tapi pertanyaan yang kemudian menyusul..what next? apa kita disini cuma bisa menyumpah-serapahi IMF? MNC? pemerintah? saling nuding orang lain..ingat telunjuk kita menunjuk orang lain, empat lainnya ke diri kita sendiri lho? :-)
gimana kalo kita ,paling tidak, berdoa buat mereka (selemah-lemahnya iman..karena kita gak punya kemampuan lain)..semoga Indonesia kita semakin baik dimulai dari kita sendiri :-) amin [EMAIL PROTECTED] _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of fauziah swasono Sent: Friday, 17 June 2005 9:59 PM To: [email protected] Subject: [ppiindia] Re: Globalisasi Kemiskinan: Rakyat Disuruh Makan Serangga! --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ---------------------- > > DH: Dalam setiap malapetaka, sangatlah menggiurkan mencari sasaran > untuk disalahkan. > > Mengatakan, semata AS yang bertanggung jawab, adalah simplifikasi > proses ekonomi, yang akan sangat mengaburkan mata kita. > > Ini tak berarti, bahwa memang MNC dari AS dan negara negara industri > lainnya (juga Uni Eropa) turut menyebabkan malapetaka global ini. > > Saya sengaja pakai kata "turut", sebab kalau kita tilik, dengan > seksama, peran pimpinan negara negara miskin sendiri dalam > MEMISKINKAN negerinya, tak kalah dahsyatnya. > Tepat sekali Pak Danar. Kalau kita mau marah, marahlah secara proporsional. Artinya sesuai dg kesalahan masing2. Kalau ada anak busung lapar, kita marahin MNC, mereka paling bilang: emangnya kita departemen sosial dan kesehatan RI? Menurut saya: kesalahan utama adalah pada pemerintah dan rakyat (termasuk saya) sendiri. Seperti kata Pak Danar, kita kurang bersih (dari korupsi dan dosa sosial), kurang bekerja keras, kurang hemat, kurang disiplin, kurang perencanaan. Salah satu pangkal bencana ini adalah korupsi: dia menghisap insentif orang2 jujur dan disiplin sehingga ikut2an melenceng. Melemahkan otak2 strategis untuk membangun bangsa. Semua terbengkalai, karena lingkaran setan korupsi ini. Saya juga marah ke Amerika, tapi bukan karena busung lapar, melainkan politik perdagangan luar negerinya thd Indonesia sering tidak fair, pembelaannya yg bias thd bbrp kasus yg melibatkan perusahaannya vs. pemerintah Indonesia, dsb. Tapi seharusnya pemerintah kita lebih pinter, nggak nyerah dibawah tekanan. Ini bisa, buktinya kasus kontrak penjualan listrik dari IPP yg dulu ketinggian bisa diperbaiki sampai ke nilai yang wajar. Mestinya pinter2 ini ke banyak hal lainnya. Juga, selain memarahi pemerintah, sewajarnya juga kita memuji untuk prestasinya walau kecil. Jadi kita sama2 coba perbaiki sistem "reward and punishment" yang sudah lama nggak jalan di Indonesia. Jangan pernah puji/kagum pada orang2 yg kaya karena korupsi atau pinter mencari shortcut dari prosedur yg sebenarnya, dan jangan lupa memuji orang2 yg disiplin dan bekerja keras, sekecil apapun hasilnya atau kekayaannya. just my two-cent, fau *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] _____ Yahoo! Groups Links * To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ * To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> * Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! <http://docs.yahoo.com/info/terms/> Terms of Service. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

