Sejak bln Feb 2005 ini perusahaan „XY Inc."  http://www.xyinc.com 
telah mendaftarkan hak paten dimana orang tua yg ingin mendapatkan 
anak laki2 ataupun perempuan, ini sudah dapat diatur terlebih dahulu 
sebelum terjadinya janin; terutama untuk bayi tabung. Sehingga dgn 
mana orang tua yg ingin mendapatkan bayi laki2 atau perempuan ini 
semuanya sudah dapat dipesan jauh2 hari sebelumnya, jadi bukannya 
hanya berdasarkan doa, harapan ataupun impian lagi.  Manusia jaman 
sekarang sdh memiliki kekuasaan untuk menentukan jenis kelamin 
bayinya jauh2 hari sebelum janin tsb eksis, sehingga dgn mana kita 
sdh tidak akan tergantung lagi dari Allah. Karena kitalah sekarang 
yg akan menentukannya terlebih dahulu, jenis kelamin bayi yg akan 
dilahirkan dan ini tidak ditentukan oleh karena kebenaran ataupun 
nasib melainkan bedasarkan pesanan dari ortu nya. Dgn adanya paten 
ini, maka bukan kehendak-Nya Sang Pencipta lagi yg akan terjadi 
melainkan kehendak ortu nya lah yg pasti dan akan terjadi!
Tidak bisa disangkal lagi bahwa Tiongkok dan India adalah negara yg 
paling banyak melakukan abortus dgn cara pengguguran ataupun dibuang 
begitu saja. Kebijakan itu pula yg membuat Amerika (AS) enggan 
membantu Tiongkok. AS khawatir sumbangannya bakal digunakan untuk 
mendukung gerakan pro-aborsi paksa. 
Tiongkok sdh sejak 30 th melakukan kebijaksanaan politik 'satu anak 
cukup', bagi mereka yg melanggar akan dikenakan sangsi hukuman 
denda, kehilangan pekerjaan atau dipaksa melakukan operasi 
sterilisasi. Hal ini terjadi, karena mereka lebih mengutamakan bayi 
laki2 daripada perempuan. Meminjam istilah de Beauvoir, wanita 
secara kodrati dianggap sebagai "the second sex", sementara pria  
sebagai sentralnya. Maklum Allah pun mengharapkan manusia "laki2" 
daripada perempuan oleh sebab itulah manusia yg pertama yg 
diciptakan oleh-Nya pun adalah laki2.

Di Tiongkok, setiap anak perempuan yg menikah akan meninggalkan 
rumah untuk tinggal dgn keluarga suaminya. Selain itu nama keluarga 
otomatis akan diturunkan ke anak laki-laki. Sedangkan perempuan yg 
sudah menikah akan memakai nama keluarga suaminya, sehingga dgn mana 
habis dan berakhirlah sdh nama keturunan dari ayahnya. Oleh karena 
itulah, semenjak dikeluarkannya peraturan pemerintah tersebut, 
banyak yg lebih memilih memiliki anak laki-laki dibandingkan anak 
perempuan. Hal ini menyebabkan banyaknya bayi-bayi perempuan yg 
dibuang bahkan dibunuh. Walau kemudian mereka ditampung di panti 
asuhan, kehidupan bayi-bayi perempuan itu tidak berarti jadi lebih 
baik. Dari film dokumenter "The Dying Room" diketahui keberadaan 
sebuah ruangan dalam panti asuhan dimana bayi-bayi itu ditinggalkan 
sekarat sampai mereka meninggal.

Di India pun tidak beda jauh dgn di Tiongkok, baru2 ini Pengadilan 
Tertinggi di India  membuat keputusan akan memberikan hukuman untuk 
klinik-klinik di negaranya yg menggunakan mesin USG untuk melihat 
jenis kelamin dari janin yg sedang dikandung oleh seorang calon ibu. 
Loh bukankah lumrah bila calon orang tua ingin tahu jenis kelamin 
buah hatinya?  Ternyata di India telah ditemukan banyak kasus, bila 
si calon orang tua tahu bahwa bayi yg ada di kandungannya perempuan 
maka mereka akan mengaborsinya! 

Aborsi ini uniknya banyak dikarenakan oleh alasan yg erat kaitannya 
dgn budaya patriaki di India. Pertama, anak laki-laki dianggap bisa 
mengangkat status sosial keluarga dibandingkan anak perempuan. 
Kedua, para orang tua yakin saat mereka sudah mulai lanjut usia 
nanti, anak laki-lakinya dapat merawat mereka lebih baik. Alasan 
ketiga, karena  tradisi di India mengharuskan keluarga pihak 
pengantin perempuan membayar mas kawin atau mahar. Akibatnya bisa 
ditebak, keluarga-keluarga kurang mampu amat menghindari punya anak 
perempuan...biaya mas kawin kan lumayan mahal.. Oleh sebab itulah 
juga mesin USG di India disebut juga sebagai mesin pembunuh bayi!

Pada saat sekarang ini dgn adanya paten dari perusahaan „XY Inc."  
kita sudah dapat  membeli benih bayi laki2, sehingga dgn mana bisa 
menghindari terjadinya aborsi, karena mereka sudah dapat menentukan 
sebelumnya jenis kelamin dari bayi yg mereka inginkan/pesan!

Kita manusia sekarang sdh menuju ke arah, dimana kita sudah bisa 
membuka farm atau tempat pembibitan manusia, seperti layaknya 
binatang ataupun tumbuh2an. Tidak lama lagi kita akan bisa 
mencangkok jenis bibit manusia unggulan, jadi bukan hanya 
berdasarkan jenis kelaminnya saja, bahkan warna rambut, warna mata 
maupun warna kulit, bayi2 tsb bukannya ciptaan Allah lagi melainkan 
ciptaan manusia. Kita sudah akan bisa mendisain bayi yg kita 
inginkan, sehingga bayi2 yg akan lahir dikemudian hari hanyalah 
manusia2 unggulan yg sehat, cantik, gagah, kuat dan pinter. Oleh 
sebab itulah apakah kita masih membutuhkan Allah?

Tetapi dilain pihak apakah manusia sudah turun derajatnya seperti 
juga layaknya kuda, anjing, atau kucing peliharaan?

Segala teori dan doktrin seperti yg diucapkan oleh Descartes: "Saya 
berpikir, karena itu saya ada" ato dlm bhs Sundanya disebut  "Cogito 
ergo sum" sdh kadaluarsa dan harus diganti dgn "Orang tua berpikir, 
karena itu saya ada", maklum kita jadi eksis karena adanya pesanan 
dari ortu.

Dan percayalah dlm jangka waktu dua atau tiga generasi lagi, di 
dunia ini tidak akan ada orang jelek seperti mang Ucup ato si Danny 
deVito lagi, karena bayi2 yg dipesan semuanya adalah kloningannya 
dari  Brad Pitt ato Tom Cruise, hanya sayangnya karena kebanyakan 
jenis kelamin laki2 yg dipesan, maka penduduk dunia pun lebih dari 
80% terdiri dari laki2 semuanya sehingga dunia ini nantinya akan 
dihuni hanya oleh pria2 homo saja.

Mang Ucup – The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke