Ikutan ahh,
Kita bisa mengerti bahwa bagi kaum muslim, al Qur'an punya posisi 
tersendiri. Orang-orang yang teruus mengeksplorasi al Qur'an melalui 
pelbagai kajian, dan penafsiran sebenarnya juga mengindikasikan 
betapa "dahsyatnya" al Qur'an itu sendiri. 

Yup, kita setuju bahwa kasus seperti penistaan al Qur'an harus 
ditindak karena setidaknya: 
1. melanggar hukum
2. memiliki pretensi besar timbulnya konflik
3. menjadi terapi kejut
4. menjaga kontrol publik

Tapi yang sering keliru justru pengeneralisasian oknum.Nah, ini 
justru malah terbukti banyak ruginya. Sama seperti kasus korupsi oleh 
bebrapa oknum di sebuah institusi, tidak harus kemudian mngatakan 
seluruh oarang di bawahnya juga terlibat, tanpa bukti dan 
penyelidikan. Lalu disimpulkan untuk membubarkan institusinya. Lebih 
mudah memperbaiki ketimbang nikin yang baru lho; intinya perbaikan 
moral, etika kerja, komitmen, integritas, de el el. Dan tentu, lebih 
kuat, jika disertai political will.

Salam,


MHM 



--- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau melihat kondisi ini, kita patut bertanya : dimana posisi HAM 
di
> masyarakat AS? Bagaimana mau menyebarkan HAM dan demokrasi, kalau 
sendirinya
> juga pelanggar HAM dan demokrasi?Sapu yang kotor tidak akan dapat
> membersihkan kotoran......Kita lihat apa yang akan dilakukan 
oleh "BIANG
> KEROK" HAM itu, untuk meyelesaikan masalah ini.....
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: "koktanyasih" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Saturday, June 25, 2005 9:49 AM
> Subject: [ppiindia] Lagi, Lembaran-Lembaran Al-Quran Dinistakan di
> Tennessee, AS
> 
> 
> >
> > Publikasi: 24/06/2005 15:01 WIB
> >
> > eramuslim - Penistaan terhadap kitab suci Al-Qur'an belum 
berakhir.
> > Warga Muslim di Tennessee, AS baru-baru ini menemukan lembaran-
> > lembaran Al-Qur'an yang dikerubungi lalat di luar kompleks 
perumahan
> > di East Nashville. Setelah dilihat, ternyata lembaran Al-Qur'an
> > berlumuran kotoran manusia dan ujungnya sobek terbakar. Penemuan 
ini,
> > membuat warga Muslim di wilayah Tennessee sangat marah.
> >
> > "Akan sulit menerima skenario bahwa insiden tersebut tidak 
bermotifkan
> > sesuatu yang bias," ujar Direktur Eksekutif Council on American-
> > Islamic Relations, Nihad Awad dalam pernyataan resminya, Rabu 
(22/6)
> > kemarin.
> >
> > Lembaran Al-Qur'an yang dinistakan itu ditemukan tepat di pintu
> > gerbang oleh seorang warga Muslim yang tinggal di dekat komplek 
LeNore
> > Garden Apartmen yang sebagaian besar dihuni oleh Muslim imigran 
asal
> > Somalia. Mendengar berita tersebut, puluhan warga Muslim di 
Nashville
> > berkumpul meluapkan kemarahan mereka atas tindakan keji itu.
> >
> > "Saya tidak mengerti mengapa orang melakukan ini. Saya tidak bisa
> > memahaminya. Al-Qur'an ada dihati setiap Muslim. Kami 
menghormatin dan
> > mencintainya lebih dari keluarga kami sendiri," ujar Ab-dishakur
> > Ibrahim, Imam mesjid Al-Faruuq di situs warga Tennessee.
> >
> > Ali Salad Mohamed, seorang Muslim imigran di Nashville dengan nada
> > marah mengatakan,"Kelihatannya sengaja diletakkan di kotoran 
manusia,
> > digelantang dan dibakar."
> >
> > Sementara itu, Mona Grigsby, yang tinggal di dekat kawasan itu
> > mengungkapkan, ia melihat lembaran Al-Qur'an di anak tangga 
ketika ia
> > pulang kerja hari Selasa kemarin, ia pikir tidak ada sesuatu yang
> > perlu dikhawatirkan. "Saya tidak tahu apa itu sebenarnya," 
katanya.
> >
> > Untuk meredakan kemarahan warga Muslim di kawasan itu, Ab-dishakur
> > menghimbau mereka untuk menyatakan keprihatianan mereka dengan 
cara
> > yang damai. "Kota ini selalu damai, menyenangkan dan saling 
hormat-
> > menghormati antar sesama warganya. Jangan kita lupakan itu, pinta
> > Ibrahim. Di Nashville, terdapat kurang lebih 15.000 sampai 20.000
> > warga Muslim.
> >
> > Kasus penistaan Al-Qur'an ini sudah ditangani oleh Kepolisian dan 
FBI.
> > "Jelas, kami harus menerima kemungkinan bahwa perbuatan ini 
merupakan
> > kejahatan yang mengandung kebencian," ujar Letnan Steve Hewitt, 
dari
> > departemen kepolisian kota Nashville. Namun Hewitt mengatakan
> > penyelidikan baru dilakukan dan masih terlalu dini untuk membuat
> > kesimpulan atas motif kasus tersebut.
> >
> > Aparat kepolisian lainnya, Kapten Mike Hagar menyatakan, pelakunya
> > bisa dikenai tuduhan tindak pidana ringan karena menistakan benda-
> > benda yang dianggap dihormati atau sudah melakukan intimidasi 
terhadap
> > hak-hak sipil.
> >
> > Menyusul insiden tersebut, Eksekutif Direktur CAIR, Nihad Awad 
meminta
> > kesadaran warga Tennessee dan warga di seluruh Amerika Serikat 
untuk
> > melawan sikap anti Muslim dengan mulai membaca isi Al-Qur'an.
> >
> > Para pemimpin nasional perlu menyampaikan situasi makin 
meningkatnya
> > sikap anti Muslim dan sikap tidak toleransi di kalangan 
masyarakat AS.
> > Laporan yang dirilis CAIR bulan Mei kemarin menunjukkan, kejahatan
> > yang bernuansa anti Muslim, diskriminasi dan pelecehan di AS 
meningkat
> > dua kali lipat sepanjang tahun kemarin. (ln/iol)
> >
> >
> >
> >
> >
> 
**********************************************************************
*****
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> >
> 
**********************************************************************
*****
> > 
______________________________________________________________________
____
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke