Pernahkah Anda merenungkan kenapa orang pindah agama? Sebabnya itu ada cem-macem jadi bukannya hanya untuk sekedar pembauran saja dan lucunya keinginan untuk pindah agama itu juga bukannya, berdasarkan keinginan ataupun niatan sendiri saja, ada yg diharuskan, dipaksakan atau dijadikan pemeluk agama lain.
Bisa azah Anda ini pindah agama gara2 lagi ngebet ingin supermie, hanya mungkin nilai supermienya azah yg agak berbeda, yg satu hanya bernilai ribuan Rp azah, sedangkan yg lain udah bisa bernilai milyar, yg satu karena kebutuhan perut sedangkan yg lain karena kerakusan ingin dapat menggaet Mega-Project. Yg lain karena terpaksa; daripada Gw kagak di ijinkan ngawinin si Inul, ya udahlah Gw tukar azah celana dlm dgn agama, yg penting bisa kawin dulu, dan bisa ngicipin sorga dunia dulu, perkara sorgawi itu sih urusan nanti. Masalahnya kalho agama udah berlainan pasti akan mendapat hambatan berat untuk bisa menikah secara resmi, maklum sangatlah sulit untuk bisa mendapatkan pemuka agama yang bersedia memimpin upacara pernikahan antar agama sehingga akibatnya, beberapa orang terpaksa harus pindah agama agar bisa menikah. Tapi no-problemlah, karena perkawinan jaman sekarang jarang yg bisa bertahan lebih lama dari 5 th, jadi kalho nanti udah cerai toh bisa balik lagi ke agamanya yg dahulu, masalahnya gonta-ganti agama itu lagi trendi Bung, moso sih agamanya itu2 azah seumur hidup, bosan atuh euuu...y! Yg lain karena takut di DOR koit, mereka dipaksakan untuk pindah agamanya, dari Islam menjadi Kristen atau kebalikannya, dan ini bukan terjadi kepada seorang ato dua orang azah, melainkan ribuan orang, hal inilah yg terjadi di Indonesia bagian timur. Baru nyaho yah! Berdasarkan dongeng UUD memberi "semua orang hak untuk beribadah sesuai keyakinannya masing-masing," dan menyatakan bahwa "negara berlandaskan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa,", tetapi yg menentukan agama mana yg boleh Anda pilih bukanlah diri Anda sendiri melainkan stafnya dari kelurahan, kalho kenyataannya tidak tercantum sebagai salah satu dari 4 agama resmi, maka otomatis staf kelurahan akan memaksakan Anda pindah jadi Islam, jadi menurut logika di Indonesia: agama Khonghucu itu adalah agama Islam, maka dari itu di KTP Anda otomatis akan dicantumkan sebagai penganut agama Islam. Hal inilah yg terjadi terhadap Bpk. Bingky Irawan, Ketua Majelis Khonghucu Indonesia Surabaya, dimana ia tak bisa mendapatkan KTP yang akurat. Kartu yang dikeluarkan untuknya dicantumkan Islam sebagai agamanya. Jadi singkatnya staf kelurahanlah yg berwenang sepenuhnya untuk memindahkan agama yg Anda peluk, apakah Anda setuju atau tidak itu sih urusan no 17 Bung! Minimum buat statistik kependudukannya bisa dipoles jadi keren tuh, karena di Indo lebih banyak penduduk Muslimnya, entah ini Muslim murni ato tidak, minimum kita bisa membusungkan dada, sebagai negara yg memiliki warga Muslim yg terbanyak dikolong langit ini. Jadi di kosmetik dikit boleh kan? Begitu juga para pemeluk Khonghucu menemui kesulitan khususnya dalam mendapatkan akte kelahiran. Sehingga bisa2 anak Anda dicantumkan sebagai anak haram, apakah kagak malu tuh ama orang sekampuang, daripada mengalamai hina, malu dan aib sebaiknya buruan azah pindah agama. Banyak orang yg tidak mengetahui bahwa pindah agama itu bayarannya mahal. Di Bali orang yg pindah agama rumah ato mobilnya bisa di-aben (bakar) oleh orang sekampuang seperti yg terjadi di desa Katung, sedangkan bagi yg lain sebelumnya ia bisa ngicipi sorga yg dijanjikan, ia udah harus ngalami neraka duniawi duluan, karena dikucilkan oleh keluarga, rekan2 maupun orang2 sekampungnya. Jadi pindah agama itu pada umumnya dibutuhkan nekad yg kuat, bukan hanya berani malu azah, tetapi juga harus berani matek! Hanya para bonek azah yg so bener2 nekad mo pindah agama! Banyak orang merasa mendapatkan wangsit entah itu dari roh kuda ato roh kudisan untuk ganti agama ato ganti gereja, alasannya sih selalu sama, karena ia merasa bahwa imannya tidak bisa tumbuh ditempat ia beribadah sekarang ini, walaupun Tukang Kebon-Nya (Tuhan) nya sama. Apakah Anda berani menilai bahwa Tukang Kebon-Nya yg belegug alias guoblok, sehingga iman Anda menjadi layu sebelumnya berkembang? Bukankah lebih baik kita menyanyikan lagu: Aku masih tetap seperti yg doeloe? Ngomongnya sih ia pindah agama ini demi sang Pencipta, padahal itu sih ngibul berat alias bohong, sebab Sang Pencipta tidak pernah menuntut Anda untuk pindah agama, keinginan ini timbul karena ditempat lain Anda merasa lebih genah, lebih nyaman, lebih terhibur, dan lebih banyak keuntungan lainnya yg bisa didapatkan entah itu keuntungan duniawi maupun sorgawi, sami mawon itulah fakta nyata. Pada saat ini masing2 agama lagi saling ber-bondong2 untuk mempromosikan agama maupun rumah ibadahnya masing2, entah melalui koran, TV, KKR ataupun sarana yg mereka miliki, mulai dari AC s/d Band lengkap maupun badut rohaninya, yg penting umatnya bisa dapatkan full Funky jadi mirip dgn Airlines yg sedang saling bersaing satu dgn yg lain. Maklum agama juga butuh nasabah dan nasabah itu adalah duit, oleh sebab itulah banyak agama yg bukan hanya sekedar menawarkan iming2 kapling di sorga azah, melainkan plus bonus; entah bonus itu berupa supermie, kesuksesan duniawi atopun jabatan. Oleh sebab itulah menurut Mang Ucup pindah aliran agama itu tidak bisa dinilai murtad, sebab ini sama seperti juga pindah airlines, yg penting tempat yg ditujunya tidak berubah, bukankah Sang Pencipta telah memberikan kepada kita hak kebebasan untuk memilih. Dan saya rasa setiap manusia ingin memilih Airlines terbaik yg dapat memberikan rasa nyaman, service yg baik maupun entertaint yg menyenangkan bagi dirinya sendiri, begitu juga dlm soal agama, jadi moso sih gara2 mo pindah Airlines azah udah langsung divonis murtad dan mo dibakar jadi sate! Itu sih namanya udah bener2 kebangetan tulen. Hanya sayangnya pada saat ini tidak ada satupun airlines di dunia ini yg dapat memberikan jaminan keselamatan 100%, jadi kalho seandainya terjadi seperti yg dialami oleh Lions Air, maka itu merupakan risiko yg harus ditanggung oleh masing2. Dan menurut pendapat mang Ucup, entah airline manapun yg Anda pilih, keselamatan harus lebih diutamakan daripada service2 lainnya, daripada nanti modyar dijalanan, apakah pandangan saya ini salah? Hanya yg menjadi pertanyaan adakah agama yg dapat memberikan JAMINAN & BUKTI nyata, bahwa agamanya bisa memberikan keselamatan tulen, jadi bukan hanya ngebacot ato hanya sekedar jualan iming2 ato janji angin sorga azah! Maranatha Mang Ucup - The Drunken Priest Email: [EMAIL PROTECTED] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

