Lapor ke Polisi ???? Lapor ke MUI ??? bercanda kali ya ??? wong lapor ke menteri aja ngak ditanggapi dan juga tergantung siapa yang Lapor. Kalau sealiran ngak usah lapor aja dah rame sendiri, misalnya kasus Masjid Annur di Timor Lorosae
Misalnya Kasus Gereja Kopo di Bandung yang menutup adalah MUI cabang Margahayu Bandung ( kami lupa nomor suratnya ) harus lapor kemana ?????? Sebagai informasi. dalam Majalah TEMPO Edisi 15- November 2004 dalam rubik Agama Hal. 64 tertulis " Konferensi Waligereja Indonesia mengungkap sejak awal kemerdekaan hingga Januari 2004 tercatat 922 gereja di Indonesia yang di rusak massa" Didalam beberapa Milis yang kami ikuti, sering kali di ucapkan Kristenisasi dengan " Indomie" dalam hati kecil kami sebetulnya sedih dengan pernyataan ini, karena Masak Iman dan Taqwa seseorang bisa dibeli dengan hanya sembako ??? itu bearti kegagalan dari suatu Agama dalam " MEMAKMURKAN " Iman dan Taqwa dari umatnya. Dalam realita kehidupan, kami melihat banyaknya para pengemis yang nongkrong di depan Gereja dengan mengharapkan sedekah. Seperti diketahui karena terbatasnya Gereja, maka dengan sangat terpaksa mereka melakukan Ibadah beberapa kali dalam sehari, dan dihalaman Gereja tersebut dipasang Tenda Permanen dan Bangku. tidak jarang si pengemis tersebut ikut duduk di Bangku belakang sambil menunggu Bubaran " RONDE " berikutnya. kalau sudah begitu, Apakah termasuk Kristenisasi dengan Sedekah / Iming2 ??? dan tidak menutup kemungkinan sambil menunggu Bubaran " RONDE " berikutnya si pengemis itu mendengar Kotbah sang Pendeta, dan lama2 tertarik dan pada akhrinya pindah Agama, Apakah ini termasuk kasus pelanggaran atas " Mengajak orang berpindah Agama " ???? wassalam Budiman ----- Original Message ----- From: partogi samosir To: [email protected] Sent: Wednesday, May 25, 2005 8:26 PM Subject: Re: [ppiindia] Kristenphobia ---- (FYI untuk umat muslim) lapor ke polisi, karena hanya polisi yang berhak. Di negara Indonesia, Gereja atau organisasi kristen apapun tidak boleh. togi Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sebetulnya, gak perlu lah cara-cara syiar dan dakwah model gini. Saya rasa semua agama mengutuk model dakwah kayak gini. iya kan? Ini cara mengadu domba agama. Sebaiknya kalau ditemukan cara-cara Islamisasi yang gak elegan, coba tolong di'adu'kan ke MUI gitu...biar ditegor! Begitu juga kalau ditemukan kristenisasi yang gak elegan, kita mesti ngadu kemana? Siapa yang bisa mewakili ? wassalam dan salam, [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

