Apa mungkin judi bisa dihapuskan????Bukankah itu sudah
menjadi mental pejabat kita!!!!!
(Waspada Medan)Kapoldasu Irjen Pol Drs Iwan
Pandjiwinata mengatakan, mengacu instruksi Kapolri
Jenderal Pol Sutanto yang menekankan perjudian di
seluruh nusantara dihentikan dalam waktu satu minggu,
maka, khusus di Sumut, hari kedua pasca instruksi
tersebut, judi sudah tidak ada lagi yang buka. Dengan
kata lain, Sumut bersih dari judi.
"Jika masih ada perjudian yang beroperasi segera
laporkan," tegas Kapoldasu diwakili Wakapoldasu,
Brigjen Pol Drs H. Rubani Pranoto didampingi Direktur
Reskrim Poldasu, Kombes Pol Surya Darma, Karo Ops
Kombes Pol Drs DU Sitohang, Kabid Humas Kombes Pol Drs
Bambang Prihadhy, Direktur Narkoba AKBP Nixon Manurung
serta sejumlah perwira lainnya kepada wartawan di
Mapoldasu, Jumat (15/7) sore.
"Anda nanti bisa cek. Laporkan kepada saya kalau masih
ada yang buka, akan saya bawa pasukan untuk menutup
atau kita tangkap dan Insya Allah, berdasarkan
laporan, pantauan dan segala aktifitas itu, sampai
saat ini, atau mulai hari kedua (12/7) semua lokasi
besar perjudian sudah tutup."
Berdasarkan pantauan Waspada, lokasi perjudian di Jl
Industri Medan yang membelah ruas Jl AR Hakim dengan
Jl Mandala By Pass Medan terlihat sunyi. Di lokasi ini
biasanya orang-orang yang berjudi dari pagi hingga
tengah malam ke luar masuk lokasi, namun beberapa hari
belakang tampak sunyi.
Selain itu, warung-warung yang biasanya ramai dengan
permainan judi jenis togel, kim di Kota Medan juga
tidak tampak lagi. Begitu juga judi jackpot dan kasino
yang ada di pusat perbelanjaan dan gedung-gedung
bertingkat, tutup. Seorang juru parkir di Jl Industri
kepada Waspada, Jumat mengatakan, lokasi ini biasanya
ramai. Kendaraan roda empat dan dua selama 24 jam
memenuhi sisi jalan. Namun beberapa hari ini, hal itu
tidak terlihat lagi. "Sudah tiga hari lokasi judi di
sini tutup," ujarnya.
Senada dengan itu, seorang penarik beca dayung yang
sering mangkal di Jl Industri juga mengatakan hal
sama. "Sudah tiga hari lokasi ini tutup," ujarnya
seraya menambahkan, di lokasi terdapat segala jenis
permainan judi. Penarik beca dayung itu mengatakan
tidak hanya di Jl Industri lokasi judi yang tutup,
kabarnya lokasi-lokasi lainnya seperti di Jl Sekip,
Kasino di Capital Building Jl Balai Kota, berdasarkan
pemantauan selalu ramai, kali ini juga tutup. Bahkan
deretan taksi dan beca mesin yang biasanya ramai
menunggu penumpang yang ke luar dari Capital Building
kini tampak sepi. Di luar kota seperti Green Hill di
Sibolangit, Berastagi juga tutup. Selain itu,
warung-warung yang biasanya diramaikan dengan para
penulis Togel beberapa hari belakangan tidak tampak
lagi.
Frontal
Dalam menindaklanjuti masalah judi, Poldasu, kata
Wakapoldasu, menggelar operasi-operasi secara frontal.
Hasil yang dicapai selama empat hari (11/7 ? 14/7),
Poldasu mengungkap 120 kasus judi dengan 196
tersangka. Terdiri 33 bandar besar, 14 perekap, 56
pengedar, serta 93 pemain/penjudi. Barang bukti yang
diamankan di antaranya uang tunai Rp 6,26 juta, kartu
37 set, rekap 36 unit, kupon 100 lembar, 28 buku
tafsir mimpi 28, kertas karbon 11 lembar, meja bilyar
1 unit, 32 bola bilyar, 3 stik bilyar, lapak dadu 1
lembar, 18 dadu, mesin jackpot 32 unit dan lainnya.
"Jadi sudah sangat signifikan dan gerakan ini sudah
menggetar, saya sudah mohon restu tokoh masyarakat,
DPR dan lainnya bahwa ini tidak hangat-hangat tahi
ayam. Akan kita lakukan secara simultan, dan saya
konsisten bertindak," ujarnya. Wakapoldasu juga
berjanji, menindak aparat polisi yang mengoperasikan
judi ketangkasan di berbagai daerah di Sumut.
Disinggung belum ada bandar judi besar yang ditangkap,
Rubani Pranoto mengatakan, yang terpenting dan yang
perlu diketahui masyarakat kini perjudian di Sumut
sudah tidak ada lagi. Subtansinya bukan banyaknya
tempat perjudian yang disegel atau kuantitas bandar
judi yang ditangkap, tetapi operasional judi di Sumut
sudah tidak ada lagi. "Karena menyangkut judi ini
Kapolri sangat serius, dalam dua hari terakhir,
Kapolri terus menelpon saya," katanya. Yang pasti,
sebut dia, tidak ada jenis kejahatan yang diberantas
lalu mati. Karena itu, rutinitas pemberantasan
kejahatan, terutama judi akan terus menerus dilakukan.
Skala prioritas
Sementara itu, pimpinan DPRD Medan mengharapkan
Kepolisian di Medan membuat skala prioritas dalam
menyahuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Sutanto dalam
mengungkap kejahatan. Namun pimpinan dewan menilai
yang paling utama harus diberantas adalah pemakaian
dan peredaran Narkoba. Ketua DPRD Medan H. Syahdansyah
Putra dan Wakil Ketua Drs Zulfan, MBA, mengatakan itu
kepada wartawan Kamis. Mereka mengaku sangat mendukung
sikap tegas yang ditunjukkan Kapolri.
Untuk mendukung semangat yang telah ditunjukkan
Kapolri, menurut Syahdansyah, kepolisian perlu membuat
skala prioritas tersebut sehingga tugas yang diprogram
Kapolri bisa dilaksanakan secara baik. Hal sama
dikatakan Wakil Ketua DPRD Medan Zulfan. Menurutnya,
masyarakat sangat menggantungkan harapan kepada polisi
dalam memberantas Narkoba, mengingat para orangtua
selama ini sangat mengkhawatirkan masa depan anaknya.
Namun kedua pimpinan wakil rakyat ini tidak
menyinggung pemberantasan judi di Kota Medan.
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/