Seharusnya yang bereaksi adalah kalangan DPR, atau kejaksaan barangkali untuk mengangkat kasus ini diselesaikan secara hukum Cuma kedua lembaga itu sekarang lagi sibuk bener kelihatannya................ Samudjo ----- Original Message ----- From: "ANDREAS MIHARDJA" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, July 21, 2005 2:16 PM Subject: Re: [ppiindia] KISDI Minta Semua Pihak Dudukan Ahmadiyah Secara Proposional
> Aneh sekali ini - Inilah negara didalam negara. Dulu gereja2 kristen dan katholiek dilarang - sekarang Ahmadijah dilarang dan disegel malah dan diberikan undang2 a'la MUI. Indonesia percuma ada pemilihan umum atau ada presiden negara Yg berkuasa adalah pasukan FPI dgn MUI sebagai pelindung. Ini sama dgn gerakan SA diJerman dgn partei Nazi sebagai pelindung Mereka yg merupakan negara didalam negara dijerman. Hasilnya kita lihat sendiri WW2. > > Inilah pemerintahan anarchi - dan saya harus memberikan mereka selamat dgn tercapainya posisi ini. L'histoire se repete Kalau pemerintah tidak bertindak nanti mereka sendiri akan disingkirkan dan Indonesia akan diperintah MUI sama dgn Iran oleh Khomeinie. > Ahmadijah memang diFatwa oleh wahabi muslim tetapi pengikut mereka yg berjumlah jutaan tetap berkembang dan makmur. Memang mereka tidak dapat pergi keMekah Kalau diPakistan tidak berhasil mereka dapat pindah ump-nya keCanada dimana agama ini berkembang. > > Sayang sarcasme saya tidak dapat membantu keadaan. Perut lapar perlu diberikan makan dan hanya agama yg memberikan mereka sedikit kesenangan. > > Andreas > > Mohammad-Riyadi Tampubolon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > KISDI Minta Semua Pihak Dudukan Ahmadiyah Secara Proposional > > Sikap kaum liberal yang membela-bela kasus Ahmadiyah secara seenaknya > dianggap KISDI membahayakan. KISDI meminta masyarakat memahami kasus secara > proporsional > > Hidayatullah.com-- Berkaitan dengan kasus penyegelan dan penutupan Markas > Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Parung, Jumat (15/7/2005) lalu, Komite > Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) meminta semua pihak untuk > memahami masalah secara proposional. > > Menurut KISDI, permintaannya itu sehubungan dengan munculnya suara-suara > dari kalangan tertentu yang mengatasnamakan dirinya 'Aliansi Masyarakat > untuk Kebebasan Beragama' yang melakukan pembelaan secara membabi buta terhadap > aliran Ahmadiyah. > > Dalam press releasenya yang dikirim ke redaksi Hidayatullah.com, Kisdi > melihat beberapa kelompok yang jelas-jelas mengusung paham liberalisme yang > mengarahkan negara pada kondisi anarkis, karena mengesampingkan aspek-aspek > keyakinan umat beragama, dalam hal ini umat Islam. > > Menurut KISDI, sikap pelarangan terhadap Ahmadiyah bukan hanya di Indonesia > semata. Keberadaannya sendiri telah terbukti merupakan rekayasa lama penjajah > Inggris saat itu untuk memecah belah umat Islam di Pakistan dan di dunia Islam > lainnya. > > Pemerintah Pakistan sendiri, ujar KISDI, tetap melarang kebaradaan > Ahmadiyah Qadiyan. Begitu juga dengan Rabithah Alam Islami telah menetapkan > bahwa Ahmadiyah adalah kelompok di luar Islam. > > Di Indonesia, pemerintah dan umat Islam Indonesia sudah lama sepakat dalam > memandang status Aliran Ahmadiyah. Keputusan Munas Alim Ulama se-Indonesia > tahun 1980 telah memutuskan bahwa Ahmadiyah adalah kelompok di luar Islam, > sesat dan menyesatkan. Ini dituangkan dalam Keputusan No 05/Kep/Munas > II/MUI/1980 (pada 17 Rajab 1400H/1 Juni 1980M, ditandatangani oleh Ketua MUI > Prof. Dr. Hamka dan Sekretaris Drs H. Kafrawi MA, juga Ketua Dewan Pertimbangan > MUI (Menag) Alamsyah R. Prawiranegara). > > Pembelaan Kaum Liberal > > Keberatan MUI Bogor dan masyarakat Islam di Parung dan sekitarnya serta umat > Islam pada umumnya sudah lama disampaikan. "Sikap mereka itu memiliki landasan > yang jelas, baik secara keagamaan maupun kenegaraan. Tapi kaum yang mengaku > Islam Liberal yang sebenarnya anti Al Quran Mushaf Utsmani, mencoba membela > Ahmadiyah dengan menafikan pendapat ulama-ulama Islam yang sahih dan terkemuka. > Mereka ingin menerapkan liberalisme keagamaan, dengan membebaskan aliran-aliran > sesat yang menghina Al Qur'an dan menghina Nabi Muhammad berkembang di > masyarakat, " kutipnya. > > Karena itu, menurut KISDI, jika paham liberalisme keagamaan diterapkan, maka > konsekuensinya akan sangat mahal dan sangat buruk, karena akan membiarkan > setiap orang untuk merusak dan mencaci maki agama "seenak perutnya" sendiri. > Dalam siaran persnya, yang ditandatangani, Ketuanya, K.H. Abd. Rasyid > Abdullah Syafii, KISDI juga mengimbau kepada segenap umat Islam, khususnya para > tokoh agama, dan para pemimpin bangsa, agar tidak mudah termakan oleh opini > menyesatkan yang sedang digulirkan oleh Aliran Ahmadiyah dan oknum-oknum > pemulung paham liberalisme, dengan menggunakan kedok kebebasan, hak asasi > manusia, dan sebagainya - yang sejatinya menyimpan agenda terselubung untuk > menghancurkan agama Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya. (nuim) > > source : Hidayatullah.com > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > --------------------------------- > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. It may contain confidential, legally privileged information or otherwise protected by law from disclosure and is intended solely for the use of the addressee. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful. Unless otherwise specifically stated by the sender, any documents or views presented are solely those of the sender and do not constitute official documents or views of PT Apexindo Pratama Duta Tbk. If you received this email in error, please immediately notify the sender or our email administrator at [EMAIL PROTECTED] and delete it from your system. Thank you. *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

