Salam,
Saya merasa bersuka cita atas pemahaman dan kepercayaan anda mengenai:
1. Keajaiban kelahiran Yesus,
2. Bahwa Yesus adalah Mesias,
3. Bahwa dengan izin Tuhan, Ia dapat menghidupkan orang mati, menyembuhkan
 orang buta sejak lahir dan penderita kusta.

Meskipun begitu, saya coba meluruskan mengenai pemahaman perbedaan Yesus dengan 
Nabi Musa.
Kalau dibandingkan antara Nabi Musa dan Nabi Muhamad secara kemanusiaannya, 
maka sebetulnya yang mirip dengan Nabi Musa akan ada banyak.
Raja Daud juga seorang yang mirip dengan Nabi Musa, karena beliau juga lahir 
dari seorang ibu dengan seorang bapak duniawi. Raja Daud juga keluarkan kitab 
Zabur (Masmur).
Raja Salomo juga seorang yang mirip dengan Nabi Musa, karena beliau juga lahir 
dari seorang ibu dengan seorang bapak duniawi. Raja Salomo juga keluarkan kitab 
Amsal.
Dan bahkan mungkin masih akan ada "nabi" yang lain yang sampai saat ini masih 
ditunggu (belum lahir).
Namun kalau yang dibandingkan adalah kemiripan kejadiannya, maka hanya ada satu 
yang mirip dengan Nabi Musa yakni Yesus.
Kemiripan tersebut adalah :
1. Setelah kelahiran Musa, diikuti dengan dibunuhnya bayi-bayi yang berumur 
kurang dari 3 tahun hanya supaya bayinya Musa ikut terbunuh. Hal sama juga 
terjadi setelah kelahiran Yesus yakni dibunuhnya bayi-bayi yang berumur kurang 
dari 3 tahun oleh Raja Herodes, hanya supaya bayinya Yesus ikut terbunuh. 
Kejadian seperti ini tidak akan pernah berulang lagi pada nabi lainnya.
2. Musa membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir, sedangkan Yesus 
membawa umatnya keluar dari dosa dan perbudakan Setan sehingga setiap umat yang 
percaya kepadanya akan diselamatkan dari hukuman dosa (Neraka).
3. Masa Musa dikenal dengan 10 Perintah Tuhan, masa Yesus ada 2 perintah yang 
disebut Hukum Kasih yang bunyinya :

Matius 22:36-40  "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab 
Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan 
segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan 
yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah 
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung 
seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." 

Jadi lebih mirip yang mana ? Musa-Yesus atau Musa-Muhamad ?
 
 
 
 
 
 
> Jilid I - Bagian I
>             Apa Yang Dikatakan Injil Tentang Nabi Muhammad SAW
>
> BAB 1-1-1 :
> PERTEMUAN BESAR PERTAMAKU
> "Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapatmu jika
A1-Qur'an
> itu datang dari sisi Allah, padahal kamu mengingkarinya dan seorang 
saksi
> dari Bani lsrail mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang 
disebut
> dalam) Al-Qur'an?' "(QS. Al-Ahqaaf: 10).
> Saudara ketua, ibu-ibu dan bapak-bapak,
> Tema pembicaraan sore ini "Apa Yang Dikatakan Injil Tentang Muhammad
> Shallallahu Alaihi wa Sallam-tiada keraguan hal ini tentu mengejutkan
> kebanyakan Anda karena pembicara adalah seorang Muslim. Bagaimana 
bisa
> terjadi seorang Muslim menjelaskan secara terperinci ramalan kitab 
orang
> Yahudi dan Kristen?
> Sebagai anak muda, sekitar 30 tahun yang lalu, saya menghadiri 
serangkaian
> ceramah keagamaan oleh seorang ahli ilmu agama kristen, yang 
terhormat
> Pendeta Hiten, pada "Theatre Royal", Durban.
> Paus atau Kissinger?
> Pendeta yang terhormat ini, menjelaskan secara terperinci 
ramalan-ramalan
> Injil. Ia terus membuktikan bahwa kitab Injil meramalkan kebangkitan
Sovyet
> Rusia dan hari akhir. Pada satu tahap ia melanjutkan pembuktian lebih 
luas
> bahwa kitab sucinya tidak menghilangkan Paus dari ramalannya. Dengan 
penuh
> semangat ia berbicara panjang lebar untuk meyakinkan pendengarnya 
bahwa
> "Beast 666" yang disebutkan dalam kitab wahyu tersebut kitab terakhir 
dari
> Perjanjian Baru adalah Paus, pendeta Kristus dibumi. Tidak pantas 
bagi
kita
> umat Islam untuk ikut dalam pertentangan anfara Katholik Roma dan
Protestan
> ini. Tetapi, penjelasan terakhir orang Kristen mengatakan bahwa 
"Beast
666"
> pada kitab Injil adalah Dr. Henry Kissinger.
> Sarjana-sarjana Kristen berlaku jujur dan tak kenal lelah dalam 
usahanya
> membuktikan kasus mereka.
> Ceramah Pendeta Hiten membuat saya bertanya jika kitab Injil 
meramalkan
> banyak hal bahkan termasuk "Paus" dan "Israel"- maka tentunya harus 
ada
> sesuatu yang mengatakan tentang kedermawanan terbesar dari umat 
manusia
> Nabi suci Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam-.
> Sebagai pemuda saya mulai mencari jawabannya: Saya menemui banyak 
pendeta,
> menghadiri ceramah dan membaca segala sesuatu yang dapat saya 
hubungkan
> dengan ramalan Injil. Malam ini saya akan menceritakan kepada Anda 
satu
> dari tanya jawab-tanya jawab ini dengan seorang dominee dari Gereja
> Reformasi Belanda.
> Angka Keberuntungan 13
> Saya diundang ke Transvaal untuk berbicara pada peringatan Maulid 
Nabi
> Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Saya mengetahui bahwa di 
propinsi
> tersebut bahasa Afrika digunakan secara umum, bahkan oleh bangsa saya
> sendiri, saya merasa harus sedikit belajar bahasa ini, sehingga dapat
> merasa sedikit seperti di rumah sendiri dengan masyarakat tersebut. 
Saya
> membuka buku petunjuk telepon dan mulai menelpon para pembicara 
gereja
> Afrika. Saya menyatakan maksud saya kepada para pendeta bahwa saya
tertarik
> berdialog dengan mereka, tetapi mereka semua menolak permintaan saya
dengan
> permohonan maaf yang dapat diterima. Angka 13 adalah angka 
keberuntungan
> saya. Telepon ke 13 membuat saya merasa senang dan lega. Van Heerden,
> seorang dominee, setuju untuk bertemu saya di rumahnya pada Sabtu 
siang,
> sehingga saya harus pergi ke Transvaal.
> Dominee menerima saya di Beranda dengan sambutan yang bersahabat, dan
> berkata jika saya tidak keberatan, ia akan senang jika ayah mertuanya 
yang
> berasal dari Free State (seorang pria tua berumur 70-an) bergabung 
dengan
> kami dalam diskusi. Saya tidak keberatan. Kami bertiga duduk di
> perpustakaannya. .
> Mengapa Tidak Ada?
> Saya mengajukan pertanyaan, "Apakah yang dikatakan Injil tentang
Muhammad?"
> Tanpa ragu-ragu ia menjawab, "Tidak ada!"
> Saya bertanya, "Mengapa tidak ada? Berdasarkan penafsiran Anda Injil
> mengatakan banyak hal tentang kebangkitan Soviet Rusia dan tentang 
hari
> akhir, bahkan tentang Paus dari Katholik Roma?"
> Dia berkata, "Ya, tetapi tidak ada tentang Muhammad!"
> Saya bertanya lagi, "Mengapa tidak ada? Muhammad seorang yang
> bertanggungjawab membawa jutaan pengikutnya menjadi sebuah komunitas 
yang
> mendunia, yang dengan pengaruhnya, percaya pada:
> 1. Keajaiban kelahiran Yesus,
> 2. Bahwa Yesus adalah Mesias,
> 3. Bahwa dengan izin Tuhan, Ia dapat menghidupkan orang mati, 
menyembuhkan
> orang buta sejak lahir dan penderita kusta.
> Tentunya kitab tersebut (Injil) mengatakan sesuatu tentang pemimpin 
besar
> manusia ini, yang berkata sangat baik tentang Yesus dan ibunya 
Maryam?"
> (Kesejahteraan untuk mereka berdua).
> Orang tua dari Free State menjawab, "Anakku, saya telah membaca Injil
> selama 50 tahun lebih dan jika terdapat sesuatu yang menyinggung 
tentang
> Muhammad, saya akan mengetahuinya."
> Tidak Ada Nama Itu
> Saya bertanya, "Menurut Anda, bukankah di dalam Perjanjian Lama 
terdapat
> ratusan ramalan sehubungan dengan kedatangan Yesus".
> Dominee menyela, "Bukan ratusan, bahkan ribuan!"
> Saya berkata, "Saya tidak akan memperdebatkan 1001 ramalan di 
Perjanjian
> Lama sehubungan dengan kedatangan Yesus Kristus, karena umat Islam di
> seluruh dunia telah menerimanya tanpa perlu pembuktian dari ramalan 
Injil
> mana pun. Kami umat Islam secara defacto telah menerima Yesus dengan
> pengaruh Muhammad saja, dan saat ini di dunia terdapat tidak kurang 
dari
> 900.000.000 pengikut Muhammad yang mencintai, memuliakan dan 
menghormati
> utusan Tuhan yang besar ini Yesus Kristus tanpa perlu diyakinkan oleh 
umat
> Kristen melalui arti Injil dalam dialek bahasa mereka. Dari ribuan 
ramalan
> tersebut, dapatkah Anda menunjukkan satu saja ramaian yang 
menyebutkan
nama
> Yesus? Istilah Mesias yang diterjemahkan Kristus adalah bukan nama 
tetapi
> sebuah sebutan. Adakah sebuah ramalan yang mengatakan bahwa nama 
Mesias
> akan menjadi Yesus dan nama ibunya akan menjadi Maria; bahwa yang
> seharusnya menjadi ayahnya adalah Yusuf si tukang kayu; bahwa ia akan
lahir
> pada masa pemerintahan raja Hero dan lain-lain?
> "Tidak! Tidak ada perincian seperti itu!" jawab Dominee.
> Saya bertanya, "Lalu bagaimana Anda menyimpulkan bahwa ribuan ramalan
> tersebut mengacu kepada Yesus?"
> Apakah Ramalan Tersebut?
> Dominee menjawab, "Perhatikan, ramalan adalah kata-kata yang 
menggambarkan
> sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Ketika hal itu
> terjadi, kita lihat secara nyata pemenuhan atas apa yang telah
diperkirakan
> di masa lalu dalam ramalan-ramalan tersebut."
> Saya berkata, "Apa yang sebenarnya Anda lakukan adalah bahwa Anda
> menyimpulkan, mencari alasan, menempatkan dua dan dua bersama-sama."
> Dia berkata, "Ya."
> Saya berkata, "Jika ini yang Anda lakukan dengan ribuan ramalan untuk
> membenarkan pendapat Anda tentang keaslian Yesus, mengapa kita tidak
> melakukan sistem yang sama untuk Muhammad? Dominee setuju hal 
tersebut
> adalah argumen yang adil, alasan yang dapat diterima dalam 
memperlakukan
> masalah tersebut. Saya memintanya untuk membuka Ulangan, pasal 18, 
ayat 18
> (kitab kelima dari kitab Yahudi dan Kristen). Saya membaca ayat 
tersebut
> berdasarkan ingatan dalam versi Afrika, dengan tujuan sedikit 
berlatih
> bahasa yang digunakan bangsa di Afrika Selatan tersebut.
> 'N Profeet Sal Ek Vir Hulle
> Verwek Uit Die Midde Van Hulle Broers,
> Soos Jy Is,
> En Ek Sal My Woorde In Sy Mond Le,
> En Hy Sal Aan Hulle Se
> Alles Wat Ek Hom Beveel
> Deut. 18:18
> Terjemahannya sebagai berikut:
> "Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara 
mereka,
> seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia 
akan
> mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya."
> (Injil-Ulangan 18: 18)
> Nabi Seperti Musa
> Saya  meminta maaf karena pelafalan yang tidak jelas dalam membacakan
versi
> tersebut   dalam   bahasa   Afrika.  Dominee  meyakinkan  saya  bahwa
saya
> melakukannya  dengan  baik.  Saya  bertanya, "Kepada siapa ramalan
tersebut
> ditujukan?"
> Tanpa keraguan sedikit pun dia menjawab, "Yesus!"
> Saya bertanya, "Mengapa Yesus, namanya tidak disebut di sini?"
> Dominee  menjawab,  "Karena  ramalan  adalah  kata-kata  yang
menggambarkan
> sesuatu  yang  akan  terjadi  pada  masa  yang  akan  datang,  kita
temukan
> kata-kata  dalam ayat ini cukup melukiskannya. Anda lihat, kata yang
paling
> penting  dari  ramalan ini adalah Soos Jy Is (like unto thee), 
seperti
kamu
> seperti Musa, dan Yesus seperti Musa.
> Saya bertanya, "Dalam hal apa Yesus seperti Musa?"
> Jawabannya  adalah;  "Pertama,  Musa  adalah  seorang Yahudi dan 
Yesus
juga
> seorang Yahudi; Kedua, Musa adalah seorang nabi dan Yesus juga 
seorang
nabi
> karena  itu  Yesus seperti Musa dan itu tepat sekali seperti yang
dikatakan
> Tuhan kepada Musa Soos Jy Is.
> "Dapatkah  Anda  pikirkan  persamaan-persamaan lain antara Musa dan
Yesus?"
> tanya saya.
> Dominee  mengatakan  ia  tidak  dapat  memikirkan yang lain. Saya
membalas,
> "Jika hanya dua kriteria ini saja untuk menentukan calon dalam 
ramalan
pada
> Ulangan  18:  18,  maka untuk kasus ini kriteria dapat dipenuhi oleh
setiap
> tokoh  setelah  Musa  pada  kitab  Injil: Solomon, Yesaya, Ezekiel,
Daniel,
> Hosea, Yoel, Malachi, Yohanes Pembaptis dan lain--lain, karena mereka
semua
> juga seorang "Yahudi" dan "Nabi". Mengapa tidak menerapkan ramalan
tersebut
> kepada  salah  satu  nabi-nabi  ini,  dan mengapa harus Yesus? 
Mengapa
kita
> harus  menganggap  yang  satu  ikan sementara yang lainnya unggas?"
Dominee
> tidak  menjawab. Saya meneruskan, "Perhatikan, kesimpulan saya adalah
Yesus
> hampir  tidak  seperti  Musa,  dan  jika  salah, saya akan senang 
jika
Anda
> meluruskan saya."
> Tiga Ketidaksamaan
> Sambil berkata, saya memberi alasan kepadanya:
> Pertama, Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda "Yesus adalah
> Tuhan", tetapi Musa bukanlah Tuhan. "Apakah hal ini benar?" saya 
bertanya
> kepada Dominee.
> Dominee menjawab, "Ya."
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"
> Kedua, menurut Anda "Yesus Mati Untuk Dosa-dosa Dunia", tetapi Musa 
tidak
> mati untuk hal tersebut. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada
> Dominee.
> Dia menjawab lagi, "Ya."
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"
> Ketiga, menurut Anda "Yesus Pergi Ke Neraka Selama Tiga Hari", tetapi 
Musa
> tidak masuk ke sana. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada 
Dominee.
> Dia menjawab tanpa perlawanan, "Ya."
> Saya menyimpulkan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musat"
> "Tetapi.:.," kata Dominee menyela.
> Saya lanjutkan dulu, kataku, "ini semua bukanlah fakta yang sukar, 
kokoh
> dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang 
awam
> dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang 
sangat
> sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk 
mendengar
> diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, 
bagaimana?"
> Dominee sangat senang dengan usulan tersebut.
>
> BAB 1-1-2 :
> DELAPAN ARGUMEN YANG TAK TERBANTAH
> 1. Ayah dan Ibu
> Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad juga mempunyai
> seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus hanya mempunyai seorang 
ibu,
dan
> ayahnya bukan seorang manusia. Apakah hal ini benar?"
> Dia berkata, "Ya."
> Saya berkata, "Daarom is Jesus nie soos moses nie, maar Muhummed is 
soos
> moses!" artinya: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi 
Muhammad
> seperti Musa!" (Sejak saat ini pembaca akan menyadari bahwa saya
> menggunakan bahasa Afika hanya bertujuan untuk latihan. Saya harus
> menghentikan penggunaannya dalam penjelasan ini).
> 2. Kelahiran Ajaib
> Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah, yaitu melalui
> percampuran fisik antara seorang pria dan wanita, tetapi Yesus 
diciptakan
> dengan sebuah keajaiban istimewa. Dalam Kitab Matius 1: 18 "... 
sebelum
> mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri, ternyata Maria
> mengandung dari Roh Kudus ..." Dan, Lukas mengatakan bahwa ketika 
berita
> gembira atas kelahiran anak suci tersebut diberitahukan kepada Maria, 
dia
> memberi alasan: "... bagaimana hal itu mungkin terjadi, sedangkan aku
belum
> bersuami? Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu 
dan
> kuasa Allah Yang Maha Tinggi akan menaungi engkau...." (Lukas l: 
34-35).
> Kitab Suci Al-Qur'an menegaskan kelahiran Yesus yang ajaib tersebut 
dalam
> istilah yang mulia dan luhur dalam menjawab pertanyaan yang logis 
dari
> Maria: "Ya Rabbku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku 
belum
> pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun?"Allah berfirman (dengan
> perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang 
dikehendaki
> Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya 
cukup
> berkata kepadanya: "Jadilah" lalu jadilah dia."(QS. Ali Imran: 47).
> Bukanlah menjadi keharusan bagi Allah untuk menanam benih pada 
seseorang
> atau binatang. Jika Dia menghendakinya itu pasti akan terjadi. Ini 
adalah
> konsep umat Islam pada kelahiran Yesus. (Ketika saya rnembandingkan 
versi
> Al-Qur'an dan Injil tentang kelahiran Yesus kepada pendeta Dunkers,
> pemimpin masyarakat penginjil, di kota terbesar kami ini, dan ketika 
saya
> bertanya, "Versi mana yang lebih Anda sukai untuk diberikan kepada 
anak
> perempuan Anda, Al-Qur'an atau Injil?"
> Pria tersebut menundukkan kepalanya dan menjawab, "Versi Al-Qur'an."
> Dengan cepat saya berkata kepada Doominee, "Apakah benar kelahiran 
Yesus
> yang ajaib berlawanan dengan kelahiran Musa dan Muhammad yang alami?"
> Dia menjawab dengan bangga, "Ya!"
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad 
seperti
> Musa".
> Dan, Tuhan berkata kepada Musa pada Ulangan 18: 18 "Like unto thee"
> (Seperti kamu, seperti Musa) dan Muhammad seperti Musa.
> 3. Ikatan Perkawinan
> Musa dan Muhammad menikah dan mempunyai anak, tetapi Yesus tetap 
menjadi
> seorang bujangan selama hidupnya. "Apakah hal ini benar?" saya 
bertanya
> kepada Dominee.
> Dominee menjawab: "Ya."
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
> seperti Musa"
> 4.Yesus Ditolak Oleh Kaumnya
> Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan
> mereka. Tidak ada keraguan bahwa orang-orang Yahudi terus menerus 
memberi
> kesulitan kepada Musa, tetapi sebagai bangsa secara keseluruhan, 
mereka
> mengetahui bahwa Musa adalah utusan Allah yang dikirim untuk mereka.
> Orang-orang Arab juga membuat kehidupan Muhammad menjadi menderita. 
Beliau
> sangat menderita akibat ulah mereka. Setelah 13 tahun berda'wah di 
Makkah,
> beliau harus pindah dari kota kelahirannya. Tetapi sebelum 
kematiannya,
> bangsa Arab secara keseluruhan telah menerimanya sebagai utusan 
Allah.
> Tetapi berdasarkan Injil - "Dia (Yesus) datang kepada milik 
kepunyaanNya,
> tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimanya." (Yohanes 1: 
11).
> Dan bahkan sampai hari ini, setelah 2000 tahun, kaumnya -orang-orang
> Yahudi, secara keseluruhan telah menolaknya. "Apakah hal ini benar?" 
saya
> bertanya kepada Dominee.
> Dominee berkata, "Ya."
> Saya berkata; "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti
> Musa."
> 5. Kerajaan "Dunia Lain"
> Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja. Nabi berarti seorang 
manusia
> yang menerima wahyu untuk menunjuki manusia dan menyampaikan petunjuk 
ini
> kepada ciptaan Allah seperti yang diterimanya tanpa ada penambahan 
atau
> pengurangan. Raja adalah seorang manusia yang mempunyai kekuasaan 
atas
> hidup dan mati rakyatnya. Tidaklah penting apakah orang tersebut
mengenakan
> mahkota atau tidak, atau apakah dia mengenakan pakaian raja; Jika
seseorang
> mempunyai hak untuk memberikan hukuman mati -Dia adalah raja-. Musa
> memiliki kekuasaan tersebut. Ingatkah Anda orang Israel yang pada 
hari
> Sabbath ditemukan sedang mengumpulkan kayu bakar, dan Musa menghukum 
mati
> orang tersebut dengan dilontari batu? (Bilangan 15: 36). Terdapat 
tindakan
> kejahatan lainnya yang disebutkan dalam Injil yang karenanya Musa
> memberikan hukuman mati pada orang-orang Yahudi tersebut. Begitu juga
> Muhammad, beliau memiliki kekuasaan atas hidup dan mati kaumnya. Pada
Injil
> terdapat beberapa contoh orang-orang yang hanya diberi kenabian, 
tetapi
> tidak dalam posisi untuk mene-rapkan petunjuk mereka. Beberapa orang 
suci
> Tuhan yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang keras atas pesan 
yang
> disampaikan mereka ini adalah nabi Lot, Jonah, Daniel, Ezra dan 
Yohanes
> Pembaptis. Mereka hanya dapat menyampaikan pesan, tetapi tidak dapat
> memaksakan hukuman. Sayangnya nabi suci Yesus juga termasuk kategori 
ini.
> Para penginjil Kristen dengan jelas membenarkan hal ini: Ketika Yesus
> diseret sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate) menuduhnya sebagai
pendusta,
> Yesus membuat sebuah pernyataan meyakinkan dalam pembelaannya untuk
> menyangkal tuduhan yang salah:
> "Jawab Yesus, 'Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari 
dunia
> ini, pasti hamba-hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan
kepada
> orang orang Yahudi, akan tetapi kerajaanku bukan dari sini. " 
(Yohanes 18:
> 36). Hal ini meyakinkan Pilatus (seorang penyembah berhala) dengan
> pemikiran bahwa Yesus tidak sepenuhnya berkuasa atas kemampuan 
ruhaninya,
> dia tidak menganggapnya orang yang membahayakan pemerintahannya. 
Yesus
> hanya menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain dia hanya
> menyatakan sebagai seorang nabi. "Apakah hal ini benar?" saya 
bertanya
> kepada Dominee.
> Dominee menjawab, "Ya."
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad
seperti
> Musa."
> 6. Tak Ada Hukum Baru
> "Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya. Musa 
tidak
> hanya memberi 10 perintah Allah kepada orang-orang Israel, tetapi
> hukum-hukum peribadatan yang sangat luas sebagai petunjuk kaumnya.
Muhammad
> datang kepada sebuah kaum yang sangat bodoh dan biadab. Mereka 
menikahi
ibu
> tirinya, menguburkan anak perempuannya hidup-hidup, mabuk-mabukan,
berzina,
> menyembah berhala dan berjudi dari hari ke hari. Gibbon melukiskan
> orang-orang Arab sebelum Islam dalam Decline and Fal1 of the Roman 
Empire
> (artinya: Kemunduran dan Keruntuhan Kekaisaran Romawi.), "Kebrutalan
> manusia, hampir tanpa perasaan, sulit dibedakan keburukannya dari
sisa-sisa
> penciptaan hewan." Sukar mendapatkan sesuatu yang membedakan antara
manusia
> dan hewan pada saat itu. Mereka adalah hewan dalam wujud manusia.
> Dari kebiadaban yang hina ini, Muhammad mengangkat mereka, dalam 
kata-kata
> Thomas Carlysle, "Menjadi pembawa obor penerangan dan pelajaran. Bagi
> bangsa Arab ini adalah kelahiran dari kegelapan menjadi cahaya. Untuk
> pertama kalinya Arab menjadi hidup karenanya. Masyarakat penggembala 
yang
> miskin, mengembara tidak dikenal di padang pasir sejak penciptaan 
dunia.
> Perhatikan, tidak dikenal menjadi terkemuka di dunia, yang kecil 
telah
> tumbuh menjadi dunia besar. Dalam satu abad kemudian Granada telah 
berada
> di tangan bangsa Arab dan Delhi di tangannya yang lain. Pandangan 
sekilas
> dalam keberanian, kemegahan, dan cahaya kecerdasan, Arab menyinari 
bagian
> yang besar dari dunia... " Kenyataannya adalah Muhammad memberikan 
kaumnya
> sebuah hukum dan peraturan yang belum pernah dimiliki mereka 
sebelumnya.
> Mengenai Yesus, ketika orang-orang Yahudi merasa curiga terhadapnya 
bahwa
> ia mungkin seorang penipu dengan tujuan menyesatkan ajaran mereka, 
Yesus
> mengambil penderitaan untuk meyakinkan mereka bahwa dia tidak datang
dengan
> agama baru. Tidak ada hukum baru dan tidak ada peraturan baru. Saya 
kutip
> kata-katanya: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk 
meniadakan
> hukum Taurat atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk
> meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata 
kepadamu,
> 'Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau 
satu
> titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya
> terjadi'. "(Matius 5: 17-18).
> Dengan kata lain, dia tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia
> datang hanya untuk menggenapi hukum lama. Hal inilah yang 
diberikannya
> kepada orang-orang Yahudi untuk dimengerti. Kecuali jika ia sedang 
mencoba
> menggertak orang-orang Yahudi, agar menerimanya sebagai utusan Allah 
dan
> dengan dalih mencoba memasukkan agama baru kepada mereka. Tidak! 
Utusan
> Tuhan ini tidak akan pernah berusaha dengan curang untuk menumbangkan
agama
> Tuhan. Dia dengan sendirinya mematuhi hukum. Dia mematuhi
perintah-perintah
> Musa, dan menghormati hari Sabbath. Tidak ada kesempatan seorang 
Yahudi
> menunjukkan jari padanya dan berkata, "Mengapa kamu tidak puasa" atau
> "Mengapa kamu tidak mencuci tanganmu sebelum membelah roti". Yesus 
menuduh
> mereka selalu mengatakan bertentangan dengan muridnya, tetapi tidak 
pernah
> bertentangan dengannya. Hal ini karena sebagai seorang Yahudi yang 
baik,
ia
> menghormati hukum-hukum nabi yang mendahuluinya. Singkatnya, ia tidak
> menciptakan agama baru dan tidak membawa hukum baru seperti Musa dan
> Muhammad. "Apakah hal ini benar?" Saya bertanya kepada Dominee.
> Dan, ia menjawab, "Ya."
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
> seperti Musa."
> 7. Bagaimana Mereka Pergi
> Musa dan Muhammad meninggal dalam kematian yang wajar, tetapi menurut
agama
> Kristen, Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib. "Apakah hal ini
benar?"
> saya bertanya kepada Dominee.
> Dominee menjawab, "Ya."
> Saya menegaskan, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi 
Muhammad
> seperti Musa." .
> 8. Surga Sebagai Tempat Kediaman
> Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi, tetapi menurut Anda, 
Yesus
> beristirahat di surga. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada
> Dominee. Dominee setuju.
> Saya berkata, "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad
> seperti Musa."


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Plan great trips with Yahoo! Travel: Now over 17,000 guides!

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke