mungkin yah memang begitulah kualitas ber warga negara di indonesia ini, 
sesuatu harus dilihat dari apa agamanya, apa suku nya, apa warna kulitnya apa 
golongannya, ekonomi nya.
ada wawancara yang aneh dari ZA. Maulani di sabili < ini bacaan garis keras 
banget> tentang benny. di majalah tsb beliau menjadi pangdam di daerah mana 
gitu, berani mengolok olok mordani yg nota bene bos nya. <olokan nya tentu saja 
ttg beny yg katolik> wawancara dengan cerita yg tak masuk akal ini toh menjadi 
konsumsi yg aduhai di mata para isfun.
 
dan sejarah ternyata berbicara lain, sewaktu benny meninggal bendera 1/2 tiang 
naik diseluruh pos militer, yg mimpin upacara penguburan panglima TNI, beda 
jauh sewaktu ZA. Maulani meninggal....

Robertus Budiarto [EMAIL PROTECTED] 
wrote:Setuju dengan pendapat konco-konco di bawah. Kelemahan orang beragama 
memang begitu, mudah diadu dgn isu agama. Karena sebenarnya mereka tidak mau 
beragama tapi cuma mau jadi suci dan pesan kavling di surga. Seolah-olah Allah 
itu Raja Bisnis Properti PT. Surgawi. ......he..he..he...

Namun daku pengen ngomongin dikit ttg Benny Moerdani yang sudah di dimensi 
lain. Daku mau sedikit mengenang beliau dari buku Biografinya yang diberi kata 
sambutan Gus Dur. Gus Dur di akhir kata sambutannya, setelah membeberkan 
kebaikan-kebaikan dan kehebatan-kehebatan sang Jendral, Gus Dur menohok dengan 
sangat pahit dan keras. Gus Dur mengatakan bahwa dia menyesali sikap Benny yang 
sangat kejam dengan melaksanakan perintah Suharto. Gus Dur menuliskan, "masa 
manusia dibunuh seperti anjing" (kira-kira gitu nulisnya). Gus Dur bahkan 
mengatakan "kalo udah mikir gitu, gue males deh, belajar kepemimpinan dari 
orang ini, rasanya sia-sia".

Gus Dur menyetujui bahwa Benny adalah Katolik Nasionalis, seperti dirinya yang 
Muslim Nasionalis. Dan Benny memang seorang pemimpin yang bisa dicontoh, tapi 
Gus Dur mengatakan "bukan tidak mungkin kekejaman spt itu bisa terulang lagi di 
masa yang akan datang".

Tohokan Gus Dur yg keras ini bukan cuman ungkapan kekecewaan seorang teman, 
namun sebagai protes supaya Benny tidak melakukan kekejaman spt itu lagi di 
masa depan.

Bagaimana reaksi Benny?  Konon Jendral Tempur ini marah dengan tulisan dan 
keterbukaan Gus Dur, namun toh Benny tetap menerima kata sambutan itu di buku 
Biografinya. Dan menjadi catatan sejarah yang tak lekang zaman. Persahabatan 
seorang humanis Islam dan seorang Ksatria Katolik yang hebat tapi sungguh kejam.

Tapi ada catatan sejarah abu-abu bagi sebagian penganut agama Islam. Kok mereka 
beraninya maki-maki Benny saja yang Katolik, tapi nggak berani maki-maki 
Bossnya, Suharto? Apakah Suharto memiliki nama imbuhan Muhammad? Ataukah karena 
simpanan Dollar Suharto yang sungguh Akbar, Suharto Dollar Akbar???

Tapi ada catatan sejarah abu-abu bagi sebagian penganut agama Katolik. Kok kata 
sambutan terbuka jujur seperti ditulis Gus Dur, tidak pernah daku dengar dari 
mulut hirarki (petinggi resmi) Katolik Indonesia? 

Best regards
Bobby Budiarto
PS: Daku tahu tanggapan ini agak lama, tapi rasanya tidak terlambat 
menceritakan sikap jujur seorang sahabat mengkritik sahabat.



                
---------------------------------
 Sell on Yahoo! Auctions  - No fees. Bid on great items.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke