Fauziah.., Saya kira juga tak bisa kita menolak bahwa kita sekarang layaknya bidak dalam permainan catur. Dalam era kapitalisme pemegang uang atau kapital yang yang menyetir semuanya. Satu sisi kondisi kita memang lemah sekali. Mungkin kalau penjajahan ini bergaya lebih terbuka ala imprealisme zaman dulu. Orang akan lebih menyadari teori konspirasi itu sangat ada dan nyata. Perusahaan mana pun tak ingin merugi, bagaimana kondisinya agar tetap untung tentu membuat strategi ataus sebuah konspirasi. Terasanya adalah smooth, halus cantik seolah-olah kita nggak menjadi obyek tapi subyek pelaku. Awalnya saya nggak percaya dengan teori konspirasi ini, tapi melihat fakta yang terjalin membentuk sebuah cerita bersambung satu dengan lainnya. maka konspirasi itu sangat nyata. Sejarah bisa menjadi bahan pelajaran buat kita kenapa kondisi bangsa ini lebih parah. Padahal sangat amat kaya sekali dan luar biasa. Ketika saya sering megikuti ujian terbuka terpampang jelas begitu sangat besar karunia Allah pada kita. Tak ditolak kita memang punya kelemahan. Satu sisi kelemahan itu dibuat pihak tentu agar abadi demi kepentingan mereka. Dengan memberi suap, nyogok, manipulasi aturan, jiwa konsumtif, persepsi keberhasilan adalah materi, hidup hedonis, bebas nilai, penghilangan kepercayaan diri terhadap agama atau moralitas dll. Sementara hidup kita dibuat makin terjepit oleh kebutuhan hidup. Sehingga tawaran suap atau uang ndak halal bagi imannya yang kurang kuat diterima. Tentu saja bagi rekan-rekan yang berada ini kurang merasakan secara signifikan. Saya hanya melihat makin hari orang-orang gila, anak jalanan, gelandangan makin banyak saja di sekitar saya. Begitu berat beban mereka tanggung. Saya kira deretan orang2 seperti ini akan bertambah panjang. Lihatlah kenapa sewaktu krisis Malaysia, Thailand menolak bantuan IMF World bank, mereka kini lebih survive. Bahkan saya yakin anda lebih tahu dibanding saya soal fakta-fakta di luar seperti ini. Dimana bantuan dari mereka bukan menyembuhkan , tapi membuat rakyat miskin. IMF membunuh negara berkembang bukan dengan senjata tetapi dengan privatisasi (salah satunya) dan mencabut subsidi yang menjadi hak rakyat yang menyebabkan rakyat kelaparan. Mengutip perkataan Andres Perez, Mantan Presiden Venezuela, The Ecologist Report, Globalizing Poverty, 2000 , "IMF membunuh umat manusia tidak dengan peluru atau rudal, tetapi dengan wabah kelaparan.." Apa arti sebuah negara atau pemerintahan jika mereka tak lagi memihak atau mau mengatur kepentingan rakyat dengan sebaik-baiknya. Bisa saja di pemilu ke depan banyak orang golput. Tak ada perubahan. Kemarin saya mendengar sebuah perbincangan antar dosen yang mengatakan, "Kita dikejar-kejar bikin konsep ISO agar industri kita sesuai dengan pasar dunia. Tak tahunya setelah ISO jadi, satu persatu industri kita diambil alih Pemodal Asing dari luar. Ndak ada milik Indonesia kini. Kita dijebak,". Kenapa ini terjadi? karena kita megikuti pasar global, orang luar membuat standar luar biasa berat buat kita namun tidak untuk mereka. Bagaimana ekspor kita banyak ditolak? apakah produk kita kurang bagus. Non sense. Tidak. Belanda terkenal sebagai pengekpor teh kualitas tinggi di Eropa. Apakah Belanda memiliki kebun teh banyak. Teh itu berasal dari Indonesia. Kualitas kita bagus ko. Mereka membuat aturan untuk menjegal teh jadi Indonesia dan mengatakan tidak berkualitas. Padahal kita berkualitas. Illegal logging juga demikian. Wallahu'alam bishawab
fauziah swasono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- In [email protected], "irwank2k2" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Lho kenapa muncul kalimat 'not a monster created by the US', ya? > Privatisasi, 'market-based' economy ('market' yang mana?), dll, > memang merupakan tools dari kapitalisme toh.. > Tapi jangan lantas over-sent*t*t, eh over-sensitif lah yaw.. > Sorry klo ada yang tersinggung.. *just kiddin* > > CMIIW.. > Tidak ada yg over-sensitive. Cuma bosan saja mendengar kuliah para pakar dadakan yang memuja teori konspirasi. Walau kadang tidak ditulis scr langsung Amerika, tapi ujung2nya nunjuk WorldBank, US, IMF,... apa lagi? pokoknya nggak nunjuk diri sendiri deh atas kemunduran ekonomi kita. Pokoknya semua salah orang asing lah... Siip. salam, fau *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. "Bangkitnya manusia, karena pemikirannya" Kebangkitan ialah perpindahan suatu bangsa,negara, umat dan seorang individu dari satu keadaan ke arah yang lebih baik --------------------------------- Yahoo! Mail Mobile Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Dying to be thin? Anorexia. Narrated by Julianne Moore . http://us.click.yahoo.com/FLQ_sC/gsnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

