--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Menanggapai pernyataan ibu Fauziah:
> > > -Bank BCA dibeli siapa?
>
> Kemudian dia menyatakan tak ada perusahaan AS di situ,
> setahu saya pembelinya adalah Farallon dari AS.
> Mengenai perusahaan yang lain, pembelinya adalah
> "sekutu" AS. Ingat, AS tidak pernah bermain sendiri.
> Tapi selalu membentuk aliansi dengan negara sekutunya
> seperti pada perang dunia II atau pun pada perang
> Iraq.
>
Iyalah.. kalau anda memang datang dari sekte pemuja teori konspirasi,
semua bisa disangkutpautkan kesana. Btw, anda dikantor pake komputer
processornya apa? Jangan2 anda sekutu negara tempat perusahaan pembuat
processor tsb.
Ada kasus konspirasi, ada kasus bisnis murni. Oke, Farallon memang
milik AS, sorry saya keliru, maksud saya adalah Bank Danamon.
> Mengenai pernyataan ibu Fauziah bahwa dia sering
> mengkritik pejabat World Bank, IMF, dsb, memang
> pekerjaan ibu Fauziah apa? Dan kira2 ada hasilnya
> tidak "kritik" ibu Fauziah? Maaf, menurut saya
> hasilnya: nothing! Sebab setahu saya justru lembaga2
> tsb berhasil membuat bangsa Indonesia terlibat hutang
> sebesar Rp 1.400 trilyun dan menghabiskan lebih dari
> 40% APBNnya hanya untuk cicilan hutang.
>
Duh, Pak Nizami segitu marahnya sama saya. Kalem Pak. Saya ini cuma
seorang pelajar dan peneliti. Tanggung jawab saya adalah berkaitan dg
keilmuan yang saya pelajari. Untuk bilang A atau B, saya terikat oleh
etika keilmuan, diantaranya adalah saya tidak boleh memanipulasi data,
dan tidak boleh ada vested-interest.
IMF kan mulai masuk Indonesia tahun 1998-an ya... saya dimana ya waktu
itu.... oh ya, di bandung. Lagipula, saya tidak minta dinilai apakah
saya menghasilkan sesuatu dg kritik saya tsb. Mungkin kalau
dibandingkan dg kerja besar pak Nizami untuk membangun Indonesia dan
membebaskan Indonesia dari jerat utang, saya memang bukan apa2...
salut deh..
Tapi saya orang beragama Pak. Saya percaya kalau agama saya
mengajarkan untuk berlaku adil, untuk selalu introspeksi diri, untuk
tidak memfitnah orang lain. Kalau saya yang difitnah, saya yakin Tuhan
tidak buta dan tidak akan salah persepsi menilai hambaNya yang lemah.
Dan saya BERANI mempertanggungjawabkan perbuatan saya berkaitan dg
profesi saya sebagai akademisi. Kita dikaruniaNya akal, ilmu dan hati.
Saya cuma mencoba menggunakannya secara seimbang, kalau ada kesalahan
maka saya mohon ampun padaNya.
> Selain itu, lembaga2 tsb selalu memberi syarat seperti
> mata uang harus mengambang sehingga bisa dipermainkan
> oleh spekulan valas (Spekulan valas George Soros
> memberi pidato bersama2 kepala negara anggota IMF pada
> pertemuan IMF di Hong Kong tahun 1997 dan "ribut"
> dengan Mahathir) serta menjual BUMN atau pun sumber
> daya alam untuk dikelola perusahaan2 Barat.
>
> Hutang Indonesia dibuat terus membesar, tapi lembaga2
> IMF, World Bank, dsb mendapat hasil lebih besar dari
> pengurasan kekayaan alam di Indonesia oleh perusahaan2
> "partner" mereka. Jadi walau Indonesia tak mampu
> membayar misalnya hutang ribuan trilyun, tapi mereka
> berhasil menjarah kekayaan alam Indonesia sebesar
> puluhan ribu trilyun.
>
Pak, saya tidak pernah tahu mekanisme apa yang membuat IMF dll itu
bisa mendapatkan hasil yang lebih besar dari pengurasan kekayaan alam
di Indonesia oleh perusahaan2 "partner" mereka.
Tapi ya sudahlah, ngomong dg anda ini harus sabar dan bolak balik.
> Menyaksikan sepak terjang lembaga2 tsb, saya heran ibu
> Fauziah bersemangat membela mereka.
>
Kapan sih saya bersemangat membela mereka? Emangnya periuk nasi saya
dibayari mereka? I have nothing to do with them. Saya juga gak
korupsi. Saya juga benci sama perbuatan jahat, tapi saya tidak suka
juga berbuat tidak adil hanya karena tidak suka akan sesuatu. Saya
sudah bilang marahlah secara proporsional.
Kalau anak saya tidak mau membereskan mainannya, maka saya tegur dia
karena itu, tapi saya tidak menumpahkan kemarahan saya pada dia karena
paper saya belum selesai. Berkali2 saya bilang: ada porsi kesalahan
kita, ada porsi kesalahan orang lain. Masak sih susah mengerti?
Tuduhan anda bahwa saya pembela IMF menunjukkan bahwa anda tidak bisa
memilah2 permasalahan, karena anda menggeneralisir kalau saya selalu
membela IMF dan anda selalu mempunyai pandangan kalau IMF itu monster
jahat. Ya udah, bikin capek.. ngabisin waktu. (lama2 nanti saya juga
jadi punya gambaran kayak apa anda ini).
Nggak akan saya teruskan lagi.
(Mas Tony: there's no "U" letter in his dictionary, apparently.. only
"I" letter)
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/