Sesatnya Ucapan Nurcholish Madjid: Iblis Kelak Akan
Masuk Surga
Tanggal: Tuesday, 20 May 2003
Topik: Artikel Islam


Ust. Hartono Ahmad Jaiz 

AlDakwah.org--Nurcholish Madjid menimbulkan kasus 23
Januari 1987 di pengajian Paramadina yang ia pimpin di
Jakarta. Saat itu ada pertanyaan dari peserta
pengajian, Lukman Hakim, berbunyi: “Salahkah Iblis,
karena dia tidak mau sujud kepada Adam, ketika Allah
menyuruhnya. Bukankah sujud hanya boleh kepada Allah?”


Dr. Nurcholish Madjid, yang memimpin pengajian itu,
menjawab dengan satu kutipan dari pendapat Ibnu Arabi,
dari salah satu majalah yang terbit di Damascus,
Syria, bahwa: 

“Iblis kelak akan masuk surga, bahkan di tempat yang
tertinggi karena dia tidak mau sujud kecuali kepada
Allah saja, dan inilah tauhid yang murni.” 

Nurcholis juga mengatakan, “Kalau seandainya saudara
membaca, dan lebih banyak membaca mungkin saudara
menjadi Ibnu Arabi. 

Sebab apa? 
Sebab Ibnu Arabi antara lain yang mengatakan bahwa
kalau ada makhluk Tuhan yang paling tinggi surganya,
itu Iblis. 
Jadi sebetulnya pertanyaan anda itu permulaan dari
satu tingkat iman yang paling tinggi sekali. Tapi
harus membaca banyak.” (lihat buku Jawaban Tuntas
untuk Dr. Nurcholish Madjid tentang Ibnu Arabi dan
Setan Masuk Surga, Yayasan Islam Al-Qalam, 1407 H,
hlm. 20). 

Demikianlah jawaban Nurcholish Madjid. Mari kita
perbandingkan jawaban itu dengan pendapat para ulama,
terutama mengenai siapa dan bagaimanakah sebenarnya
pemahaman Ibnu Arabi itu. 

Siapakah Ibnu Arabi itu? 

Ibnu Arabi, nama lengkapnya Abu Bakar Muhammad Ibn Ali
Muhyiddin Al-Hatimi At-Thai Al-Andalusi, dikenal
dengan Ibnu Arabi . 

Ibnu Arabi (Muhyiddin) dianggap sebagai tokoh tasawuf
falsafi, lahir di Murcia Spanyol, 17 Ramadhan 560 H/28
Juli 1165 M, dan mati di Damaskus, Rabi’ul Tsani 638
H/Oktober 1240 M. 

Inti ajarannya didasarkan atas teori wihdatul wujud
(satunya wujud, semua wujud di alam ini adalah
–cerminan—Allah) yang menghasilkan wihdatul adyan
(satunya agama, tauhid maupun syirik). 

Di antara ajaran Ibnu Arabi adalah:
- Hamba adalah Tuhan (tercantum dalam kitab Ibnu
Arabi, Fushush Al-Hikam, 92-93)
- Neraka adalah surga itu sendiri (Fushush Al-Hikam,
93-94).
- Perbuatan hamba adalah perbuatan Allah itu sendiri.
(Fushush Al-Hikam 143).
- Fir’aun adalah mu’min dan terbebas dari siksa
neraka. (Fushush Al-Hikam, 181).
- Wanita adalah Tuhan (Fushush Al-Hikam, 216).
- Fir’aun adalah Tuhan Musa. (Fushush Al-Hikam, 209).
- Semua ini adalah Allah, tidak ada nabi/rasul atau
malaikat. Allah adalah manusia besar. (Fushush
Al-Hikam, 48).
- Allah membutuhkan pertolongan makhluk. (Fushush
Al-Hikam, 58-59).

Oleh karena sebegitu drastisnya penyimpangan yang
ditampilkan Ibnu Arabi, maka 37 ulama telah
mengkafirkannya atau memurtadkannya.
Di antara yang mengkafirkan Ibnu Arabi itu adalah
ulama-ulama besar yang dikenal sampai kini:
- Ibnu Daqieq Al-‘Ied (w 702 H). 
- Ibnu Taimiyah (w 728 H).
- Ibnu Qayyim Al-Jauziyah (w 751 H).
- Qadhi ‘Iyadh (w 744 H).
- Al-‘Iraqi (w 826 H).
- Ibnu Hajar Al-‘Asqalani (w 852 H).
- Al-Jurjani (w 814 H).
- Izzuddin Ibn Abdis Salam (w 660 H).
- An-Nawawi (w 676 H).
- Adz-Dzahabi (w 748 H).
- Al-Bulqini (w 805 H). 


Mengenai iblis dan Fir’aun masuk surga seperti yang
dicantumkan oleh Ibnu Arabi dalam kitabnya, Fushush
Al-Hikam, itu jelas sangat bertentangan dengan ayat
Al-Qur’an. Iblis dan pengikut-pengikutnya dimasukkan
dalam neraka, ditegaskan dalam ayat:

æóÞóÇáó ÇáÔøóíúØóÇäõ áóãøóÇ ÞõÖöíó ÇáúÃóãúÑõ Åöäøó
Çááøóåó æóÚóÏóßõãú æóÚúÏó ÇáúÍóÞøö æóæóÚóÏúÊõßõãú
ÝóÃóÎúáóÝúÊõßõãú æóãóÇ ßóÇäó áöí Úóáóíúßõãú ãöäú
ÓõáúØóÇäò ÅöáøóÇ Ãóäú ÏóÚóæúÊõßõãú ÝóÇÓúÊóÌóÈúÊõãú áöí
ÝóáóÇ Êóáõæãõæäöí æóáõæãõæÇ ÃóäúÝõÓóßõãú ãóÇ ÃóäóÇ
ÈöãõÕúÑöÎößõãú æóãóÇ ÃóäúÊõãú ÈöãõÕúÑöÎöíøó Åöäøöí
ßóÝóÑúÊõ ÈöãóÇ ÃóÔúÑóßúÊõãõæäö ãöäú ÞóÈúáõ Åöäøó
ÇáÙøóÇáöãöíäó áóåõãú ÚóÐóÇÈñ Ãóáöíãñ(22).

“Dan berkatalah setan, tatkala perkara (hisab) telah
diselesaikan, ‘Sesungguhnya Allah telah menjanjikan
kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah
menjanjikan kepadamu tetapi aku menyelisihinya. 
Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu,
melainkan (sekadar) aku menyeru kamu, lalu kamu
mematuhi seruanku. Oleh sebab itu janganlah kamu
mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. 
Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamu pun
sekali-kali tidak dapat menolongku. 
Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu
mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.’
Sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu mendapat
siksaan yang pedih.” (Ibrahim: 22) 

Setan di sini adalah iblis menurut ijma’ para
mufassirin salaf (tiga generasi awal: sahabat,
tabi’in, dan tabi’it tabi’in). Arti wamaa antum
bimushrikhi adalah kamu tidak dapat membebaskanku dan
menyelamatkanku. Itu artinya iblis adalah bersama
mereka di neraka. 

Dalam Mukhtashar Tafsir At-Thabari dijelaskan:
Dan iblis berkata ketika telah selesai perkara
(hisab), maka ahli surga dimasukkan ke surga dan ahli
neraka dimasukkan ke neraka: 
“Allah telah menjanjikan kepada kalian janji untuk
memasukkan neraka kepada orang-orang kafir, maka Dia
memenuhi janji-Nya, dan aku (iblis) telah menjanjikan
pertolongan, lalu aku selisihi janjiku, dan tidak ada
bagiku atas kalian alasan tetapnya kebenaran ucapanku,
tetapi aku telah mengajak kalian untuk bermaksiat
kepada Allah, lalu kalian kabulkan ajakanku, maka
kalian jangan mencelaku atas pengabulan kalian
terhadap (ajakan)ku, dan cercalah diri-diri kalian
sendiri atasnya.
Aku tidak bisa menolong dan menyelamatkan kalian dari
adzab Allah, dan kalian tidak bisa juga menolongku
dari adzab-Nya. Sesungguhnya aku membantah terhadap
kalian yang menyekutukanku dengan Allah di dunia.” 
Sesungguhnya bagi orang-orang yang kafir terhadap
Allah itu adzab yang sangat menyakitkan. 

Di situ iblis jelas masuk neraka dan tidak bisa
menolong orang-orang yang telah ditipunya. Bagaimana
akal bisa menerima paham Ibnu Arabi bahwa iblis masuk
surga? Orang-orang yang ditipu saja jelas masuk
neraka, apalagi yang menipunya. 
Kalau yang menipu justru masuk surga, maka berarti
menipu itu adalah ibadah. Itu adalah pemikiran Setan. 

Sedang keyakinan Ibnu Arabi dan kaum shufi bahwa
Fir’aun masuk surga, perlu dibantah pula dengan ayat.
Karena, biar akar pemikiran Nurcholish yang
menafsirkan ayat pakai paham shufi itu sekalian tuntas
diketahui salahnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala
berfirman,

ÇáäøóÇÑõ íõÚúÑóÖõæäó ÚóáóíúåóÇ ÛõÏõæøðÇ æóÚóÔöíøðÇ
æóíóæúãó ÊóÞõæãõ ÇáÓøóÇÚóÉõ ÃóÏúÎöáõæÇ ÁóÇáó
ÝöÑúÚóæúäó ÃóÔóÏøó ÇáúÚóÐóÇÈö(46).

“Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan
petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan
kepada malaikat): Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke
dalam adzab yang sangat keras.” (Al-Mukmin: 46) 

Demikianlah bantahan terhadap pemahaman shufi yang
telah dijadikan landasan oleh Nurcholish Madjid dalam
menjawab pertanyaan, dan belakangan merujuk shufi pula
dalam menafsirkan ayat. (Dipetik dari buku Aliran dan
Paham Sesat di Indonesia, dalam bab Tulisan Nurcholish
Madjid Berbahaya Merujuk ke Tasawuf Sesat, dengan
sedikit modifikasi). 
http://aldakwah.org/modules.php?name=News&file=print&sid=302


Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.nizami.org


                
__________________________________ 
Yahoo! Mail 
Stay connected, organized, and protected. Take the tour: 
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke