Apalagi kalau Beliau ikut milis PPIINDIA, akan lebih banyak lagi informasi yang 
akan didapatkan, termasuk saran dan kritik  he he he
  ----- Original Message ----- 
  From: Sandy Dwiyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, June 16, 2005 5:18 PM
  Subject: Re: [ppiindia] SMS presiden di 9949


  Kalau lewat email, bisa tidak ya? Sebab kadang-kadang
  ide datangnya tiba-tiba.

  --- Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  >
  http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=201744&kat_id=3
  > 
  > Kamis, 16 Juni 2005
  > 
  > SBY Minta Operator SMS tak Ambil Untung Berlebih 
  > 
  > 
  > 
  > JAKARTA -- Untuk mengadu ke Presiden cukup mengirim
  > SMS ke 9949. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu
  > malam (15/6), di Kantor Presiden, Jakarta,
  > mengumumkan
  > secara resmi nomor layanan pesan singkat (SMS) dan
  > kotak pos yang dapat digunakan masyarakat untuk
  > mengadukan semua persoalan. Nomor SMS itu adalah
  > 9949
  > yang merupakan tanggal kelahirannya serta PO BOX
  > 9949
  > Jakarta 10000. 
  > 
  > ''Sejak saya sampaikan Sabtu lalu, animo, respons,
  > dan
  > atensi masyarakat sangat tinggi. Karena mengandalkan
  > HP saya, maka akhirnya terjadi kemacetan atau
  > hang,''
  > papar Presiden. Ia didampingi Sekretaris Kabinet
  > Sudi
  > Sialahi. Layanan SMS itu berlaku untuk semua
  > operator.
  > Presiden berpesan agar seluruh operator
  > penyelenggara
  > layanan SMS agar tidak mengambil keuntungan
  > berlebihan. ''Saya tidak ingin membebani rakyat.
  > Harus
  > yang wajar (tarifnya-red) gitu. Jangan justru niat
  > baik ini nanti menjadi keliru, kalau masuk segi
  > komersial yang berlebihan. Saya akan segera cek
  > nanti,'' katanya.
  > 
  > Pernyataan Presiden ini menjawab pertanyaan wartawan
  > yang menginformasikan ada satu operator ponsel yang
  > menggunakan tarif Rp 1.000 per-SMS ke nomor hotline
  > Presiden tersebut. Menurutnya, tak beralasan apabila
  > operator menerapkan tarif di atas harga SMS normal
  > karena server, komputer, printing, dan personel yang
  > menangani SMS disediakan Presiden. ''Tidak ada biaya
  > tambahan apa pun. Saya akan cek nanti apakah betul
  > ada
  > biaya tambahan dari pemberi jasa ini,'' janjinya.
  > 
  > Menurut Presiden, tim berjumlah 5-7 orang yang
  > menangani layanan SMS ini akan berada di bawah
  > langsung kendali Presiden. ''Mereka bekerja 24 jam
  > dan
  > tak boleh disambi,'' tandas Presiden. Dari tim ini
  > menurut Presiden, akan dipilah-pilah pesan yang
  > perlu
  > mendapatkan respons segera, yang diteruskan ke
  > instansi atau daerah, dan lain-lain. Presiden akan
  > mengkaji apakah pengirim SMS sebaiknya tidak
  > dikenakan
  > biaya. ''Sebab saya juga tidak ingin membebani salah
  > satu instansi. Tetapi tentu dengan kepantasan harga
  > pulsa, supaya tidak ada yang mendapatkan keuntungan
  > dari masalah ini,'' tegasnya.
  > 
  > Menurut Presiden, layanan hotline itu memberikan
  > keuntungan pada dirinya. Dengan sistem komunikasi
  > itu,
  > katanya, dirinya bisa mendengarkan suara rakyat.
  > ''Keuntungannya juga rakyat bisa menyampaikan
  > sesuatu
  > yang bisa diolah melalui sistem yang ada untuk
  > mendapatkan penyelesaian.''Presiden menegaskan bahwa
  > setiap pekan, SMS yang masuk akan diumumkan ke
  > publik,
  > termasuk sampai sejauh mana upaya atau tindakan yang
  > dilakukan untuk merespons SMS yang masuk itu. ''Tiap
  > minggu akan diumumkan, tentu tidak mungkin selalu
  > saya
  > yang mengumumkan.''
  > 
  > Diungkapkan Presiden, terhitung sampai pukul 14.00
  > WIB, Rabu (15/6), jumlah SMS yang masuk ke nomor
  > 0811109949 dan tertahan mencapai 15.360 pesan. Dari
  > jumlah itu, katanya, 19 persen berupaya dukungan
  > atas
  > prakarsa membuka layanan komunikasi langsung itu,
  > 16,5
  > persen dukungan pemberantasan korupsi, 14,5 persen
  > keluhan atau nasib PNS, guru bantu dan sebagainya,
  > 17,4 persen menyangkut pejabat yang dianggap tidak
  > responsif, 6,6 persen laporan kerusakan
  > infrastruktur
  > dan 25,6 persen beragam seperti masalah TKW,
  > pendidikan, pengangguran dan sebagainya.
  > 
  > Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta
  > masyarakat
  > yang mengirimkan SMS hendaknya dengan identitas nama
  > dan alamat yang jelas. ''Ini supaya tidak
  > menimbulkan
  > fitnah dan juga agar mudah untuk ditindaklanjuti,''
  > katanya. Ia berjanji akan melindungi identitas baik
  > nama ataupun alamat si pengirim pesan. Di tempat
  > terpisah, Wapres Jusuf Kalla menyatakan dirinya
  > tidak
  > perlu menyiapkan nomor telepon khusus untuk
  > menampung
  > informasi dan keluhan masyarakat seperti yang
  > dilakukan Presiden. ''Satu saja (milik Presiden)
  > sudah
  > cukup, supaya gampang,'' katanya. Menurutnya,
  > Presiden
  > akan membagikan masalah-masalah yang diterima
  > melalui
  > SMS itu kepada dirinya dan para menteri untuk
  > kemudian
  > ditindaklanjuti.
  > 
  > (osa ) 
  > 
  > Mario Gagho
  > Agra University
  > www.ppi-india.org
  > ---------
  > A WINNER works harder than a loser and has more
  > time. 
  > A LOSER is always "too busy" to do what is
  > necessary.
  > 
  > 
  >             
  > __________________________________ 
  > Discover Yahoo! 
  > Have fun online with music videos, cool games, IM
  > and more. Check it out! 
  > http://discover.yahoo.com/online.html
  > 



              
  __________________________________ 
  Do you Yahoo!? 
  Make Yahoo! your home page 
  http://www.yahoo.com/r/hs


  ***************************************************************************
  Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
  ***************************************************************************
  __________________________________________________________________________
  Mohon Perhatian:

  1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
  2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
  4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




------------------------------------------------------------------------------
  Yahoo! Groups Links

    a.. To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
      
    b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]
      
    c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke