Menkes: Tangerang, Sumut, Jambi Positif Flu Burung
Kontributor: Ardian Wibisono detikcom - Jakarta, Jika anda tinggal di daerah Tangerang, Sumatera Utara dan Jambi sebaiknya waspada. Sebab, 3 daerah itu sudah positif terindikasi flu burung. "Ini adalah data sebulan terakhir ini," kata Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari dalam jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2005). Sedangkan, data yang melansir 21 provinsi dan 124 kabupaten yang terindikasi flu burung adalah data kumulatif sejak tahun 2003. Saat ini, Dinas Peternakan masih melakukan survei berapa jumlah unggas yang akan dimusnahkan. Dana kompensasi untuk hewan yang dimusnahkan juga sedang dihitung. "Yang jelas, hewan ternak yang terindikasi positif akan segera dimusnahkan dengan radius 3 kilometer," tukasnya. Ia mengaku fokus penanganan flu burung ini adalah unggas. "Belum ada data yang menunjukkan virus itu ditularkan dari manusia ke manusia tetapi dari unggas ke manusia," jelas Menkes. Selain itu, penduduk sekitar juga akan diambil spesimen darahnya. Hal ini dilakukan guna melacak apakah positif terkena flu burung atau tidak. Pihaknya mengimbau masyarakat tidak takut mengonsumsi ayam dan telur. Saya dan presiden mungkin akan melakukan kampanye makan ayam," aku Menkes. Pemerintah sudah menyiapkan 44 rumah sakit di seluruh indonesia untuk menerima rujukan penanganan flu burung. Selain itu, pemerintah sudah menyiapkan nomor yang bisa dihubungi dalam menangani kasus ini. Nomor yang bisa dikontak selama 24 jam adalah Menko Kesra (021) 3453676 dan website www.menkokesra.go.id., Depkes di nomor (021) 4257125, Departemen Pertanian di situs www.deptan.go.id., Depperindag di (021) 3858213. "Bila melihat atau mendengar ada unggas yang mati dalam jumlah yang signifikan, tolong segera beritahu kami," imbau Menkes. Depkes juga sudah terima bantuan 2.000 tablet antiviral merek Oseltamivir dari Thailand dan 3.000 butir dari WHO. "Obat ini akan diberikan untuk pencegahan dan pengobatan," tukasnya. "Apakah sudah mendapat bantuan vaksin?" "Kita tidak punya vaksin untuk manusia karena vaksin virus H5 N1 hanya untuk unggas," tegas Menkes. (ton) __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Forwarded Message [ Download File | Save to Yahoo! Briefcase ] Date:Wed, 20 Jul 2005 22:09:12 -0700 (PDT)From:"Liza Martiananda" <[EMAIL PROTECTED]>Subject:Avian Influenza (Flu Burung)To:[EMAIL PROTECTED] HTML Attachment [ Download File | Save to Yahoo! Briefcase ] Berikut sedikit faq mengenai flu burung/avian influenza, dikutip dari beberapa reliable sites. CMIIW yah dok dan Sp's.... Apa itu avian influenza (flu burung)? Avian influenza atau flu burung adalah penyakit menular pada binatang yang umumnya menginfeksi hanya pada unggas dan sedikit terjadi pada babi. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza strain A sub tipe H5N1. Terdapat dua bentuk infeksi pada unggas. Bentuk pertama menyebabkan sakit ringan, kadang-kadang dicirikan oleh sayap/bulu yang berkerut atau penurunan produksi telur. Bentuk kedua yang menjadi perhatian yaitu yang dikenal sebagai avian influenza yang sangat patogenik. Bentuk ini, pertama kali dikenal pada tahun 1878 di Italia, penyakit ini sangat menular pada unggas dan berakibat fatal, dimana angka kematian mendekati 100%. Unggas dapat mati pada hari yang sama dimana gejala timbul pertama kali. Apakah virus flu burung dapat menulari manusia? Tidak semua virus flu burung dapat menulari manusia, namun sejak tahun 1997 hal tersebut telah terjadi. Bagaimana virus flu burung dapat dibedakan dengan virus flu pada manusia? Terdapat beberapa subtipe dari virus flu tipe A. Subtipe ini dibedakan karena perbedaan jenis protein pada permukaannya yaitu, protein hemagglutinin (HA) dan neuraminidase (NA). Terdapat 16 subtipe HA dan 9 subtipe NA pada virus tipe A. Beberapa kemungkinan kombinasi dari protein HA dan NA dapat terjadi. Setiap kombinasi merupakan subtype yang berbeda. Semua subtype virus flu A dapat ditemukan pada unggas. Namun tidak semuanya dapat menulari manusia, walaupun hal tersebut dapat saja terjadi. Terdapat tiga subtype virus flu yang dikenal pada manusia, yaitu H1N1, H1N2, dan H3N2, ditenggarai terdapat beberapa bagian genetic virus flu tipe A tersebut berasal dari burung. Virus flu A berubah secara konstan, dan dapat beradaptasi setiap waktu untuk menginfeksi dan menyebar diantara manusia. Bagaimana gejala klinis flu burung pada manusia? Gejala klinis flu burung pada manusia adalah seperti gejala flu pada umumnya, yaitu demam (>380C). sakit tenggorokan, batuk, pilek (beringus), nyeri otot, sakit kepala, konjungtivitis dan dalam waktu singkat dapat menjadi lebih berat dengan munculnya radang paru-paru (pneumonia) dan apabila tidak dilakukan penanganan yang tepat dapat menyebabkan kematian. Gejala flu burung tergantung pada virus yang menyebabkan infeksinya.Gejala klinis dari 10 kasus Avian influenza pada manusia di Vietnam adalah sebagai berikut: Demam lebih dari 380C, sulit bernapas dan batuk adalah gambaran utama. Seluruh pasien mengalami limfopenia dan gambaran abnormalitas foto thorax. Tidak ada pasien yang terlihat sakit leher, konjungtivitis, hidung kemerahan dan berair. Diare dengan feses cair terlihat pada setengah dari kasus. Delapan pasien meninggal, satu sembuh dan satu masih dalam kondisi kritis. Adapun definisi kasus flu burung pada manusia menurut WHO adalah : kultur virus influenza subtipe A (H5 N1) positif, atau PCR influenza (H5) positif, atau Peningkatan titer antibody H5 sebesar 4 kali. Bagaimana flu burung menyebar? Unggas yang terinfeksi menyebarkan virus melalui hasil ekresinya yaitu ludah, sekresi hidung, dan feses. Unggas lain akan rentan terinfeksi apabila unggas tersebut berhubungan (kontak) dengan hasil ekskresi atau permukaan yang terkontaminasi oleh eksresi tersebut. Umumnya kasus infeksi flu burung pada manusia dihasilkan dari kontak langsung dengan peternakan yang terinfeksi atau permukaan yang terkontaminasi, contohnya: pekerja di peternakan ayam , pemotong ayam dan penjamah produk unggas lainnya. Bagaimana upaya pencegahan penyebaran penularan flu burung? · Pada Unggas:1. Pemusnahan unggas/burung yang terinfeksi flu burung2. Vaksinasi pada unggas yang sehat· Pada Manusia :1. Kelompok berisiko tinggi (pekerja peternakan dan pedagang)a. Mencuci tangan dengan desinfektan dan mandi sehabis bekerja.b. Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi flu burung.c. Menggunakan alat pelindung diri. (contoh : masker dan pakaian kerja).d. Meninggalkan pakaian kerja ditempat kerja.e. Membersihkan kotoran unggas setiap hari.f. Imunisasi (jika telah tersedia vaksin)2. Masyarakat umuma. Menjaga daya tahan tubuh dengan memakan makanan bergizi & istirahat cukup.b. Mengolah unggas dengan cara yang benar, yaitu :- Pilih unggas yang sehat (tidak terdapat gejala-gejala penyakit pada tubuhnya)- Memasak daging ayam sampai dengan suhu ± 800 °C selama 1 menit dan pada telur sampai dengan suhu ± 640 °C selama 4,5 menit. Bagaimana pengobatan bagi penderita flu burung? Virus H5N1 yang saat ini menginfeksi unggas di Asia dan dapat menyebabkan penyakit dan kematian pada manusia bersifat resisten terhadap amantadine dan rimantadine, kedua obat antivirus tersebut umumnya digunakan pada influenza. Obat antivirus lain seperti oseltamavir dan zanamavir (diberikan 75 mg dosis tunggal selama 7 hari) akan lebih efektif untuk mengobati flu akibat virus H5N1, walaupun masih diperlukan studi untuk membuktikan cara kerjanya. Apakah telah ada vaksin yang melindungi manusia dari virus H5N1? Saat ini belum ada vaksin yang melindungi manusia dari virus H5N1. Namun, usaha pengembangan vaksin sedang dilakukan. Studi penelitian untuk menguji vaksin yang melindungi manusia terhadap H5N1 dimulai pada bulan April tahun 2005. (Para ilmuwan juga sedang berusaha untuk membuat vaksin H9N2, subtype lain dari virus flu burung). Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi National Institutes of Health website. Rekomendasi WHO berkaitan dengan Avian Influenza Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan Panduan vaksinasi influenza pada musim avian influenza Guidelines for the use of seasonal influenza vaccine in human at risk of H5N1 infection yang dikeluarkan pada 30 January. Dalam Penuntun Vaksinasi WHO ditekankan pentingnya vaksinasi influenza adalah antara lain sebagai berikut : - Walaupun vaksin yang digunakan saat ini tidak efektif untuk melindungi terhadap virus avian H5N1, tapi akan mengurangi resiko co-infeksi dan genetic re-assortment / penyusunan ulang materi genetik dari virus influenza manusia dan burung dalam tubuh manusia, dengan kata lain mencegah terbentuknya tipe baru virus influenza yang lebih ganas - Melindungi terhadap epidemik influenza manusia yang memang selalu terjadi sepanjang tahun di daerah tropis dan subtropik. - Walaupun ambang proteksi vaksin baru terlihat setelah dua minggu sejak dilakukan vaksinasi, namun diyakini bahwa ini tetap akan bermanfaat meskipun mereka terpapar dalam waktu dua minggu tersebut. Kelompok individu yang dianjurkan vaksinasi oleh WHO: Semua orang yang kontak dengan ternak atau peternakan yang dicurigai atau diketahui terkena avian influenza (H5N1), khususnya (a) orang yang melakukan pemusnahan hewan ternak yang terjangkit/mati akibat avian influenza, dan (b) orang-orang yang tinggal dan bekerja pada peternakan dimana dilaporkan atau dicurigai terkena dampak avian influenza atau ditempat dimana pemusnahan dilakukan. Para pekerja kesehatan yang setiap hari berhubungan dengan pasien yang diketahui atau dikonfirmasi menderita influenza H5N1. Tenaga kesehatan yang bekerja pada sarana pelayanan darurat di daerah terjadinya influenza H5N1 pada burung. Regards, Liza Sumber: http://www.cdc.gov/flu/avian/gen-info/facts.htm http://www.who.int/csr/disease/avian_influenza/en/ http://www.who.int/csr/disease/avian_influenza/guidelines/seasonal_vaccine/en/print.html http://www.litbang.depkes.go.id/maskes/052004/FLUBURUNG1.pdf http://www.infeksi.com/hiv/articles.php?lng=in&pg=41 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

