http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/6/27/n6.htm
Puluhan Habib Jamin Said Agil
* Minta Penangguhan Penahanan
Jakarta (Bali Post) -
Belum genap satu minggu ditahan, mantan Menteri Agama Said Agil Husein Al
Munawar sudah tak betah. Lewat mantan Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Suryo
Sumarno, ia mengajukan penangguhan penahanan. Selain Yapto, puluhan habib
(ustad) menyatakan kesediaannya sebagai jaminan permohonan pengalihan tahanan
itu.
''Saya bersama puluhan habib ini ingin menjenguk dan mengetahui kondisi Pak
Said Agil. Kami siap menjadi jaminannya, kalau penyidik menangguhkan
penahanannya. Kami yakin Pak Said Agil tidak terlibat kasus korupsi, seperti
yang dituduhkan penyidik,'' kata Yapto yang datang bersama 20-an habib di ruang
tahanan Bareskrim Mabes Polri, Minggu (26/6) kemarin.
Menurut Yapto, Said Agil sudah lama dikenalnya. Bahkan, bisa dibilang sangat
dekat, sehingga dirinya berani mengajukan diri sebagai jaminan penangguhan
penahanan tersebut. Meski yakin Said Agil tidak bersalah, tetapi ia sangat
menghargai dan menghormati proses penyidikan yang tengah dilakukan Tim
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor).
Hal yang sama juga disampaikan rombongan habib yang dipimpin Habib Hasan Al
Husein. Bersama rombongannya, ia juga merasa yakin mantan Menag itu tidak
bersalah. Proses hukum yang tengah dijalaninya akan diikuti hingga tuntas.
''Sebagai orang yang tahu agama, Pak Said Agil pasti takkan melarikan diri dan
takkan menghilangkan barang bukti. Kami berani menjaminnya,'' katanya yakin.
Habib Hasan mengatakan, selama berada dalam tahanan, tersangka Said Agil lebih
banyak beraktivitas keagamaan. Tiap usai melakukan salat, ia selalu mengaji.
Alunan suara yang merdu itu, sampai terdengar jelas ke meja petugas piket ruang
tahanan yang berada di bagian samping gedung Bareskrim. ''Pak Said Agil memang
dikenal sebagai qari (pembaca Alquran) yang bagus. Dia juga hafiz (hafal)
seluruh isi Alquran,'' tambahnya.
Selain mendapat kunjungan dari temannya, tersangka Said Agil juga dikunjugi
keluarganya. Namun, kunjungan itu tidak sekaligus dilakukan anggota keluarga
itu. Istri Said Agil, Fatimah Assegaf, datang menjenguk sekitar pukul 12.30
WIB. Dia datang bersama rombongan sekitar 10 orang. Sedangkan anak-cucunya tiba
di sana pukul 17.30 WIB. Tidak diketahui mengapa waktu kedatangan mereka
berbeda.
Rombongan yang datang bersama Fatimah Assegaf merupakan kerabat dekat Said
Agil. Baik Fatimah dan kerabat suaminya itu tak bersedia diwawancarai. Mereka
berada di ruang tahanan Mabes Polri hampir satu jam. Anak-anak Said Agil yang
berjumlah enam orang menengok ayahnya lebih dari satu jam. Mereka baru keluar
dari sana sekitar pukul 19.00 WIB. Selain Said Agil, mantan Dirjen Bimas Islam
dan Penyelenggaraan Haji Taufiq Kamil juga dijenguk kerabatnya. Tersangka yang
ditetapkan terlibat kasus dugaan korupsi DAU itu, juga mendapat kunjungan istri
serta kerabatnya. Sama seperti keluarga dan kerabat Said Agil, mereka menolak
berkomentar. Aktivitas Taufik selama ditahan, ternyata tak jauh berbeda dengan
Said Agil. (kmb3)
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/