http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=205847&kat_id=23

Minggu, 17 Juli 2005  21:05:00

 
Ribuan Lulusan SD dan SMP tak Bisa Sekolah


Kediri-RoL -- Ribuan siswa lulusan SD dan SMP di Kabupaten Kediri, Jawa Timur 
terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan lanjutan menyusul 
tidak tersedianya ruang sekolah yang mencukupi sesuai jumlah lulusan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, M Kardiyono,  mengungkapkan bahwa 
jumlah lulusan SD di wilayahnya pada tahun 2005 ini mencapai 23.020 siswa. 
Sementara kuota siswa baru SMP Negeri di Kabupaten Kediri  9.636 orang atau 
hanya untuk menampung 41 persen lulusan SD di daerah tersebut. 

Demikian halnya dengan lulusan SMP yang jumlahnya mencapai 13.276 orang, 
padahal jatah untuk SMAN  hanya tersedia 2.940 saja atau  22 persen dari jumlah 
kelulusan. ''Kondisi inilah yang mengakibatkan banyak lulusan dari Kabupaten 
Kediri terpaksa harus melanjutkan sekolah ke luar daerah bagi keluarga yang 
mampu. Sedang bagi mereka yang tidak mampu terpaksa tidak bisa melanjutkan 
sekolah itu,'' kata Kardiyono.

Karena itu pihaknya berupaya mendirikan sejumlah gedung sekolah baru dan 
menambah jumlah ruang kelas agar bisa menampung para lulusan tersebut.  Karena, 
lanjut Kardiyono, selain kekurangan jumlah ruang kelas, selama ini banyak 
gedung sekolah yang kondisinya kurang layak pakai.

Ia mencontohkan gedung SDN Grogol II, sebanyak 397 siswa terpaksa belajar 
berjejalan di delapan ruang kelas yang ada. ''Itu berarti setiap kelas diisi 
49-50 orang siswa.'' Disebutkan, pihaknya sudah mengatasinya dengan kegiatan 
belajar mengajar secara bergiliran. Akibatnya ada sejumlah kelas yang harus 
belajar siang  di saat siswa yang lain pulang dan berisitirahat.

Sementara Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri, Suprapto, menyatakan   kondisi 
seperti ini harus segera dicarikan jalan keluar. ''Pada anggaran tahun 2006 
nanti akan kami upayakan adanya penambahan ruang kelas. Kemungkinan menambah 
gedung sekolah tahun ini sangat kecil karena APBD sudah diputuskan,'' ujarnya. 
Ia  menyayangkan  kondisi yang terjadi di SD Negeri II Grogol. ant/pur





[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke