Kalau saja pemerintah bisa menyediakan pendidikan yang
terjangkau bagi rakyat miskin di SD negeri hingga
Perguruan Tinggi Negeri, niscaya rakyat kita akan
cerdas dan negara kita bisa maju.

Biarlah sekolah-sekolah swasta mematok  uang pangkal
puluhan juta rupiah. Namun sekolah pemerintah harusnya
paling tinggi hanya mematok sebesar Rp 200 ribu.
Sekolah Negeri tersebut bukankah sudah didukung dengan
anggaran pendidikan sebesar Rp 33 trilyun lebih?

Jangan seperti sekarang, di mana untuk masuk UGM harus
bayar Rp 5 juta hingga Rp 20 juta.

--- Taruna Ikrar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Kapan Indonesia akan maju, kalau kita tidak berupaya
> memperbaiki bangsa ini mulai dari sekarang.
> Dan tentunya tanggung jawab kita semua,
> Gambaran tentang bangsa kita dapat dilihat pada
> laporan berikut:
> wassalam
> Taruna Ikrar
>  
> Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Raih Peringkat
> 117Publikasi: 05/07/2005 16:23 WIB
> eramuslim - Indeks pembangunan manusia (IPM)
> Indonesia
> 2005 berada pada level 117 dari 175 negara yang
> mendapat penilaian dari lembaga kependudukan dunia,
> United Nations Development Programme (UNDP). Posisi
> Indonesia dalam hal IPM jauh lebih rendah dari
> Malaysia, Filipina bahkan Vietnam yang berada pada
> posisi 110.
> 
> "IPM Indonesia tahun ini memang menurun dari tahun
> lalu yang berada pada posisi 111 dari 117 negara,"
> ujar Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana
> Nasional (BKKBN) ArjosoSoemarjati, di Jakarta, akhir
> pekan kemarin.
> 
> Menurutnya, rendahnya kualitas manusia Indonesia
> dikarenakan masih kurangnya akses sebagian penduduk
> terhadap pendidikan dan kesehatan. Dari 215 jiwa
> penduduk Indonesia, sedikitnya 40 juta jiwa berada
> dalam kemiskinan.
> 
> Dari segi pendidikan, berdasar hasil survey sosial
> ekonomi nasional 2003 tercatat hanya 36, 21%
> penduduk
> usia 10 tahun ke atas yang tamat SLTP ke atas,
> sementara 9,07 % penduduk masih berada buta huruf.
> 
> Celakanya, lanjut Soemarjati, keadaan tersebut masih
> diperparah dengan kondisi sebagian besar perempuan
> Indonesia karena masih belum maksimalnya sosialisasi
> soal keadilan dan kesetaraan jender dalam berbagai
> bidang. "Dalam hal pendidikan dan budaya, misalnya,
> masih menempatkan sebagian besar perempuan Indonesia
> pada posisi marginal," sambunnya.
> 
> Untuk itu, dikatakan Soamarjati, harus ada political
> will besar dari pemerintah dan masyarakat untuk
> sama-sama memperjuangkan hak dan kewajiban yang sama
> antara laki-laki dan perempuan. "Tanpa melupakan
> kodratnya sebagai wanita, perempuan berhak untuk
> maju
> bersama kaum pria," harapnya. 
> 
> IPM yang buruk ini ditandai dengan rendahnya mutu
> pendidikan, kasus gizi buruk, angka pengangguran
> yang
> meningkat, dan rendahnya pendapatan ekonomi
> masyarakat. (sdn/bkkbn)
> 
> 
> 
> 
> Candidate Doctor (Ph.D), at Departement of
> Cardiology
> Faculty of Medicine, Niigata University,
> Asahimachi 1-754, Niigata 51-8510,
> JAPAN
> Phone: +81-(25)-227-2183, Fax: +81-(25)-227-0774
> Research For Dissertation: 
> "Gene Therapy of Arrhythmia Syndrome, Specification
> of Long QT Syndrome: Position of Gene I313K"
> 
> 
> Send instant messages to your online friends
> http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.nizami.org

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke