Dimana-mana kita disadap
Pernah terdengar katanya sastrawan Pramoedya Ananta Toer enggan menuliskan
karya-karyanya didalam komputer. Konon ketika menuliskan semua karyanya, Beliau
hanya mau menggunakan dengan mesin tik manual, meski Beliau pasti mampu membeli
barang-vbarang elektronik seperti komputer, laptop, dlsb. Awalnya sempat
bingung, kenapa Beliau berbuat seperti itu. Ternyata benar juga, sebab belum
lama ini, seorang teman yang kebetulan mengerti sedikit-sedikit tentang
elektronika, berkata bahwa sebenarnya hampir semua barang-barang elekronika
tidak bebas dari penyadapan. Dia berkata, terdapat kemungkinan, di setiap
komputer yang kita beli, sebenarnya telah dipasangi penyadap, berupa pemancar
radio kecil (meskipun dengan sinyal yang lemah), entah di motherboard,
prosessor, atau di tempat lainnya, sedemikian sehingga segala isi yang ada di
komputer tsb bisa diketahui dari suatu tempat tertentu. Begitu juga alat-alat
seperti kalkulator, laptop, HP, radio, TV, dll. Ekstrimnya, dia mengatakan,
lampu
bohlam pun ada kemungkinan dipasangi penyadap. Lalu bagaimana caranya supaya
tidak dapat disadap? Sang teman ini menjawab ada tiga cara. Pertama, sebaiknya
jika berbicara mengenai hal-hal penting, kita menggunakan cara-cara tradisional
seperti dengan surat atau berbicara langsung dengan yang bersangkutan tanpa
alat komunikasi apapun. Itu pun dengan syarat tambahan, surat yang dikirimkan
harus ditulis tangan, atau memakai mesin tik manual. Tulisan tangan lebih aman.
Sebab jika diketik melalui komputer, atau mesin tik elektronik, sama saja kita
membisikkan apa yang kita ucapkan kepada sang penyadap. Kedua ia mengingatkan,
jika kita berbicara mengenai hal yang penting, sebaiknya jauhkan diri kita dari
Segala benda-benda elektronik, seperti HP, komputer, HP, radio, dan lain
sebagainya, walaupun alat tersebut sudah di non-aktifkan. Jadi tempat kita
berbicara harus benar-benar steril dari benda-benda tsb. Cara ketiga, yang ia
anjurkan supaya kehidupan kita tidak disadap, adalah sebaiknya
kita membuat semua alat-alat elektronika sendiri, termasuk
komponen-komponennya. Intinya, segala alat entah itu alat elektronika ataupun
senjata, yang kita beli dari negara lain, ada kemungkinan sudah dipasangi alat
penyadap. Tentunya, kalau tidak ingin disadap, ya kita buat saja alat sendiri.
membuat komputer sendiri, chipnya sendiri, prosesornya sendiri, dijamin tidak
akan disadap. Sebaliknya kitalah yang dapat menyadap menyadap orang lain.
Jadi jelas, bila Pak Pram enggan menggunakan komputer ketika menuliskan
karya-karyanya, mungkin Beliau khawatir, jika ia menggunakan komputer,
ide-idenya bisa dicuri orang lain dari suatu tempat tertentu. Sang teman
mengatakan tempat tersebut sebagai, "Suatu tempat di seberang Samudera". Yang
tidak mungkin disadap hanya yang masih ada di dalam kepala, katanya.
---------------------------------
Discover Yahoo!
Stay in touch with email, IM, photo sharing & more. Check it out!
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/