At 03:10 AM 5/11/05 -0700, you wrote: >Dengan adanya perdagangan bebas, rendahnya pajak >impor, serta meningkatnya biaya hidup di Indonesia >yang dipicu oleh berbagai kenaikan tarif PAM, Listrik, >telpon, dan BBM, beserta berbagai pungli, Indonesia >bukan negara yang layak untuk mendirikan pabrik karena >besarnya biaya operasi yang harus ditanggung. > >Akibatnya meski tetap menjual produknya di Indonesia, >karena Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk >terbesar ke 4 di dunia, perusahaan2 asing memindahkan >pabriknya ke negara-negara tetangga seperti Thailand, >Vietnam, dsb. Sebagai contoh, perusahaan sepatu Nike, >Sony, Mitsubishi, dsb, memindahkan pabrik mereka ke >luar negeri, meski tetap menjual produk tsb di >Indonesia. ======
anda sudah riset belum...? berapa harga bbm di malaysia/thailand...? berapa tarif listrik di malaysia/thailand...? berapa tarif telepon di malaysia/thailand...? berapa tarif air bersih di malaysia/thailand...? semuanya lebih tinggi ketimbang di indonesia.... kok, kedua negara itu tetap bisa memikat investor asing....? malaysia dan thailand juga anggota wto = pengikut perdagangan bebas... tapi mereka sekarang lebih makmur ketimbang indonesia... gak percaya lagi...? sekali-sekali melanconglah kesana, kan dekat tuh... kalau mau fiskal 50 persen lebih murah, nyebrang pakai ferry dari batam or dumai or medan.... jadi apa yang salah: perdagangan bebasnya or indonesianya....? >Ribuan karyawan di-PHK. Dengan pajak impor yang begitu >rendah, banyak pabrik yang tutup di Indonesia karena >kalah bersaing dgn negara tetangga. Akibatnya, >sebagian rakyat Indonesia menganggur, dan hanya jadi >konsumen produk negara-negara tetangganya. ====== kalau pajak impor tinggi, kita gak bisa produksi apa-apa.... percaya gak...? karena sebagian besar bahan baku/bahan setengah jadi untuk industri kita masih diimpor... kondisi kita berbeda dengan cina yang berhasil mengembangkan industri-industri dasar seperti industri logam dasar dan industri kimia dasar.... sehingga mereka bisa memasok sendiri bahan baku untuk industri hilirnya.... hasil akhirnya, harga produk manufaktur mereka bisa sangat bersaing di pasar.... >Bagaimana caranya agar Indonesia bisa mandiri? Agar >rakyat Indonesia bisa bekerja di pabrik2 -kalau perlu >memilikinya- dan menghasilkan produk yang bisa >memenuhi kebutuhan dalam negeri? > >Jika semua kebutuhan kita disuplai dari luar negeri, >maka jika diembargo (seperti embargo senjata oleh AS), >maka Indonesia benar2 tidak berdaya. ======= kalau ini jawabnya ya mesti dengan kerja keras, belajar keras, berhenti korupsi dan bikin rencana industri dan perdagangan yang terpadu untuk jangka pendek, menengah dan panjang... bukan cuma marah-marah... bisa gak...? ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Ever feel sad or cry for no reason at all? Depression. Narrated by Kate Hudson. http://us.click.yahoo.com/LLQ_sC/esnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

