--- In [email protected], Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> BTW, dalam konflik TRIKORA, alat-alat perang dari
> negara barat termasuk MTB yang tenggelam itu kena
> embargo (biasa sesama setan berkulit putih harus
> saling membantu!) sama seperti sekarang, sehingga
> belanda berani petentang-petenteng kaya preman pasar
> johar, sama persih seperti nekolim di sebelah republik
> ini...

Nah inilah intinya. 

Operasi militer hanya akan sukses kalau seluruh masalah logistik 
diamankan. Disinilah, Jerman dan Jepang kedodoran pada PD II. Pada 
awalnya mereka menyapu medan perang, baik udara, darat dan laut, 
dengan alat alat perang yang canggih dalam jumlah yang mengesankan.

Namun, dengan panjangnya jalan pertempuran, maka dibutuhkan, 
penggantian alat alat yang hancur. walau kedua negeri ini MAMPU 
memproduksi sendiri alat alat perang, namun pada paruh dua 
peperangan, mereka sudah ter-mehek mehek.

Ketika Stalingrad dikepung Rusia, Jerman tak mampu lagi mengirim alat 
alat perang baru untuk mematahkan kepungan Rusia dan membebaskan 
pasukan mereka. 

Seluruh 6th Army Jerman dibawah jendral Paulus amblas!

Demikian juga Jepang. Setelah armada dihancurkan di pertempuran laut 
di Midway, tak ada regenerasi alat alat untuk menghadapi AL US yang 
merangsek di Pacific barat!

Nah, RI dalam memerangi Irian mengandalkan 100% pasokan alat alat 
perang dari luar. Inggris dan US sanggup menghasilkan alat alat 
perang sendiri. Dan mereka dukung Belanda. Maupun Malaysia kala itu.

Jadi, kalau bung Karno me-mikir mikir sebelum jibaku, adalah 
bijaksana. Mau hancur-hancuran? Kalau alat alat kita remuk kala itu, 
bersama alat alat AP Belanda, maka kita takkan mampu mendatangkan 
balabantuan dari pulau Jawa. Alat alat yang dikerahkan adalah semua 
yang kita miliki. Pertahanan home front akan berlubang besar.

Dari sahabat sahabat saya ex anggauta PGT (Pasukan Gerak Cepat, 
pasukan tempur dan raiders dari AU), saya dengar, ada satuan komplit 
PGT yang terkurung dirimba Irian setelah diturunkan dari udara, mati 
semua tanpa logistik makanan dan obat obatan, tanpa melepaskan satu 
tembakanpun.

Saya juga punya sahabat dari KKO (kini Marinir) yang kala itu 
berdinas dirimba Kalimantan utara, yang terisolasi, dikurung pasukan 
Gurkha dan Dayak bersumpit racun yang patroli dibawah (pasukan kita 
banyak yang berlindung dipohon besar).

Berbeda dengan pasukan kita, baik RPKAD (kini Kopassus), KKO (kini 
Marinir) ataupun PGT (kini Paskhas), yang pernah mengumpulkan 
pengalaman peperangan dalam yuddha international, maka pasukan Gurkha 
Inggris ini (Kopassusnya Inggris, bersama SAS), mengumpulkan 
pengalaman menghadapi Jerman di Eropa dan Jepang di Pacific. Juga 
dalam perang Malvinas (Falkkland) di Argentina. Mereka sangat 
ditakuti pasukan Argentina.

Mereka juga mendarat bersama Brigade India di Monte Casino, 
pertempuran terdahsyat antara Jerman dan Sekutu didaratan Italia pada 
PD II.

>  Pernah baca buku inside SAS? Asal tahu aja, SAS
> (kopassusnya inggris) mengakui kalau taktik perang
> gerilya pasukan republik memang hebat, sehingga mereka
> harus meminta bantuan dari SAS kanguru dan SAS kiwi,
> plus tentara keling dari Nepal itu. Bahkan mereka
> meniru taktik gerilya hutan tentara republik dan
> mengembangkan menjadi '4-man squad patrol' dan 'jungle
> patrol' serta 'close quarter battle' yang menjadi
> standar pasukan khusus dunia... 

Saya tahu, bukunya pak Nas, juga dipakai dalam Akademi Akademi 
Militer Barat. Juga RPKAD kita belajar dari pasukan negara lain. 
RPKAD dididik perang gerilya juga di Yugoslawia dimasa Marshall Tito 
ditahun 60an. Kini mereka belajar di AS (green beret operation).

Dalam bahasa Jerman ada kata bersayap: "Wir wollen den Krieg nicht 
nur die Schlachten gewinnen". Artinya: "Kita tak ingin sekedar menang 
dalam pertempuran namun dalam seluruh yuddha".

Bung Karno benar.

Salam

danardono







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke