
> > > Absurditas Khilafah
> > > Islamiyah
> > > >                       PM
> > > >                       Please respond to
> > > >                       ppiindia
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Saya hanya mengingatkan kepada umat Islam agar jgn
> > > terlalu banyak melihat
> > > > ke belakang. Sebentar-sebentar mengingat yg telah
> > > lalu. Lebih baik kita
> > > > menatap masa depan. Sebaik apapun masa lalu, kalau
> > > masa kini
> > > ancur-ancuran,
> > > > ya percuma saja. Islam mengalami masa kejayaan
> > > sudah lama sekali, dari
> > > abad
> > > > 7 - 12 M, sudah lama sekali, walau masa jayanya
> > > cukup  lama sekali,
> > > sekitar
> > > > 5 abad. Amerika belum 2 abad, Uni Sovyet belum
> > > seabad udah
> > > > berkeping-keping.  Kita raih kembali kejayaan,
> > > dengan menguasai Ilmu
> > > > Pengetahuan dan Teknologi. Tanpa itu, semuanya
> > > Omong Kosong.
> > > >
> > > >
> > > > >
> > > > >--------->
> > > > >Pada saat itu, ilmu pengetahuan berkembang, dari
> > > aljabar (Algebra),
> > > > >Algoritma, Alkimia, kedokteran, dsb. Bahkan angka
> > > yang kita pakai
> > > > >saat ini berasal dari dunia Islam yang disebut
> > > "Arabic Numeral"
> > > > >(lawannya angka romawi).
> > > > >
> > > > >
> > > > >DH: Lhaaa mass, negara Islam mana kini yang dapat
> > > mengembangkan high
> > > > >tech dalam segala bidang? Sanggup? Yang dulu itu
> > > pengetahuan masih
> > > > >sangat sederhana, dan sudah tak berbekas.
> > > bagaimana yang sekarang?
> > > > >
> > > > >============================
> > > >
> > > > saya percaya kemajuan peradaban itu milik seluruh
> > > umat manusia... dan
> > > > kemajuan teknologi diwariskan dari zaman ke zaman
> > > secara bergiliran dan
> > > > berkaitan... tak ada teknologi yang hilang tak
> > > berbekas...
> > > >
> > > > peradaban islam bisa begitu maju pada abad 7-14
> > > karena masyarakat saat
> > > > itu rajin menterjemahkan karya-karya para
> > > intelektual romawi... tak cuma
> > > > menterjemahkan, mereka kemudian mengembangkan
> > > sendiri... dari proses
> > > > itu lahir ahli-ahli seperti avicena (ibnu sina),
> > > averoes (ibnu rusyid),
> > > > dll...
> > > > khasanah ilmu pengetahuan pun berkembang... tak
> > > cuma di bidang
> > > > matematika, kimia dan kedokteran, tapi juga
> > > filsafat...
> > > >
> > > > pada periode itu ilmu pengetahuan begitu
> > > dihormati... mereka yang berilmu
> > > > mendapat penghargaan besar... tak peduli dia
> > > beragama islam, kristen
> > > > atau yahudi...
> > > >
> > > > kemudian peradaban islam redup... dan barat
> > > mengambilalih lewat proses
> > > > pencerahan (renaissance/aufklarung)... proses ini
> > > mirip dengan masa awal
> > > > perkembangan islam... ada proyek penterjemahan
> > > berbagai macam buku
> > > > dan kemudian pengembangan sendiri...
> > > >
> > > > tak salah bila ilmuwan besar seperti isaac newton
> > > mengaku dia bisa
> > > > melahirkan karya besar karena "berdiri di atas
> > > bahu para raksasa..."
> > > > ilmu pengetahuan memang tak pernah muncul dari
> > > kenihilan...
> > > >
> > > > kita tahu, jepang juga memulai modernisasi pada
> > > masa restorasi meiji
> > > > di awal abad 18 dengan proyek penerjemahan
> > > buku-buku pengetahuan
> > > > dari barat... selain itu mereka mengirim ribuan
> > > ilmuwan (termasuk para
> > > > ronin = samurai yang tak lagi memiliki tuan, agar
> > > tak menimbulkan
> > > > kekacauan di dalam negeri) untuk belajar ke
> > > amerika dan eropa...
> > > >
> > > > mungkinkah setelah barat (eropa dan amerika),
> > > peradaban maju
> > > > umat manusia berikutnya akan dipimpin
> > > manusia-manusia
> >=== message truncated ===
> >
> >
> >Bacalah artikel tentang Islam di:
> >http://www.nizami.org
> >
> >
> >
> >__________________________________
> >Yahoo! Messenger
> >Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
> >http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest
> >
> >
>
>*********************************************************************
******
> >Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
> >yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
>*********************************************************************
******
>
>_____________________________________________________________________
_____
> >Mohon Perhatian:
> >
> >1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> >2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
> >3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> >4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> >5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> >6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> >
> >
> >---------------------------------
> >
> >Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >    To visit your group on the web, go to:
> >http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
> >
> >    To unsubscribe from this group, send an email to:
> >[EMAIL PROTECTED]
> >
> >    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
> >
> >
> >
> >---------------------------------
> >Yahoo! Messenger
> >  Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
> >
> >[Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
>
>*********************************************************************
******
> >Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
> >yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
>*********************************************************************
******
>
>_____________________________________________________________________
_____
> >Mohon Perhatian:
> >
> >1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> >2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
> >3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> >4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> >5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> >6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links












------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke