Apakah tidak boleh menyekolahkan anak orang di luar dari lingkungan mereka? 
Atau karena yang membawa itu pendeta?

----- Original Message ----- 
From: "susan to" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, July 20, 2005 3:34 PM
Subject: [ppiindia] pendeta di nias?!



Polres Nias Amankan 44 Anak/Remaja yang akan Dibawa ke Medan Oleh Oknum 
Pendeta

Gunungsitoli (SIB)

Polres Nias mengamankan 44 anak-anak dan remaja berusia dibawah 20 tahun 
yang akan dibawa ke Medan oleh 2 oknum pendeta dan seorang remaja berusia 15 
tahun, Senin (18/7) malam.

Anak-anak dan remaja tersebut terdiri dari 35 pria dan 9 perempuan serta 10 
di antaranya masih anak-anak berusia dibawah 15 tahun. Disebut-sebut mereka 
akan disekolahkan di suatu yayasan beralamat di Jalan Pinang Paris Medan dan 
yayasan beralamat di Jalan Guru Sinumbah Medan Helvetia.

Ketiga pelaku yang membawa anak-anak tersebut masing-masing Pendeta FT dan 
Pendeta SG serta seorang pria remaja berusia 15 tahun.

Pdt FT dan Pdt SG membawa 37 anak-anak dan remaja terdiri dari 29 laki-laki 
dan 8 perempuan dijanjikan akan disekolahkan hingga tamat SMA di suatu 
yayasan Medan.

Dari masing-masing orangtua anak-anak yang mereka bawa oknum pendeta itu 
memintai uang Rp 175 ribu dengan dalih sebagai uang pengganti biaya transpor 
dan uang makan selama di perjalanan.

Kedua pendeta yang hingga Selasa siang masih menjalani pemeriksaan di 
Mapolres Nias juga mengaku telah mendapatkan ijin dari para orangtua 
anak-anak tersebut serta kepala desa untuk dibawa ke Medan.

Sedangkan IG mengaku membawa 7 anak-anak yang berusia dibawah 15 tahun, 
seorang di antaranya wanita, atas suruhan ibu pemilik salah satu Panti 
Asuhan (PA) di Medan dengan janji akan disekolahkan hingga tamat SMA.

IG yang mengaku telah 3 tahun menghuni PA tersebut mengaku diminta oleh ibu 
pemilik panti untuk membawa anak-anak Nias maupun saudaranya ke Medan untuk 
disekolahkan. Dari masing-masing orangtua anak-anak tersebut pria yang masih 
remaja itu meminta uang Rp 200 ribu.

Polisi mengamankan 44 anak-anak dan remaja asal Nias yang akan dibawa ke 
Medan dengan janji untuk disekolahkan, setelah petugas Polres Nias Pos 
Pelabuhan Gunungsitoli mencurigai keberadaan anak-anak tersebut di Pelabuhan 
Angin Gunungsitoli.

Setelah ditanyai mereka mengaku akan dibawa ke Medan oleh ketiga pelaku 
dengan menumpang kapal malam itu. Saat dimintakan polisi untuk menunjukkan 
dokumen para anak-anak itu, ketiganya hanya dapat menunjukkan surat ijin 
dari para orangtua dan kepala desa sedangkan surat dari Pemkab Nias tidak 
dapat mereka tunjukkan sehingga polisi memboyong mereka ke Mapolres Nias.

Wakapolres Nias Kompol A Nainggolan didampingi Kabag Min Kompol Akhmad NS 
dan Kaurbis Ops Serse Iptu S Sinaga serta juruperiksa Brigadir Karib Zega 
membenarkan diamankannya 44 anak-anak dan remaja asal Nias serta 3 pelaku 
yang akan membawa mereka.

Namun menurut Nainggolan sejauh ini polisi belum menjadikan ketiga pria itu 
sebagai tersangka karena ketiganya masih harus menjalani pemeriksaan lebih 
lanjut. Para orangtua anak-anak tersebut juga telah dipanggil oleh polisi 
untuk dimintai keterangan.

Kompol A Nainggolan juga mengimbau para orangtua agar tidak gampang 
mengijinkan anak-anaknya untuk dibawa ke luar Pulau Nias meskipun dijanjikan 
akan disekolahkan.

"Tolong para orangtua untuk hati-hati mengijinkan anak-anaknya dibawa oleh 
organisasi maupun yayasan ke luar Pulau Nias, dengan iming-iming apapun," 
tegas Wakapolres Nias.

Sehubungan dengan kejadian tersebut, kata Nainggolan, pihaknya juga 
memperketat pengawasan di Pelabuhan Angin Gunungsitoli dan Bandara Binaka 
untuk mengantisipasi terjadinya perdagangan anak. Para  anak-anak dan remaja 
tersebut untuk sementara ditampung di aula Mapolres Nias.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke