Lah yo maklum toh Mbak / Ibu..... musim pancaroba kan selalu lebih gak enak daripada musim hujan utawa panas, banyak yang masuk angin. Setelah puluhan taun hidup dalam sistem campuran 3K (Komunis-Kapitalis-Kerajaan) apa yah langsung bisa sistem demokrasi, sistem rule of law, .... Dulu daku kebetulan pernah di negeri seberang, negeri bule, waktu lewat di antara teman-teman yg lagi ngobrol aku kok ya iso nunduk-nunduk .... lah tapi mulut omong excuse me... Itulah ..... keadaan pancaroba memang semua masih kacau.... Dan sangat manusiawi kalau manusia mau keluar dari kekacauan...... tapi ya mudah-mudahan yah jangan kembali ke jaman Anarki Sistematis Orba lagi...... Salam Bobby B
"Ida Z.A" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: maaf sdikit nimbrung Mas/Pak... kalau kita duduk2 di tempat umum mungkin kita sering mendengar ocehan sebagian besar masyarakat yang ternyata masih memuji masa pemerintahan soeharto. yg kudenger mereka bilang begini, "jaman soeharto dulu gak kayak gini. dulu memang ada korupsi tapi paling cuma di satu titik aja artinya tidak melebar seperti jaman reformasi seperti skrg ini. kalau bisa diputar lagi, kondisi kita kembali aja ke jaman soeharto." dlm hatiku, weleh uedaaan nih orang....kupikir nih org kagak tahu kalo orang yg menderita jaman soeharto, mungkin, lebih byk dari sekarang. gak taulah...aku ora ngerti. --- In [email protected], Robertus Budiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mr. King of Tort, > > Betul bahwa realitas memang begitu, masih ada jutaan yg menganggap Suharto sbg pahlawan. Tetapi bukankah kita juga mesti fair pada jutaan rakyat yg lain yang menderita dan mendendam pada Suharto? > > Kalau fair hanya pada jutaan pihak lain, bukankah itu tidak fair namanya?!! > > Opini Dr. Asvi Marwan Adam tampaknya perlu dipertimbangkan. Topik Suharto sampai sekarang masih kontroversial, karena memang Cendana Connection masih terlalu powerfulllll. > > Betul sekali bahwa banyak penjilat-penjilat Suharto, yg sekarang berlagak reformis. Tapi dengan kenyataan ini jangan sampai kita membutakan realitas yg lain bahwa jutaan yg lain benar-benar mengalami penderitaan. > > Rekonsiliasi sesungguhnya mungkin masih memerlukan 1 dekade lagi, mungkin... > > Saya pribadi beropini bahwa Suharto lebih banyak kesalahan daripada jasanya. Ini dapat kita lihat dengan mudah jika kita menengok Malaysia, ya mulai membangun lebih lambat dari Indonesia, bahkan dikatakan Petronas saja dulunya belajar dari Pertamina, tapi sekarang Indonesia cuman jadi supplier tenaga kasar bagi Malaysia. ... Maaf buat saya mengatakan Suharto berjasa... , merupakan pengingkaran akal waras yang sangat mencolok mata... > > Salam > Bobby B > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

