Sudah Jelas Papua Bagian NKRI, AS Tidak Berhak Intervensi
Muhammad Nur Hayid - detikcom
Jakarta - Pemerintah AS bersikap ganda. Di satu sisi, Presiden George
W Bush mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tapi di
sisi lain, Kongres AS menggosok-gosok agar Papua terpisah dari NKRI.
Padahal, status Papua sudah jelas, bagian dari NKRI. Karena itu, AS
tidak berhak melakukan intervensi.
Wakil Ketua Komisi I DPR Sidaro Danusubroto menyesalkan sikap ganda
pemerintah AS ini. Menurut dia, status Papua yang telah menjadi bagian
NKRI sudah jelas sejak penentuan pendapat rakyat (Pepera) 1969. Dunia
melalui Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) juga sudah mengakuinya.
"Karena itu, adanya intervensi AS terhadap Papua ini bagian dari
skenario asing," kata dia kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Jalan
Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/8/2005). Namun Sidarto tidak mau
menjelaskan lebih lanjut soal skenario asing tersebut.
Sidarto melihat isu yang menyoal Papua oleh Kongres AS saat ini belum
merisaukan. "Meski begitu, pemerintah harus tetap melakukan lobi,
government to government atau parliament to parliament bahwa Papua
adalah bagian dari NKRI," kata dia.
Selanjutnya, Sidarto meminta pemerintah untuk lebih banyak
memperhatikan dan memperbaiki Papua. Dengan demikian, intervensi asing
terhadap Papua bisa dieliminir.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPD Laode Ida. Dia menyesalkan
sikap pemerintah yang tidak serius menerapkan otonomi khusus (otsus)
Papua. Ketidakseriusan inilah yang memunculkan intervensi asing
terhadap Papua saat ini.
"Kita sesalkan pemerintah telah bermain-main dengan Otsus Papua,
sehingga pihak luar mempertanyakan," kata Laode. Sebagai bentuk
keseriusan terhadap Otsus Papua, menurut Laode, seharusnya pemerintah
segera membentuk Majelis Rakyat Papua (MRP) secepatnya.
Usulan pembentukan MRP ini sudah digelindingkan sejak tahun 2001.
Namun hingga saat ini, pemerintah belum merealisasikannya. Padahal,
pembentukan MRP ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah fundamental
di Papua.
Laode juga menyesalkan intervensi AS dalam masalah Papua. "Tidak ada
alasan AS mengintervensi NKRI, termasuk implementasi Otsus Papua.
Karena Pepera tahun 1969 sudah menjadi sikap rakyat Papua untuk
bergabung dengan NKRI," tegas dia.
Untuk mengeliminir desakan intervensi asing itu, Laode menyarankan
pemerintah membentuk tim lobi khusus di AS dan negara-negara lain
terkait persoalan Papua. "Pemerintah perlu membuat lobi-lobi khusus
untuk meyakinkan bahwa Papua tidak ada masalah. Selama ini kita
dikalahkan oleh pelobi-pelobi yang kritis terhadap pemerintah," kata
dia. (asy)
Baca juga:
* Lobi Soal Papua, 4 Anggota DPR Dikerahkan ke AS
http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/08/tgl/01/time/142633/idnews/413831/idkanal/10
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
<font face=arial size=-1><a
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hcd3vn0/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122890950/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Take
a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who
cares about public education</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/