15.05.2005
Bisnis emisi gas rumah kaca
Oleh: Berndt Riegert
(Kuota emisi gas rumah kaca jadi komoditas ekonomi)
Gas rumah kaca kini menjadi komoditas ekonomi. Dalam Carbon Expo di K�ln dibuka
bursa untuk jual beli kelebihan kuota emisi. Sayangnya negara berkembang belum
dapat memetik keuntungan dari bisnis menggiurkan ini. Negara berkembang yang
memiliki hutan sangat luas seperti Indonesia, sebenarnya dapat mematok harga
yang lumayan, untuk bisnis ini.
Perusahaan jasa penjualan emisi gas rumah kaca, kini mulai agressiv menunjukkan
data statistik, menyangkut penawaran apa yang terbuka dalam perdagangan
sertifikat emisi karbondioksida. Terasa seperti jual beli di lantai bursa,
tetapi aktivitas itu benar terjadi dalam Carbon Expo di K�ln, satu-satunya
pekan raya internasional bagi perdagangan komoditi yang berkaitan dengan
sertifikat emisi. Andrew Ertel salah seorang pialang jual-beli emisi, dari
perusahaan Evolution Markets di New York memanfaatkan peluang, dengan
mempresentasikan sistem perdagangan emisi gas rumah kaca tsb.
Dalam Carbon Expo yang digelar di K�ln dari 11/5 hingga 13/5, Evolution Markets
yang merupakan pialang terbesar untuk jual beli hak emisi, memasang sejumlah
monitor layar datar besar. Di sana dapat dilihat, kurs aktual dari emisi
karbondioksida. Kini terbuka sebuah pasaran baru, dimana sejumlah pialang
terkemuka, seperti Chicago Climate Exchange dari AS, Nord Pool dari Skandinavia
dan European Energy Exchange dari Leipzig-Jerman, berebut peluang keuntungan
dari berlakunya Protokol Kyoto.
Inilah pasar yang tumbuh amat pesat. Menurut laporan Bank Dunia, dari tahun
2003 sampai 2004, hak emisi dalam kerangka proyek perlindungan iklim
internasional yang diperjualbelikan, volumenya meningkat 38 persen. Berdasarkan
Protokol Kyoto, negara maju yang mendukung proyek perlidungan iklim di negara
berkembang, dapat memperhitungkan angka kredit bagi hak emisi.
Disamping pasar untuk proyek iklim di negara berkembang, sejak awal tahun 2005
ini, juga terdapat perdagangan emisi intern di Uni Eropa. Dalam pasar ini,
berbagai perusahaan seperti pembangkit energi, peleburan baja dan pabrik semen,
melakukan perdagangan emisi diantara mereka. Andrei Marcu, presiden organisasi
perdagangan emisi internasional mengatakan : "Kami merasa puas, pasaran Eropa
dimulai dengan amat bagus. Ini merupakan sebuah pasar yang sangat aktiv, dimana
volume perdagangannya terus meningkat. Banyak pemain baru masuk ke pasar,
diantaranya sejumlah institut keuangan. Hal ini menunjukkan, bahwa terdapat
lebih banyak likuiditas".
Sejak awal tahun ini, diperdagangkan hak emisi Uni Eropa senilai sekitar 500
juta Euro. Demikian perkiraan perusahaan Evolution Markets. Sementara itu,
menteri lingkungan negara bagian Jerman Nordrhein Westfalen, B�bel H�hn memuji
gagasan perdagangan emisi tsb. Dengan itu, tercapai peluang fleksibiltas
ekonomi, ketimbang penetapan ambang batas emisi secara kaku.
Penghematan emisi gas rumah kaca di negara berkembang, kebanyakan jauh lebih
murah ketimbang penurunan emisi di negara industri maju. Karena itu, banyak
negara miskin memperhitungkan booming proyek perlindungan iklim. Akan tetapi,
sejauh ini harapan tsb tidak kunjung terwujud. Hanya sedikit proyek di
segelintir negara berkembang yang tergolong matang untuk dipasarkan. Hanya tiga
negara, yang menguasai dua pertiga pasar proyek ini, yakni India, Brasil dan
Chile. Namun pasarnya ibaratnya masih dalam tahap coba-coba.
Namun demikian, permintaan pasar akan proyek perlindungan iklim kini tergolong
besar. Misalnya saja Spanyol, yang neraca emisinya mengalami defisit besar,
menyatakan hendak mengimbanginya dengan proyek di negara berkembang. Pialang
jual beli emisi juga memperhitungkan, tahun 2007 mendatang volume perdagangan
emisi di Uni Eropa saja, akan meningkat pesat mencapai nilai sekitar 50 milyar
Euro. Artinya, pasar untuk proyek perlindungan iklim di negara berkembang, akan
meningkat dengan tegas.
---------------------------------
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/MCfFmA/SOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/