Kalau sudah menyangkut masalah suatu kedaulatan negara dan tegaknya
republik ini, saya pun akan bersikap sama meskipun itu berarti saya
berhadapan dengan sesama wong jowo...
Seorang tentara hanya ada dua pilihannya mati dibunuh atau membunuh mati...
Nah dalam kasus pemberontakan atau perang, ya pilihannya hanya itu...
APakah salah, kalau seorang Pangdam di Aceh yang beragama Islam harus
emnghadapi pemberontak yang juga beragama Islam?
Apakah salah, kalau seorang Pangdam di Irian yang beragama Kristen
harus menghadapi OPM yang juga beragama Kristen?
Kalau dikatakan kejam, bukankah pemberontak melakukan hal yang sama? 
Yang salah adalah ketika menjadikan tentara sebagai pion untuk
meneguhkan kekuasaan politik pribadi dan begitu 'something goes wrong'
tentara dijadikan kambing hitam... Lempar batu sembunyi tangan... Tapi
itulah realitas hidup... Ketika politik menjadi panglima maka tiada
lawan yang abadi tiada kawan sampai mati, yang ada adalah kepentingan
politik yang abadi nan tak pernah mati...
DG

On 6/29/05, Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Betul mas Ambon. Tak ada hamba tanpa tuannya. Semua adalah perintah sang 
> tuan. Masak hamba mau dihujat, sedangkan tuan didiamkan? Pak Sarwo Eddie juga 
> mbabat manusia yang adalah sukunya, ribuan? puluhan ribu? ratusan ribu? atau 
> lebih? Tapi, juga pak Sarwo bertindak sebagai algojo tuannya...
> 
> Salam
> 
> danardono
> 
> Ambon <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> Theo dan Murdani itu anak buahnya Pak Harto. Patut dipahami kalau seandainya
> mereka bertindak meliwati kehendak  pak Harto tentu mereka dipecat dari
> dinas kemiliteran atau dimasukan kedalam penjara.
> 
> Jadi yang mempergunakan nama mereka sebagai momok utama,  sasarannya tidak
> tepat dan malah hanya menjadi loudspeaker "his master voice" dalam usaha
> menghilangkan jejak penjahat utama.
> 
> Kibulan demikian hanya untuk katak dibawah tempurung.
> 
> 
> Kita menjalani kehidupan dengan apa yang
> kita peroleh, tetapi kita menciptakan
> kehidupan dengan apa yang kita berikan.
> 
> (Winston Churchill)
> 
> 
> ---------------------------------
> Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke