--- In [email protected], Mas Bagong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mbak Fau:
> Mas Ambon seperti sudah diset tidurnya, jadi tiap empat puluh lima
> menit bangun trus langsung buka imil dan langsung deh ngirim....
> (ngarang!)
Hehehehehe... atau Mas Ambon punya auto-sender program yang sangat
pintar milih judul2 artikel yg akan dikirim, mis. minggu ini:
keywordnya: busung lapar, korupsi, haji, hehehe.... j/k
(usul baru: jamsostek)
> yang sesuai.... Nah kalau minta auditor independen, ini yang susah
> mbak di republik ini, ngikutin kasus KPU nggak? Coba bayangin, suruh
> ngawasin kok malah terima duitnya.... Masak harus ndatangin auditor
> dari LN? Nanti dikira nggak nasionalis lagi (entah apa artinya
> nasionalis bagi mereka...)
Makanya jangan cuma satu auditor, sehingga ada second opinion. Ada kok
auditor bagus di negara kita, mungkin bisa kombinasi: satu join dg
asing, satu pribumi. Yang penting kan follow-up nya.
Dulu saya pernah nulis ttg perbaikan sektor perbankan di Indonesia
setelah krisis. Nah kan sampe ke IBRA (BPPN), jadi saya baca2 hasil
audit laporan keuangannya. Jelas2 laporan audit menunjukkan ada yang
nggak beres.
Tapi... mana follow-up nya? Nah sekarang kan pemerintah lagi mau nih
nangkepin koruptor2, jadi sistem audit independen bisa dijadikan salah
satu indikasi awal.
* saya masih gemas kalau ingat BPPN ini yg penghasilan bossnya bisa
diatas 100 juta perbulan (kadiv aja gajinya 40 jutaan). Udah kinerja
gak karuan, muji diri sendiri lagi. Bener2 udah gak punya malu.*
> Kalau koruptor ketangkep usul saya satu hukuman mati yang
> dilangsungkan dengan proses yang lama... (contoh dihukum mati dengan
> cara digelitikin sampai mati lemas karena tertawa atau mati dengan
> menghirup gas gelak; khan lebih humanis bin humoris!) Soalnya,
Patut dipertimbangkan.. atau "dipenjara" dulu di daerah terpencil
sebelum dieksekusi. suruh hidup sendirian ditengah penduduk sekitar yg
gak punya akses ke air bersih, sanitasi, makanan sehat, dan pelayanan
kesehatan. Biar ngerasain the real life orang2 yg dia curi uangnya.
salam,
fau
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/