--- In [email protected], "BUD'S" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Itulah kwalitas dan mental dari Orang2 itu, kami hasih heran yang
Namanya
> Mahasiswa masih punya otak seperti ini, masih belum bisa membedakan
antara
> Pemerintah Amrik, Oknum Amrik, dan Warga negara Amrik. Apakah yang
> melakukannya mereka ???? apa dosanya warga negara Amrik ???. coba
kalau ada
> yang membom itu dari kelompok Agama tertentu pastilah mereka akan
bilang Oh
> Itu OKNUM. Sekarang kami ingin anda semua coba renungkan Apakah
bijaksana
> kalu si Amrik Meng Sweeping semua Orang Muslim di AS sehubungan
kasus 911
> ??? Di Thailand  semua orang Muslim di Sweeping sehubungan dengan Kasus
> Pengeboman ???  Dalam contoh kasus ini seperti biasa, jawaban klasik
yang
> sering kami dengar adalah Oh itu hanya issue, Oh itu belum terbukti.
dll .
> dan kami ingin bertanya dalam kasus ini kenapa semua orang tidak
berpendapat
> demikian ????.
> 

Tenang.. tenang Mas... Kok anda emosi sekali sih..
Soal sweeping, di Amrik (terutama pada waktu baru2 kejadian 9/11)
banyak sekali tuh muslim di sweeping dan mengalami pelecehan. Tentu
saja sebagian besar karena tindakan oknum. Jadi sama saja, di
Indonesia maupun di US ada oknum2 yang emosional. Kita nggak perlu
ikutan emosi.
Menurut saya, pihak universitas (IAIN?), ulama, Walikota, Polisi,
Gubernur yang mestinya aktif menjelaskan pada masyarakat untuk tidak
melanggar hak orang lain termasuk orang asing. Juga ketegasan
konsekuensi sanksinya.  


> Kami juga ingin bertanya, bagaimana caranya kejadian itu ( kalau memang
> benar ada ) bisa keluar dari Penjara Guantanamo yang terkenal Ketat
itu ???
> dan Apakah kejadian tersebut terjadi di Depan Orang banyak ????
kalau bukan
> tentunya yang tahu masalah ini hanya diketahui oleh Si Pelaku dan
Tahanan
> tersebut. Terus siapa yang membawa kasus pelecehan itu keluar dari
penjara
> tersebut ???
> 

Wah, kalau persisnya apa yang terjadi kayaknya member milis ini nggak
ada yang tau juga, wong (kayaknya) blom pernah ada yg pergi ke
Guantanamo. Tapi kalau baca Newsweek (yg pertama nulis laporan ini)
mereka telah melakukan konfirmasi sebelum menurunkan laporan ini. Dan
mengingat sejarah abusing yg kental disana (baca laporan Human Rights
International) maka patut diduga hal ini bukan sekedar sensasi belaka. 

Apalagi kasus ini terjadi dipenjara; di Abu Ghraib juga terjadi
pelecehan. Yang penting bagi saya adalah apakah negara menyetujui atau
melarang keras tindakan tsb. Di penjara bukan cuma muslim yang
mengalami pelecehan spt di Abu Ghraib, warga negara sendiri juga
sangat rentan thd pelanggaran HAM.  
Makanya Rice langsung merespons dg bijak sedangkan Pentagon mencak2.
Well, kita lihat saja bgm akhirnya.
Btw, yang nggak dapat edisi hardcopy Newsweek bisa baca edisi online:
"How a Fire Broke Out"

http://www.msnbc.msn.com/id/7857407/site/newsweek/


> Itu lah tipikal dari Orang2 yang ngak punya otak, tindakan mereka malah
> merusak citra Negeri ini, Apakah mau contoh Afgan ??? sampai terjadi
> kerusuhan, akhirnya yang rugi siapa ??? Amrik or Afgan ???
> 

Nah, kok contohnya Afghan? Bukannya Afghan hancur karena perang
saudara dan diinvasi Amerika? Terus terang nggak ngerti hubungan
kejadian ini dg Afghan. 

just my two-cent
salam,
fau





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke