http://www.indomedia.com/bpost/052005/19/depan/utama1.htm
Neloe Cs Dapat Bonus Rp26 M Jakarta, BPost Menjadi tersangka skandal kredit macet Bank Mandiri, tak menyebabkan ECW Neloe, I Wayan Pugeg dan M Saleh Tasripan, tiga mantan direksi Bank Mandiri ini kelimpungan. Pasalnya, ketiganya justru memperoleh bonus atau tantiem atas kinerja mereka sebesar Rp26 miliar. Pemberian tantiem terhadap Neloe cs itu merupakan salah satu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Mandiri yang digelar Senin lalu. Tantiem merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang dihadiahkan kepada karyawan. Pembagian tantiem yang mencapai Rp26.278.257.287 ini merupakan 0,5 persen dari laba bersih yang diperoleh Bank Mandiri selama tahun 2004 yang total sekitar Rp5 triliun. Hadiah itu diberikan kepada anggota direksi dan komisaris serta sekretaris komisaris yang menjabat selama tahun 2004, dengan jumlah sesuai lamanya waktu menjabat. Besarnya tantiem untuk Dirut mencapai 100 persen, wakil dirut sebesar 95 persen, anggota direksi 90 persen, komisaris utama 40 persen, wakil komisaris utama 38 persen, anggota komisaris 36 persen dan sekretaris komisaris 15 persen dari tantiem dirut. Selain itu gaji direksi Bank Mandiri di bawah pimpinan Agus Martowardojo memperoleh gaji lebih besar 7 persen dari yang diterima Neloe. Gaji dirut dinaikkan Rp7 juta atau 7 persen per bulan dari gaji tahun 2004. Namun Neloe sempat mencicipi kenaikan gaji karena kenaikan gaji sudah diberlakukan sejak 1 Januari 2005. Sel bekas Akbar Sementara Neloe, I Wayan Pugeg dan M Soleh Tasripan, menghuni sel 'spesial' di Rutan Kejakgung.Dikatakan spesial, karena sel itu pernah ditempati mantan Ketua Partai Golkar Akbar Tanjung dan mantan Gubernur BI Sjahril Sabirin, ketika kedua tokoh itu sama-sama menjadi tersangka korupsi. Di sel 'spesial' berukuran 4x4 meter itu, ketiga mantan petinggi Bamk Mandiri yang ditahan sejak Selasa (17/5) itu dijadikan satu. Letak ruangan sel spesial ini persis berada di samping pintu masuk rumah tahanan Kejaksaan Agung. Begitulah yang dituturkan salah seorang petugas Kamdal (keamanan dalam) Kejagung kepada beberapa wartawan media cetak maupun elektronik, sembari mewanti-wanti agar namanya tidak disebut. Fasilitas apa saja yang diberikan kepada trio tersangka kredit macet Bank Mandiri? Menurut pengakuan kamdal itu, ketiganya mendapat jatah masing-masing satu buah tempat tidur berupa dipan. "Fasilitas yang disediakan oleh ketiganya memang sangat minim. Tidak ada televisi, kipas angin apalagi AC," ungkap petugas itu. Selain itu, ketiga tersangka juga sudah tidak bisa lagi memakai fasilitas telepon genggam (ponsel). Sumber di Kejagung ini menjelaskan, sesuai presedur tetap (protap), para penghuni rumah singgah Kejaksaan Agung tidak diperkenankan leluasa berponsel ria. Namun, agar tidak ketinggalan informasi, selain televisi yang ditonton beramai-ramai, Neloe cs dan yang lainnya diperbolehkan membaca surat kabar, majalah ataupun buku lainnya. Mengenai kondisi terkini Neloe cs, sumber tadi mengaku, ketiganya dalam keadaan sehat. "Mereka tidur sangat nyenyak begitu masuk ke rutan Kejagung. Bisa dimaklumi, ketiganya sejak Selasa selama 9 jam lebih diperiksa intensif oleh tim penyidik. Cuma saja, I Wayan Pugeg sempat mengeluh