Hospitz adalah tempat indekost terakhir bagi beberapa orang di dunia ini,
sebab orang yg masuk kesitu hanya orang yg usianya hanya tinggal beberapa
hari lagi saja. Di hospitz mereka tidak berusaha untuk memperpanjang maupun
mengobati para penghuninya. Disitu mereka hanya akan mendampingi para
penghuninya dlm perjalanan atau langkah terakhir di dunia ini. Kenapa? 

Hospitz adalah tempat indekost terakhir bagi beberapa orang di dunia ini,
sebab orang yg masuk kesitu hanya orang yg usianya hanya tinggal beberapa
hari lagi saja. Di hospitz mereka tidak berusaha untuk memperpanjang maupun
mengobati para penghuninya. Disitu mereka hanya akan mendampingi para
penghuninya dlm perjalanan atau langkah terakhir di dunia ini. Kenapa? 

Jangankan orang hidup orang mau mati saja merasa kesepian, mereka ingin di
temani dan didampingi oleh seseorang menjelang saat wafatnya. Mereka merasa
sangat bahagia dan sangat berterima kasih sekali, kalau ada orang yg mau
menunggu di kamar mereka, pada saat ajalnya tiba, walaupun orang tsb hanya
sekedar duduk diam menemaninya saja. Maklum manusia jaman sekarang sudah
tidak mempunyai waktu lagi untuk orang tua mereka, mereka sibuk mengejar
kebutuhan duniawi, kebutuhan image mereka. Harta maupun tahta!

Problem utama dari kebanyakan orang di dunia ini ialah kesepian. Apakah Anda
mengetahui kebanyakan orang yg dtg kepada para pembimbing agama mereka,
karena mereka mempunyai problem kesepian atau tidak mendapatkan kasih sayang
maupun penghargaan? Apakah Anda mengetahui bahwa lebih dari 70% orang bunuh
diri, karena merasa kesepian?

Apakah ini berlaku untuk manusia awam saja? Tidak! Bahkan banyak para
konglomerat maupun para penyanyi maupun bintang film kondang merasa
kesepian, mereka lebih membutuhkan hiburan daripada orang yg dihiburnya.
Berapa banyak sudah penyanyi maupun bintang film beken yg bunuh diri karena
merasa kesepian atau mencari jalan keluarnya melalui candu maupun alkohol.

Bagi banyak orang Indonesia yg hidup di luar negeri merasa jauh lebih
kesepian daripada orang yg hidup di Indonesia. Seperti yg dicerminkan oleh
seorang mahasiswa dari Africa di London kepada majalah Crusade At home: 
"I walk along, my eyes raised, meeting the eyes of the people coming along
the road toward me neighbors, family, friends. We call out, we greet one
another. Here in Britain, I walk along your streets. People's eyes do not
meet mine. They look away, avoiding my glance. No one greets me, no one
calls out. Everyone seems to be rushing, silent."

Dan seorang mahasiswa lainnya menulis di atas bangkunya "Why am I so lonely
when there are two thousand here?"

Tanyalah sama para pembaca yg tiggal di New York, London, Amsterdam, Tokio,
Hong Kong maupun kota2 gede lainnya, walaupun mereka menjadi warga dari kota
yg jumlah penduduknya puluhan juta dan selalu dalam keadaan hingar bingar
penuh keramaian kota, apakah mereka tidak pernah merasakan kesepian?

Mungkin mang Ucup saja yg bodoh?! Apakah mang Ucup tidak tahu bahwa dgn
kemajuan teknologi canggih seharusnya tidak akan ada orang yg kesepian lagi?
Ada TV, DVD, computer game, telepon, internet, email dsb-nya? Apakah benar
demikian? Bahkan kalau saya jujur, alat2 elektronik yg serba canggih ini
merupakan racun bagi hubungan sesama manusia! Alat2 eletronik yg serba
canggih ini adalah salah satu penyebab jurang pemisah antar sesama manusia.

Mereka sudah tidak butuh komunikasi lagi, sebab mereka pikir dgn mengirim
SMS setiap hari sudah cukup. Buat apa harus berkujung ke ortu, saudara ato
sahabat lagi, kalho kita udah punya HP?

Si Wied istri mang Ucup seringkali marah kepada saya, karena ia merasa
kesepian, waktu yg seyogiyanya untuk si Wied saya gunakan untuk menulis di
komputer atau main internet, kebalikannya kadang2 saya suka merasa kesal
juga, karena pada saat saya membutuhkan dan menginginkan teman bicara, si
Wied lebih tertarik untuk melihat film atau show di TV dgn jawaban yg sama:
"Sebentar lagi aza, masalahnya lagi spanen nih!"

Berapa banyak Ibu Rumah Tangga yg lebih tertarik akan pembicaraan pemeran di
sinetron daripada pembicaraan sang suami ato anaknya.

Masih terkenang oleh saya pada saat saya masih kecil di kampung dahulu, pada
saat tsb belum ada alat2 canggih bahkan listrik pun belum ada, tetapi tiap
malam kami selalu kumpul dan makan bersama.

'Ma Anie - Ibunya mang Ucup, selalu bercerita sebelum kami pergi tidur dan
sayapun lebih sering berkumpul dgn kawan2 sekampung untuk bermain diluar
rumah. Orang tua saya dahulu mempunyai kesulian untuk membawa kami anak2nya
"MASUK" pulang kerumah, tetapi kebalikannya ketika anak2 saya masih kecil,
saya mempunyai kesulitan
untuk membawa mereka "KELUAR" dari rumah ato kamar, mereka lebih senang main
computer game, TV, CD dsb-nya dikamar mereka daripada jalan2 keluar ato
bermain bersama teman2nya.

Bahkan mang Ucup sendiri juga pada saat ini lebih banyak menjamah dan
mengajak kongkouw dgn komputer daripada istri sendiri.

Banyak kawan2 saya yg hidup di dlm keluarga besar atau tinggal di asrama yg
banyak penghuninya, tetapi kenyataannya mereka tetap hidup dlm kesepian,
karena masing2 sibuk untuk mengurus ego diri kita masing2. Kita tidak
mempunyai waktu lagi untuk mendengar, kita tidak mempunyai waktu lagi untuk
bertukar pikiran, kita tidak mempunyai waktu lagi untuk memberikan kasih
sayang. Jangankan waktu untuk sesama manusia, waktu untuk Sang Pencipta pun
sudah tidak ada lagi. "No time for God!"

Kapan kita bisa atau mau berkumpul dgn saudara2 maupun orang tua kita,
mungkin dlm acara keluarga setahun sekali atau pada saat liburan2 seperti
hari Natal atau Lebaran. Untuk hari2 tsb kita bersedia mengeluarkan banyak
dana entah untuk membeli hadiah yg mahal2 maupun makanan, tetapi apakah kita
bersedia menyediakan dan memberikan waktu yg mungkin mereka jauh lebih
membutuhkannya daripada hadiah yg mahal2?

Untuk memberikan waktu sebenarnya tidak dibutuhkan uang, tetapi kenyataannya
hal inilah yg paling sukar dan tidak mudah untuk diberikan.

Berapa banyak orang tua yg menunggu di rumah jompo atau dirumahnya masing2,
menunggu kedatangan dari anak cucunya yg tak kujung tiba, ber-tahun2 sudah
mereka menunggu disana, boro2 di besuk, di telepon juga kagak pernah!

Terkecuali kalau mereka mempunyai harta yg bisa diwariskan. Bahkan untuk
berkujung kepada anak sendiri pun, kita harus minta date dan mohon waktu
jauh2 hari sebelumnya, sehingga kadang2 terkesan lebih mudah mendapatkan
waktu untuk bertemu dgn pejabat tinggi daripada dgn anak sendiri.

Di dunia ini begitu banyak orang kesepian, sehingga sebagai pengganti teman
bicara, mereka mencari binatang peliharaan. Kenapa? Karena anjing maupun
kucing kita punya waktu untuk mendengar keluh kesah kita, mereka mau berbagi
rasa dgn kita, walaupun hanya sebagai pendengar saja. Maka dari itulah
banyak sekali manusia yg sudah melihat di dlm binatang peliharaannya sama
seperti anak atau partner mereka sendiri. Lucu tapi nyata manusia jaman
sekarang lebih mudah curhat kepada binatang peliharaannya daripada kepada
sesama manusia.

Sehingga kadang2 ingin rasanya saya bertanya: "Where is God, when I am
lonely?" pasti jawabannya ialah "Right beside you!", walaupun kita tidak
merasakannya, Tuhan selalu hadir di dalam kesepian kita, karena kasih Nya,
Ia tidak akan meninggalkan kita dalam keadaan apapun juga kita berada.
Bahkan Tuhan mengetahui kebutuhan manusia sejak, manusia itu di ciptakan.
Tuhan mengetahui bahwa itulah problem dan kebutuhan utama dari manusia,
Tuhan mengetahui bahwa kita membutuhkan seseorang untuk menemani kita sejak
Adam diciptakan.

Kej 2:18, 21-22 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu
seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan
dia." ...Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia
tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup
tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari
manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada
manusia itu.

Tiap orang akan mengalami dan menghadapi masa kesepian hal ini juga
dirasakan dan diketahui oleh Tuhan Yesus Yohanes 16:32 Kalian akan pulang ke
rumah masing-masing dan meninggalkan Aku sendirian. Tetapi Aku tidak
sendirian sebab Bapa ada bersama-Ku.

Ketika mantan Raja Inggris Duke of Windsor harus melepaskan tahtanya untuk
menikah dgn orang yg ia kasihi, ia mengucapkan bahwa kesepian itu bukannya,
karena tidak ada orang disekitar kita, tetapi di dalam hati maupun perasaan
kita merasa se-akan2 mereka tidak membutuhkan mau memperhatikan kita lagi.
Tiap orang membutuhkan atensi maupun kasih sayang!

Di batu nisan salah satu kuburan di New York tercantum selain nama, tidak
ada tgl lahir maupun tgl kematiannya terkecuali kata2 sebagai berikut:

Sleeps, but rest not.
Loved , but was loved not.
Tried to please, but pleased not.
Died as lived-alone.

Pada saat ini jutaan orang yg merasa sangat kesepian tanpa kita ketahui,
mereka menunggu dan mengharap kedatangan kita atau bunyi deringnya telepon,
surat bahkan email yg tak pernah kujung tiba, marilah kita bantu mereka,
berikanlah waktu kita sejenak untuk mereka yg pada saat ini merasa kesepian,
sehingga mereka mengetahuinya, bahwa kita sebagai saudara di dlm Kristus
benar2 mengasihi mereka.

Maranatha
Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke