--- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >
> Saya berusaha menjadi gentle woman...:-) > Urusan masuk sorga or neraka itu banyak kriterianya, banyak > itung2annyam cuma Tuhan yang tau itung2annya....dan cuma Tuhan yang > tau mengapa mereka begitu baik. Gak bisa di liat oh dia Islam, pasti > masuk sorga...oh dia sangat baik..pasti masuk sorga...oh dia Kristen > pasti masuk neraka. Gak sesederhana itu. ------------------- MBak, keEsa-an sang Pencipta itu adalah fakta tunggal, yang juga lahir dari pemikiran falsafah, karena satu yang menghasilkan banyak, bukan dibalik. Mirip pembelahan sel. Fakta ini, ada, mau dipercaya atau tidak. Matahari bersinar, bagi, juga yang tak percaya kalau ada matahari. Kalau kita tak percaya akan matahari yang bersinar itu, dan mengatakan itu sekedar lampu raksasa, ya monggo, matahari tak merubah diri karenanya, Juga tak terhina. Kalau mBak, menganggap Monas itu adalah pohon kelapa, ya monggo, Monas itu sendiri tak berubah, dan karena itu mBak tak masuk penjara. Hanya akan kecewa, karena Monas tak akan membuahkan kelapa ha ha ha. Jadi, percaya atau tidak mengenai keEsa-an sang Pencipta, bagi sang Pencipta sendiri TIDAK relevant. Emang gua pikirin? Siapa sih kalian manusia? Ya kan? Karena itu, tak dapat pula, kita kausal-kan, percaya atau tidak, masuk surga atau tidak. Surga itu, bagaimanapun kita membayangkan, akan terbuka, kalau kita berbuat mulia, menyempurnakan diri: berkata mulia, berbuat mulia, berperilaku mulia. Bukan karena KTP anda menyatakan keanggautaan agama ini atau itu, dari jumlah ibadah dan lai lain. Doa adalah baik, bagi kita, untuk mempertajam indra bathiniah kita, tetapi bagi sang Pencipta, tidak relevant. Kalau anda mempunyai radio atau TV yang bagus dan terpelihara, terrawat baik, maka anda akan dapat mendengar atau melihat siaran. Anda dengar atau matikan, bagi si sender, disaat itu, tak relevant, dia siarkan terus. Ya kan? Tapi kalau anda tak rawat TV atau radio anda, ya mungkin ada gangguan kalau dinyalakan, atau anda dengar sebagian sebagian, lalu radio itu batuk batuk.. Kesimpulan: masuk surga atau tidak, tak ada hubungannya dengan mengurusi kepercayaan orang lain, mengkomentarinya, apalagi menganggap kepercayaan lain tak laku atau nihil.. Mengkomentari atau memburukkan kepercayaan lain, hanya menyenangkan diri sendiri, seperti kalau kita menyanyi sendirian dikamar mandi.. Salam Danardono ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