sakit," tuturnya. Salah seorang kuasa hukum dari kantor pengacara Amir Syamsuddin, Nurhasyim usai menjenguk ketiganya membantah saat ditanya I Wayan Pugeg mengalami stres. Nurhasyim menjelaskan, I Wayan Pugeg merasa letih setelah menjalani pemeriksaan Selasa kemarin, sejak pagi hingga malam hari. "Beliau tidak stres tapi kecapaen," kata Nurhasyim. Tunjuk Pengacara Sementara itu, ECW Neloe, yang juga mantan Direktur Utama Bank Mandiri, secara resmi telah menunjuk pengacara pribadi, Jan Juanda Saputra dan LMM Samosir. Kedua pengacara itu, usai menjenguk kliennya di Rutan Kejagung, Rabu (18/5), mengaku sejak tiga hari lalu diberitahu untuk menjadi kuasa hukum mantan petinggi Bank mandiri yang kini ditahan di Kejaksaan Agung. Jan membantah, bila dikatakan kliennya tidak puas dengan kinerja Mohammad Assegaf. Sementara, Nurhasyim, salah satu tim pengacara Neloe cs mengaku belum mengetahui hal itu. Sekadar diketahui, selama ini yang menjadi tim kuasa hukum terhadap ECW Neloe, I Wayan Pugeg dan M Soleh Tasripan adalah, kantor pengacara Amir Syamsuddin, Moh Assegaf, Sulistio, Luhut Pangaribuan, dan Timbul Lubis. Nurhasyim dari kantor pengacara Amir Syamsuddin menjelaskan mengenai rencana penangguhan tahanan terhadap ECW Neloe, I Wayan Pugeg maupun M Soleh Tasripan yang kini sedang dibahas secara serius. Sementara mengenai rencana Mohammad Assegaf yang akan menggalang dukungan terhadap tokoh-tokoh penting, Nurhasyim mengaku hal tersebut belum bisa direalisasikan saat ini. .Mengenai rencana Assegaf yang akan membuat surat jaminan penangguhan tahanan dari para tokoh, Nurhasyim juga belum mengetahuinya. Namun, katanya lagi, sangat mungkin akan diserahkan surat jaminan keluarga kepada pihak Kejaksaan Agung. "Saat ini sedang disiapkan surat jaminan keluarga. Sementara kata Assegaf itu belumlah pasti, baru ngomong-ngomong dan kita juga belum bisa menjelaskan sekarang siapa saja tokoh yang akan ikut nanti," ujar Nurhasyim. Tindak pidana korupsi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidus) Kejagung, Hendarman Supanji, menyatakan ketiga mantan direksi Bank Mandiri itu diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi terkait kasus kredit macet Bank Mandiri senilai Rp1 triliun lebih. Hendarman mengatakan, penahanan ketiga mantan Direksi Bank Mandiri tersebut dilakukan Kejagung sesuai dengan Pasal 21, karena adanya dugaan kuat terhadap ketiganya telah melakukan tindak pidana korupsi dengan alat bukti yang cukup. Dia i meminta tim penyidik dapat menyelesaikan pemeriksaan dan pemberkasan kasus Bank Mandiri dalam waktu minimal tiga bulan. "Dalam waktu empat bulan sudah harus masuk ke pengadilan," kata Hendarman. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk yang baru terpilih, Sigit Pramono mengatakan kasus kredit bermasalah yang kini melanda Bank Mandiri mempengaruhi para bankir secara psikologis. "Secara manusiawi dengan adanya berita-berita ini membuat secara psikologis atau kejiwaan akan terpengaruh," kata Sigit di Jakarta Convention Center Senayan,JBP/yat/lya/dtc/ti [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Does he tell you he loves you when he's hitting you? Abuse. Narrated by Halle Berry. http://us.click.yahoo.com/aFQ_rC/isnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

