http://www.indomedia.com/bpost/052005/3/nusantara/nusa1.htm
Selasa, 03 Mei 2005 00:27:59


Rumah Dibakar, Warga Bojong Mengadu


Jakarta, BPost 
Derita warga Bojong masih terus berlanjut semenjak mereka menolak Tempat 
Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di daerahnya beberapa waktu lalu. Awalnya 
mereka terlibat bentrok dengan aparat dan banyak diantara lelaki warga Bojong 
yang harus dipenjara karena melakukan perusakan.

Semenjak itu warga tak henti-hentinya mendapat teror yang ditenggarai 
dilancarkan oleh pihak pengelola TPST Bojong. Mulai dari penutupan akses jalan 
kampung sampai teror pelemparan terhadap rumah-rumah warga. Yang terakhir ini 
malah pembakaran rumah. 

"Kami minta TPST Bojong tidak beroperasi lagi dan meminta Mabes Polri mengusut 
tuntas tindakan teror, kekerasan dan premanisme yang dilakukan oleh pihak yang 
menginginkan proyek TPST Bojong dioperasikan," ujar salah satu perwakilan warga 
Bojong yang mengaku bernama Eko saat mengadu dan demo di Mabes Polri Jakarta, 
Senin (2/5).

Menurut keterangan Eko, intimidasi dan teror dari orang-orang suruhan TPST 
Bojong terus terjadi. Sampai saat ini sudah ada tiga rumah warga yang dibakar. 
Satu pembakaran rumah warga terjadi pada bulan November 2004 lalu dan disusul 
tindakan teror lainnnya seperti pelemparan rumah warga sampai intimidasi. 

Tindakan itu tidak ditangani aparat kepolisian. Sampai sekarang pelakunya tidak 
ditangkap. Bahkan ada semacam pembiaran dari aparat kepolisian. Karena merasa 
aman bulan April ini kembali terjadi lagi dua kasus pembakaran rumah warga. 
Pertama terjadi pada tanggal 16 April dan kedua terjadi pada 28 April.

"Kami menduga ini dilakukan kelompok yang menginginkan TPST Bojong beroperasi," 
ujarnya. Alasannya sebelumnya tidak pernah terjadi kebakaran di kampung mereka. 
Mereka menyakini rumah itu sengaja dibakar orang.

Selain mengadu, warga Bojong yang datang ke Mabes Polri kemarin juga menggelar 
demo. Jumlahnya sekitar 30 orang. Rata-rata mereka adalah ibu-ibu dan anak-anak 
balita yang masih dalam gendongan ibunya.

Desk Khusus
Perwakilan warga Bojong yang diterima Mabes Polri selain meminta aparat 
kepolisian serius memberikan perlindungan terhadap mereka dari teror dan 
intimidasi para preman tersebut, mereka juga mengusulkan Mabes Polri membentuk 
desk khusus untuk menangani kasus ini sampai tuntas.

"Laporan tentang usulan pembuatan desk itu akan kita jadikan laporan kepada 
Kapolri. Dia punya saran bagus dan solusi yang bagus. Mudah-mudahan masalah ini 
bisa diselesaikan secara nasional. Tapi yang menentukan kan pimpinan," ujar 
Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Humas Mabes Polri Kombes Pol Zainuri 
Lubis menanggapi usulan warga tersebut, Senin (2/5).

Menurut Zainuri, sebenarnya tidak ada desk di Mabes Polri. Istilah desk hanya 
ada di Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam). Di kementerian itu 
misalnya ada desk teroris. "Tapi karena saran ya kita terima lah," ujarnya. 
JBP/ugi

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke