Walah...
Murtadisasi lagi...Kristenisasi lagi....Islamisasi lagi....
Kok nggak ada kejawenisasi ya? 
DG

On 6/28/05, Ida Z.A <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> haaaaaaaa....lagu lama. seribu macam cara bisa dipakai untuk menjerat
> kancil. tapi alhamdulillah kancil skrg udah pinter2...
> 
> --- In [email protected], "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > -----Original Message-----
> > From: Ambon [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> >
> > HARIAN KOMENTAR
> > 28 June 2005
> >
> >
> > Dituduh melakukan Kristenisasi
> > Pelayan Gereja Ditahan Polres Indramayu
> >
> >
> > Tiga orang wanita yang menjadi pelayan di Gereja Kristen Kemah Daud
> > (GKKD) Hargeulis, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dilaporkan
> ditangkap
> > dan dijeblos dalam penjara oleh pihak kepolisian Indramayu dengan
> > tuduhan melakukan pemurtadan dan Kristenisasi.
> >
> > Menurut informasi yang di-publikasi Eskol-Net, peristiwa yang
> terjadi
> > tanggal 16 Mei 2005 lalu itu, dialami dr Rebecca, Ibu Ratna dan Ibu
> Ety.
> > Berikut kro-nologis penangkapan terhadap ketiga pelayan gereja ini.
> > Pada tanggal 9 September 2003, ketiga ibu ini memulai pe-
> layanan 'Minggu
> > Ceria' (sema-cam pondok gembira di Mana-do) di rumah Ibu Rebecca.
> > Se-tiap minggunya sekitar 10-20 anak menghadiri 'Minggu Ceria' ini,
> di
> > antara yang hadir me-mang ada beberapa anak de-ngan latar belakang
> > muslim.
> > >>> Yang Menyuruh anak-anak latar belakang muslim hadir sapa ???
> >
> > Tanggal 24 Desember 2004, setelah perayaan Natal, 'Ming-gu Ceria'
> ini
> > ditutup oleh MUI Haurgeulis dengan alasan ru-mah tinggal tidak boleh
> > dipakai untuk kegiatan ibadah. Tapi saat perayaan Natal tersebut,
> > anak-anak 'Minggu Ceria' diberi hadiah Natal berupa tas dan buku
> tulis
> > dan kaos untuk se-bagian anak.
> >
> > Setelah itu, pelayanan 'Ming-gu Ceria' pindah di rumah ibu Ety
> Pangesti.
> > Tanggal 26 Maret 2005, dalam rangka Paskah, anak-anak 'Minggu Ceria'
> > pergi ke Taman Mini disertai dengan beberapa orang tua/wali, ter-
> masuk
> > orang tua/wali dari anak yang berlatar belakang muslim.
> > >>> Orang tua macam apa kayak gini , ... lieur ah ...
> >
> > Sekitar April 2005 ada orang tua yang mempermasalahkan acara
> tersebut.
> > Hal ini akhirnya sampai kepada Muspika, dan MUI setempat mendesak
> agar
> > masalah ini diselesaikan secara hukum dengan tuduhan mela-kukan
> > pemurtadan dan upaya Kristenisasi.
> > >>> Udah jalan-jalan Gratis, eh bikin masalah ...,
> >         lagian sapa yang maksa ikutan jalan-jalan ke Taman Mini ...
> >
> > Akibatnya sejak tanggal 14 April 2005 pelayanan 'Minggu Ceria'
> ditutup.
> > Pada tanggal 3 Mei 2005 diadakan pertemuan antara
> gereja/pelayan 'Minggu
> > Ceria' dengan Muspika yang dihadiri oleh camat, MUI/KUA, Polsek,
> Koramil
> > dan seorang anggota BPD.
> >
> > Sesuai kesepakatan hasil per-temuan tersebut akan dibuat oleh camat
> dan
> > selanjutnya akan ditandatangani oleh Ibu dr Re-becca, namun kemudian
> > tidak ada berita acara pertemuannya. Yang terjadi adalah adanya
> laporan
> > MUI Haurgeulis ke Polsek Hargeulis pada tanggal 3 Mei 2005 tersebut
> dan
> > di-proses.
> >
> > Tanggal 9 Mei 2005 ketiga ibu memenuhi panggilan polisi Har-geulis
> > sebagai tersangka, na-mun perkara tersebut dilim-pahkan ke Polres
> > Indramayu. Tanggal 14 Mei 2005 ketiga ibu memenuhi panggilan polisi
> > Polres Indramayu sebagai saksi sesuai dengan surat panggilan polisi
> yang
> > ditandatangani oleh AKP Suryanto, Kasatreskrim Polres Indramayu,
> namun
> > pada waktu diperiksa dinyatakan langsung sebagai tersangka oleh
> polisi
> > pemeriksa dan se-telah diperiksa dari mulai jam 09.00 - 16.00 WIB,
> > ketiga ter-sangka tidak boleh pulang hingga hari Minggu.
> >
> > Hari Senin, 16 Mei 2005 se-kitar jam 08.00 WIB ketiga ter-sangka
> > diberitahu ada surat pe-nahanan dan diminta untuk menandatangani dan
> > setelah itu dimasukkan ke dalam sel ta-hanan. Ketiga tersangka
> > di-dampingi oleh Advokat Oesman Ponco Silitonga SH & Asso-ciates.
> >
> > Ketiganya dituduhkan dengan Pasal 86 UU No 23 Tahun 2002
> Perlindungan
> > Anak yang bu-nyinya: Setiap orang yang de-ngan sengaja menggunakan
> tipu
> > muslihat, rangkaian keboho-ngan, atau membujuk anak un-tuk memilih
> agama
> > lain bukan atas kemauannya sendiri, pa-dahal diketahui atau patut
> > di-duga bahwa anak tersebut be-lum berakal dan belum ber-tanggung
> jawab
> > sesuai dengan agama yang dianutnya dipidana dengan pidana penjara
> paling
> > lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000
> (seratus
> > juta rupiah);
> > Barang buktinya berupa 1 (satu) buah Alkitab dan 6 (enam) buah kaos.
> > Hanya saja, sampai berita ini dilansir anak-anak tersebut tidak ada
> yang
> > pindah agama.
> > >>> Tuduhan Kristenisasi ... tapi ga ada satu pun yang pindah
> agama ???
> > lieur ...
> >
> > Tanggal 1 Juni 2005 la-lu, berkas perkara telah dilim-pahkan ke
> > Kejaksaan Negeri Indramayu dan ketiga ibu ter-sebut, yaitu dr
> Rebecca
> > Laonita Z, Ibu Ratna Mala Bangun dan Ibu Ety Pangesti, dijebloskan
> ke
> > Lembaga Pemasyarakatan (LP) Indramayu 30 Juni 2005 mendatang, ka-sus
> > mereka akan diproses Kejaksaan Negeri Indramayu. Mantan presiden
> > Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sempat meminta MUI untuk mencabut kasus
> ini
> > atas pertimbangan keadilan dan legalitas. Namun MUI menjawab lewat
> surat
> > bertanggal 27 Mei 2005 bahwa mereka takkan mencabut dan malah
> menilainya
> > sebagai kasus yang murni sebagai 'aktivitas kriminal dan 'aksi
> > Kristenisasi.
> > >>> Kadung udah malu kali jadi diterusin .... Pake macem macem
> tuduhan
> > tak berarti !
> >
> >
> > 'Akibat penahanan ketiga wanita tersebut, semua kegiatan GKKD di
> > Haurgeulis, Indramayu dihentikan.(eskol-net)
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke