--- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ada yang bisa memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut 
ini yang selalu menggelitik logika akal sehat saya (scientific 
approach ) :

<< Jelas salah kaprah membawa ajaran agama ke sisi scientific, agama 
meski juga logis, tapi methode pendekatan dan penjabarannya akan lain 
sekali dgn dunia science. Namun demikian bukan berarti tidak ada 
kesamaan antara dunia science dan religy, saya kutip dikit tulisan 
Dan Brown dalam soal ini : baik science atau agama sama sama mencari 
KEBENARAN, the truth ! dan masing2 sama2 mendewakan 'ENERGY' sebagai 
kekuatan yg MAHA, hal mana dalam agama apa yg disebut ini adalah Sang 
Pencipta (Tuhan), lepas dari konsep penciptaan jagat raya itu lewat 
theory big bang, lepas dari asal mula kehidupan manusia di bumi itu 
berasal dari proses evolusi, tapi YG PASTI semua itu ada TIDAK DGN 
SENDIRINYA, kalau dalam theory big bang disebutkan terjadinya 'big 
bang' tersebut karena : by chance, maka kalau dalam proses evolusi 
itu masih ada yg 'mengatur' yaitu 'alam'. Silahkan terjemahkan 
sendiri dimana keberadaan 'energy' atau Tuhan dalam proses 
kedua 'theory' para scientis tersebut.

Tapi meski pertanyaan Bung Iwan tidak bisa dijawab dgn methode 
scientific, tapi setidaknya kita bisa mendekati dgn 
pendekatan 'filosofi', nalar dan logika berfikir, saya coba jawab 
pertnyaan bung Iwan :


>  
> 1. Kenapa Tuhan menciptakan iblis ???, kalau memang Tuhan sayang 
pada manusia, dan iblis adalah semacam produk yang gagal (scrap 
produk), kenapa tidak dimusnahkan saja iblis itu, toh sebagai the 
creator of iblis, sebagai sang maha powerful, seharusnya mudah saja 
Tuhan menghancurkan iblis.??? kenapa iblis dibiarkan hidup sampai 
akhir jaman untuk mengganggu manusia, sehingga banyak manusia yang 
tersesat dan menghadapi ancaman siksaan dari sang creator.

<<< Tanpa iblis, maka manusia 'akan menjadi' malaikat, dalam arti 
bahwa tabiat manusia akan baik semua, nggak ada nafsu, nggak ada 
ambisi, dan lebih parah lagi, nggak ada 'kehidupan' alias akan sia2 
Tuhan menciptakan alam semesta ini. Dalam ancient history selalu 
dipercaya adanya sisi negative dan positive, yin - yang, swastika, 
surga neraka, baik buruk dan seterusnya, Brown menyebut fenomena ini 
sebagai the power of simetris.

Asal mula keyakinan itu tak lepas dari pemahaman bahwa diciptakan 
iblis dan malaikat instead of Manusia and 'Jin'. Anda cermati saja, 
meski secara fisik kita tidak bisa melihat iblis dan malaikat, tapi 
kita bisa 'mengenal' mereka dgn sifat2 mereka yg kontradiktif, yg 
satu bersifat negative yg lain bersifat positive, yg lain berenergy 
baik dan yg lain membawa energy buruk. Kemudian kenali sifat2 manusia 
(dan Jin kalau dilihat dari konteks islam) maka baik manusia atau Jin 
memiliki kedua sifat positive dan negative tersebut. 

Kenapa manusia punya kedua sifat yg jadi 'monopoli' iblis dan 
malaikat tersebut? sebab manusia diciptakan dari tanah, dimana 
didalam raga manusia terdapat yg namanya : HATI, PIKIRAN dan EGO.

Lantas apa 'manfaat' iblis buat manusia? Untuk menemukan jawaban ini 
maka bukan jawaban pendek yg berprinsip pada praktis-efektive, tapi 
kita harus memakai pendekatan filsafat, yaitu dgn menengok kembali 
kebelakang, kenapa Alloh jauh2 hari menciptakan surga neraka, kenapa 
alloh menciptakan iblis dan malaikat. Baik iblis, surga atau neraka 
itu sendiri TIDAK AKAN SEMPURNA (ada) tanpa ada manusia itu sendiri.

Sejak Alloh berfriman bahwa manusia adalah makhluk yg sempurna, maka 
segala unsur energy yg telah diciptakan Tuhan akan 
membentuk 'karakter' manusia disini, termasuk didalamnya 'energy' 
dari Tuhan itu sendiri.


>  
> 2. Sejak awal Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan agar manusia 
sebagai khalifah di muka bumi, tapi  mengapa pada saat itu Tuhan 
menciptakan adam dan hawa justru diciptakan di surga, dan kemudian 
menciptakan larangan untuk tidak mendekati pohon kholdi, jika memang 
dari awal bahwa manusia akan di turunkan di bumi sebagai khalifah, 
lantas cerita adam dan hawa memakan buah kholdi itu konteksnya apa ? 
sehingga sebagai hukuman dibuang ke dunia, tanpa hukuman pun bukankah 
Tuhan memang sudah menghendaki dari awal penciptaan manusia, bahwa 
manusia diciptakan untuk menjadi kalifah di muka bumi.

<< Proses kelihiran manusia itu berawal dari hubungan sexual, 
pertemuan antara sel telur dan sperma, kemudian akan membentuk janin, 
kemudian lahir menjadi bayi, tumbuh menjadi anak2, remaja, dewasa dan 
tua dan kemudian mati.

Seperti kita tahu, Adam Hawa kita yakini sebagai ciptaan langsung 
Alloh, maka dimana herannya kalau Alloh menciptakan mereka di surga? 
bukankah di dunia itu tempatnya hawa nafsu berada? bukankah di surga 
itu tidak dikenal adanya hawa nafsu? apakah Alloh menciptakan manusia 
(Adam dan Hawa) dgn 'hawa nafsuNya'? JELAS TIDAK !

Dari sejak proses permulaan penciptaan dan kemudian 
proses 'penurunan' Adam Dan Hawa sudah tersirat bahwa Alloh telah 
menunjukkan kepada manusia (Adam dan Hawa) akan makna NAFSU, makan 
KEPATUHAN, makna KONSEKWENSI, hal itu bisa kita lihat manakala 
Alloh 'selesai' menciptakan Adam dan kemudian alloh menyuruh Malaikat 
dan Iblis untuk sujud. 

Disini terkandung pelajaran filsafat hidup yg sangat tinggi. 
Bagaimana mungkin Iblis dan Malaikat yg 'lebih tua' dari manusia, 
yg 'bahan baku' lebih baik dari manusia malah diperintahkan untuk 
sujud kepada Adam? Dimana keadailan Alloh dalah hal ini? Apakah Alloh 
memang suka pilih kasih? 

Dari awal, indoktrinasi itu sudah dilakukan Tuhan kepada maklhuk2 
ciptaanNya, hal mana ini karena sifat MAHA KUASANYA Sang Pencipta 
tersebut adalah MUTLAK buat makhluk2Nya.

Pesan moral yg mencerikatakan segala proses penciptaan tersebut 
adalah bahwasanya manusia itu WAJIB MENCARI TAHU dan BELAJAR. Wajib 
mengenali diri sendiri, iblis, malaikat, hati, pikiran dan egonya.

4 element yg membentuk kehidupan itu juga diyakini sebagai kunci 
sukses manusia dalam menguak tabir jati diri manusia dan alam semesta 
ini, yaitu : tanah, air, api, dan angin. Dari empat element ini para 
scientis sanggup menciptakan technology canggih dimuka bumi mini. 
Dari dari empat element itu Tuhan memberikan kehidupan pada manusia 
di bumi ini.


>  
> mohon pencerahan ....
> 
> 
> bootstraper Jenar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mungkin sederhana saja jalan pemikiran Ulilm bahwa tidak ada 
sesuatu pun di luar Tuhan.
> 
> 
> 
> 
> A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Akal Ulil yang "pas-pasan" mengantarkan dia pada
> kesimpulan bahwa Tuhan itu jahat (the Villain)...:)
> Karena kalau Tuhan itu tidak jahat, berarti tidak
> monotheist dong, begitu kira-kira kesimpulannya.
> 
> Padahal bagi orang yang berakal, Allah itu Maha
> Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia Maha Baik. Bukan
> penjahat atau Tuhan Kejahatan.
> 
> Ibarat presiden, presiden itu membawahi semua
> rakyatnya. Baik rakyat yang jahat maupun rakyat yang
> baik. Rakyat yang baik mendapat imbalan yang baik.
> Rakyat yang jahat mendapat hukuman. Presiden itu
> sendiri baik. Bukan penjahat. Jika jahat, tentu rakyat
> akan menurunkannya.
> 
> Nah Allah jauh lebih baik dari itu. Allah adalah Tuhan
> semesta alam. Orang yang baik akan diganjarnya dengan
> surga. Yang jahat dihukumnya di neraka.
> 
> Sederhanakan logika orang yang benar-benar menggunakan
> akalnya? Tapi kalau otaknya pas-pasan, paling-paling
> kesimpulannya: Tuhan itu jahat..:)
> 
> Coba saja kalau Ulil dituduh sebagai penjahat, marah
> kan? Apalagi Allah. Menyatakan Allah sebagai penjahat
> adalah perbuatan yang kurang waras...:)
> 
> Allah Maha Baik:
> "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi
> Maha Penyayang" [Al Fatihah:1]
> 
> Setan yang menyuruh berbuat jahat:
> "Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan
> kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan
> (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan
> daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas
> (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui. " [Al Baqoroh:268]
> 
> Allah melalui nabiNya melarang berbuat jahat:
> "Dan Syu'aib berkata: "Hai kaumku, cukupkanlah takaran
> dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu
> merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan
> janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan
> membuat kerusakan." [Huud:85] 
> 
> Allah menghukum penjahat:
> "Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi
> Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik
> perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh
> dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan
> kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana
> jahat mereka akan hancur. " [Faathir:10]
> 
> 
> Tuhan Kebaikan, Tuhan Kejahatan
> Oleh Ulil Abshar-Abdalla
> 09/05/2004
> Pertanyaan saya kemudian, apakah betul bahwa sumber
> kejahatan itu di luar Tuhan? Apakah tidak mungkin
> kejahatan ada dalam Tuhan sendiri? Kalau kejahatan
> secara mutlak di luar Tuhan, apakah dalam konsepsi
> monoteisme hal itu tidak berujung kepada kemusyrikan,
> karena akibatnya adalah adanya dua Tuhan: Tuhan
> Kebaikan (The Hero) dan Tuhan Kejahatan (The Villain)?
> Apakah itu tidak menyekutukan Allah?
> 
> Banyak yang beranggapan bahwa pemikiran-pemikiran saya
> sangat "menuhankan" akal. Anggapan ini terutama
> disampaikan oleh teman-teman Islam fundamentalis.
> Teman-teman ini berpendapat bahwa akal itu, kalau
> diikuti, hanya akan menyeret manusia kepada kesesatan.
> Alasannya, akal itu lemah, terbatas, dan karena itu
> butuh petunjuk. Petunjuk yang sudah pasti benarnya
> hanya bisa datang dari Tuhan. Dengan kata lain, akal
> itu adalah "duta besar" Iblis dalam kehidupan manusia.
> Iblis sesat karena menggunakan akalnya, sehingga
> ketika diperintahkan sujud oleh Allah kepada Adam,
> Iblis menolak: "Khalaqtani min narin, wa khalaqtahu
> min thin, Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia
> [Adam] dari lempung," demikian kata Qur'an. 
> 
> Pertanyaan saya kemudian, apakah betul bahwa sumber
> kejahatan itu di luar Tuhan? Apakah tidak mungkin
> kejahatan ada dalam Tuhan sendiri? Kalau kejahatan
> secara mutlak di luar Tuhan, apakah dalam konsepsi
> monoteisme hal itu tidak berujung kepada kemusyrikan,
> karena akibatnya adalah adanya dua Tuhan: Tuhan
> Kebaikan (The Hero) dan Tuhan Kejahatan (The Villain)?
> Apakah itu tidak menyekutukan Allah?
> 
> Ini masalah rumit yang sudah menjadi perdebatan klasik
> dari dulu. Mungkin terlalu mewah memperdebatkan hal
> ini. Apalagi kita sedang bergairah menghadapi
> pemilihan presiden untuk kali pertama. Tetapi,
> bagaimanapun juga, perkenankan saya mengutarakan
> pikiran saya yang masih bersifat sementara ini. 
> 
> Bagi saya, sebagai penganut monoteisme, wawasan yang
> lebih masuk akal tentang ketuhanan adalah wawasan yang
> justru memandang Tuhan itu sendiri sebagai "Dzat" atau
> "Being" atau "Wujud" yang sedang berproses juga. Bagi
> teman yang pernah membaca pikiran filosof proses,
> Alfred Whitehead, konsepsi ketuhanan yang berwatak
> "prosesual" ini sudah pasti tidak aneh dan
> mengagetkan. Kebaikan dan kejahatan bersumber dari
> Tuhan yang sama, dan dalam diri Tuhan memang terdapat
> dua aspek yang paradoksal. Paradoks ketuhanan itulah
> yang kemudian "memancar" (ini istilah khas dalam
> filsafat: emanasi (al faidh) ke dalam kehidupan
> manusia. Jika manusia diciptakan dalam citra Tuhan
> (Imago Dei dalam konsepsi Kristen; atau wa nafakhtu
> min ruhi dalam konsepsi Islam), maka dengan sendirinya
> paradoks-paradoks yang ada dalam Tuhan sendiri akan
> "mengalir" pula dalam watak dan psike manusia itu
> sendiri. 
> 
> Sebagaimana Tuhan dalam dirinya mengalami semacam
> "proses" yang melibatkan pertarungan antara yang
> "Baik" dan yang "Buruk", sebagaimana Tuhan dalam
> dirinya mengalami dialektika, maka demikian pula
> manusia. Inilah konsepsi yang konsisten mengenai
> Tauhid, mengenai Tuhan yang satu: Tuhan Kebaikan
> sekaligus Tuhan Kejahatan. Wallahu a'lam Bisshawab
> (Ulil Abshar-Abdalla)
> 
> ^ Kembali ke atas 
> Referensi:
> http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=571
> 
> 
> Bacalah artikel tentang Islam di:
> http://www.nizami.org
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.org
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>   
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
>             
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail for Mobile
> Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://www.ppi-india.org
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>   
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>   
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Start your day with Yahoo! - make it your home page 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke