Saya kira MANG UCUP ini masih hidup dijaman batu. Jaman sekarang wanita dan 
pria harus sama haknya.  Wanita atau  laki2 yg berpendidikan harus memakai 
intelligentia masing2 untuk masa depan mereka.   Dimana didalam kitab suci 
[bible/alQur'an] ditulis bahwa wanita yg sudah tidak perawan atau janda/randa 
adalah sampah masyarakat. Rupanya jalan berpikiran anda adalah specific untuk 
anda dan bukan untuk umum.   Wake -up sir.
Kaum pria sebelum menikah melakukan extra marital relation menurut ajaranmu 
adalah mencari  pengalaman hidup sedangkan kalau wanita melakukan extra marital 
relationship dia adalah sampah masyarakat.  Didalam kitab suci kaum Islam,  
Nabi Mohammad saw juga menikah dgn janda. Apakah diapun sampah masyarakat. 
Apakah oleh karena suku Jawa kawin-nikah dgn bebas semua adalah sampah 
masyarakat.  Apakah suami harus menjadi diktator keluarga dan mengambil 
beberapa isteri muda yg perawan untuk melepaskan napsu alamnya [ kan mereka 
disamakan dgn benda mati yaitu mobil]
Jaman sekarang suami isteri adalah partner in life.  Isteri bukan fabrik utk 
bikin keturunan atau alat untuk melepaskan napsu alam kaum laki2. Kedua belah 
fihak harus berhak yg sama, dan segala harus dibicarakan dgn derajat yg sama 
beratnya. Kita tidak hidup dijaman batu dimana wanita itu adalah budak kaum 
pria.  Jikalau kaum laki2 bisa polygami maka kaum wanita juga berhak poliandri. 
Rupanya MangUcup ini memikir isteri harus jauh lebih muda dari suami karena 
isteri ada menopause - tetapi MangUcup lupa bahwa banyak kaum laki2 asia pada 
umur >45  semua sudah impotent [statistik bilang >50%]  Dan isteri waktu itu 
masih actip dan malah masih produktip. 
Saya membaca tulisanmu - dan saya tidak pernah memberikan kommentar karena 
tulisanmua memang banyak berdasarkan fundament2 yg lama - dan setiap orang 
bebas mempunyai cara berpikir yg indidual - tetapi kalau kamu mulai mengajar 
anak2 muda untuk berpikir secara mu tentang posisi kaum wanita dan kaum pria 
saya kira batas morality sudah diliwati.
Mungkin umur saya jauh lebih banyak dari Mang Ucup ini tetapi cara dia berpikir 
menurut saya masih berbeda > 50 tahun karena kurang berpengalaman hidup. Bicara 
secara anak bocah yg tidak pernah melihat dunia yg lebar dan hanya melihat 
dunia seperti ikan didalam aquarium

Andreas

 

 


MANG UCUP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hai kaum pria janganlah kalian mau menaziskan dan mengotori tubuh kalian
dimana kalian mau mengawini gadis yg udah kagak perawan lagi apalagi yg udah
jadi janda amit2 deh! Apakah kalian mau mengotori kesucian keturunan kalian,
karena ibunya telah berzinah sebelumnya? Apakah kalian tidak tahu bahwa
tercantum di dlm Alkitab apabila kita mengawini janda itu dosa, hukumnya
sama beratnya seperti berzinah, renungkanlah baik2, apakah kalian mau masuk
neraka, karena mengawini gadis yg non perawan! Kenapa harus mengambil barang
rombengan sedangkan yg masih gres aza berjibun! 

Kalau kita beli mobil bekas pasti ada speedometernya, jadi bisa ketahuan
udah berapa ribu km dipakai, begitu juga ada surat hak miliknya, dgn mana
kita bisa tahu udah berapa kali ganti tangan, tetapi bagaimana dgn gadis yg
non perawan, apakah ia hanya dipakai sekedar inreyen aza (belum 1000 km)
ataukah udah dipakai really Paris - Dakar, disamping bagaimana kita bisa
mengetahui udah berapa kali ganti tangan, jangan2 udah mirip seperti buku
dari taman perpustakaan yg gunta ganti tangan tiap hari. Siapa mau dapat
istri bekas piala bergilir, mending kalau hanya baru di icip2 aza, bagaimana
kalau kita lagi apes, sehingga hanya mendapat sisa ato ampasnya aza, bekas
kenduri orang sekampuang. 

Pasti Anda akan bertanya mang Ucup sendiri yg udah oldies dan jadi barang
rongsokan begitu, kok berani2nya mengungkapkan perkataan seperti diatas? 

Kalau kita mau beli mobil, apakah kita akan ditanya udah berapa kali kita
gunta ganti mobil sebelumnya, itu kan hak si pemakai, jadi kagak ada urusan
maupun kaitannya dgn masa lampau saya. Apakah kalau kita mau melamar gadis,
status bujangan saya akan dipertanyakan maupun dipersoalkan? No way lah!

Siapa yg begitu goblok, mau bayar emas kawin mahal2, eh tahu2nya dapat
barang rombengan (loakan)? Kalau hal ini terjadi di negara2 Afrika, kita
berhak untuk mengembalikannya kepada sipemilik (ortu) jadi ada garansinya
gicu, tetapi sayang di Indonesia tidak ada orang tua yg mau memberikan surat
jaminan yg sama, minimum boleh tukar dgn adiknya. 

S/d detik ini masih berlaku traidis, di beberapa pelosok bagian dunia ini,
dimana pesta perkawinan baru akan dimulai, apabila terbuktikan bahwa si
gadis masih perawan tulen, jadi segel nya harus di buka terelebih dahulu,
setelah itu pesta baru mulai! 

Kalau kita menikah dgn perawan, kita bisa yakin bahwa gadis tsb belum
ketularan penyakit kotor maupun AIDS jadi di jamin halal dan bersih 100%, 
ini penting demi keturunan maupun kesehatan kita. Disamping itu berdasarkan
pengalaman dan pengetahuan dari leluhur kita, kalau kita sering bersetubuh
dgn gadis yg masih perawan, kita bisa mencapai lanjut usia, enggak percaya
lihat aza raja Salomo 

Tentu Anda akan bertanya kenapa kita orang beragama begitu mementingkan
masalah keperawanan? Tanya aza sama pihak gereja yg menggurui saya! Apakah
Anda tahu salah satu doktrin gereja yg paling penting adalah masalah
keperawanan, kalau masalah keperawanan tidak penting, kenapa hal ini sampai
dijadikan doktrin! 

Bahkan perpecahan antara umat Katolik dan Portestanpun terjadi, karena
masalah keperawanan ini. Umat Kristen golongan Protestan hanya percaya bahwa
Yesus dikadung oleh anak dara - perawan (Maria), sedangkan umat Katolik
mempercayai lebih daripada itu, dimana Yesus dilahirkan secara muzizat,
maksudnya keluar dari rahim Maria dgn suatu cara sedemikian rupa sehingga
Maria secara medis tetap tinggal perawan. Kalau masalah perawan tidak
penting kenapa masalah ini sampai dijadikan alasan untuk perang sampai
ribuan orang harus meninggal dunia karenanya. 

Umat Nasrani bilang kita bersedia mengampuni dosa2 kalian bahkan
melupakannya, tetapi kenyataannya tidaklah demikian! Buktikan saja apakah
Anda bisa jadi biarawati (suster) kalau sudah tidak perawan lagi? Kalau
gereja tidak mau menerima yg non perawan kenapa saya harus mau mempersunting
gadis yg non perawan. Hai kaum pria bangunlah, jangan kalian mau di goblokin
oleh kaum wanita! 

Para pelacur mengetahui kebutuhan kita kaum pria, maka dari itu kalau
pelacur mau lengser dgn bantuan Dr, segel keperawanannya bisa dipasang
menjadi utuh kembali. Walaupun untuk ini mereka harus menghabiskan uang
tabungannya selama berkarya beberapa th. 

Bukanlah satu rahasia lagi bahwa keperawanan itu sudah merupakan satu barang
komoditi, tanya aza ama orang2 disekitar Anda maupun berita yg pernah Anda
baca, berapa banyak orang yg memperjual belikan keperawanan entah milik anak
gadisnya sendiri maupun milik diri pribadinya. 

Hai sadarlah dan bagunlah kaum pria, jangan kita sampai mau di iming2 oleh
kaum komunis eh maksud saya kaum feminis, yg mencoba ingin 
mengindroktrinasikan, kita bahwa masalah keperawanan itu tidak penting,
kalau masalah perawan itu tidak penting, buat apa mereka minta dikawin lebih
baik kita kumpul kebo aza! 

Kalau masalah ke perawanan tidak penting,kenapa ini bisa menjadi berita
utama bahwa 60% gadis2 di Jkt udah tidak perawan lagi, bahkan telah menjadi
persoalan negara. 

Kita seharusnya mengadakan satu partai untuk membela kaum pria yg telah
terkecoh oleh para gadis yg mengaku perawan ting-ting, tetapi kenyataannya
udah non perawan lagi! Agar mereka bisa dituntut hukum secara perdata maupun
pidana. Bpk. Hakim Bismar Siregar dahulu pernah menghukum seorang pemuda,
karena mengambil keperawanannya seorang gadis, tetapi bagaimana apabila hal
yg kebalikannya terjadi? 

Saya yakin sepenuhnya Anda akan manggut2 dan membenarkan pendapat saya
sepenuhnya. 

Maranatha 
"MACHO Ucup" 
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke